Latest Program: Vietnam Makin Unggul Tarik Turis Asing, Bikin Indonesia Terkejut
Dailynesia.com – Pariwisata Vietnam tengah mengalami transformasi besar-besaran untuk menarik lebih banyak wisatawan asing. Negara ini kini mengejar strategi yang lebih fokus pada keuntungan ekonomi dan pengalaman berkualitas, bukan hanya jumlah kunjungan. Berbagai inisiatif telah diluncurkan oleh pengusaha dan pemerintah, termasuk peningkatan fasilitas infrastruktur serta pengembangan destinasi yang menawarkan aktivitas eksklusif.
Dalam upaya memperkuat daya tarik internasional, Vietnam mengambil langkah strategis untuk meningkatkan durasi kunjungan dan pengeluaran wisatawan. Dengan memperkenalkan paket tur premium, pengusaha menghadirkan paket yang mencakup layanan transportasi udara, akomodasi mewah, serta pengalaman wisata yang unik. Hal ini merupakan bagian dari Latest Program yang bertujuan menarik wisatawan dengan kemampuan belanja tinggi dan memperpanjang tinggal mereka di negara ini.
Peningkatan Infrastruktur dan Produk Wisata
Vietnam sedang membangun destinasi baru dengan fasilitas yang lebih modern dan kompetitif. Kota Ho Chi Minh, misalnya, telah menghadirkan tur helikopter yang dimulai dari Rp 1,91 juta hingga Rp 12,52 juta per orang. Layanan ini tidak hanya memperkenalkan panorama udara kota, tetapi juga menggabungkan akses ke garis pantai Vung Tau dan cagar biosfer Can Gio. Integrasi antara transportasi udara dan aktivitas tur, seperti kapal pesiar, menjadi bukti nyata dari Latest Program yang menekankan pariwisata berkelas.
“Dengan memperkenalkan paket tur yang terpadu, Vietnam menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan, yang merupakan elemen kunci dari Latest Program,” tutur ekspertis pemasaran pariwisata dari Vietnam.
Dalam hal lain, destinasi seperti Nha Trang dan Da Nang juga menerima perhatian besar. Nha Trang menawarkan paket wisata yang mencakup selam scuba, eksplorasi dasar laut, dan penginapan resor. Da Nang, sementara itu, memperluas keberadaannya dengan membangun restoran mewah dan atraksi sungai yang menarik. Ibu kota Hanoi juga turut berpartisipasi dengan menghadirkan tur privat dan akomodasi eksklusif untuk menjaring pasar wisatawan kelas atas.
Target Pendapatan dan Perubahan Infrastruktur
Dalam 2025, Vietnam mencatatkan 21,5 juta kunjungan internasional dan 135,5 juta perjalanan domestik, dengan pendapatan pariwisata mencapai Rp 659,19 triliun. Target untuk tahun ini adalah meningkatkan jumlah turis asing hingga 25 juta, serta mengembangkan 150 juta perjalanan lokal. Latest Program berupaya mencapai pendapatan sebesar Rp 741,7 triliun dengan memperkuat investasi di bandara internasional dan sistem transportasi.
Bandara Internasional Phu Quoc menjadi contoh nyata perubahan infrastruktur. Pemerintah dan pengusaha menambahkan elemen ritel dan layanan premium, mengikuti model Bandara Changi di Singapura. Wakil Kepala Eksekutif Bamboo Airways, Vo Huy Cuong, menjelaskan bahwa peningkatan rute penerbangan adalah langkah penting dalam Latest Program untuk menjangkau wisatawan yang sebelumnya kurang diminati.
Transformasi ini tidak hanya menargetkan pendapatan, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan. Meski ada tantangan dalam mengelola limbah pariwisata, pemerintah Vietnam menekankan keberlanjutan dengan kampanye yang menggabungkan promosi dan perlindungan alam. Strategi ini diharapkan meningkatkan citra negara sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman unik dan ramah lingkungan.
Tantangan dan Peluang dalam Latest Program
Selain infrastruktur, pengaturan regulasi menjadi faktor kunci dalam Latest Program. Luong Hoai Nam, pakar penerbangan, menyarankan penerbitan visa khusus untuk investor, pekerja jarak jauh, pensiunan, dan pelajar. Ini bertujuan meningkatkan jumlah wisatawan yang memiliki kapasitas belanja tinggi. Dengan adanya kebijakan ini, Vietnam berharap memperkuat posisinya di pasar internasional.
Kampanye promosi yang mengedepankan pengalaman unik juga menjadi poin penting. Gua Son Doong, yang terletak di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, menjadi contoh sukses dari upaya ini. Setelah dibahas dalam program televisi internasional, penjualan paket tur gua ini habis untuk 2026 dan 2027. Pesanan untuk 2028 terus meningkat, menunjukkan daya tarik yang luar biasa dari Latest Program. Selama 12 tahun beroperasi, gua ini menghasilkan pendapatan Rp 442,93 miliar dengan tarif empat hari tiga malam sebesar Rp 46,13 juta per orang.
Dengan pengembangan yang berkelanjutan dan kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah, Vietnam semakin dekat dengan tujuan menarik wisatawan asing secara signifikan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di Indonesia, yang juga berusaha meningkatkan industri pariwisatanya, tetapi kini menghadapi persaingan yang semakin ketat. Latest Program menjadi acuan utama dalam mengejar posisi dominan di Asia Tenggara.

