Dua Negara Debutan Piala Dunia 2026 – Punya PDB Kecil Dibanding RI

2 months ago  ·  2 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
b141c528-7088-4766-8970-d5db120fd6b9-0

Dua Negara Baru di Piala Dunia 2026, Ekonomi Lebih Kecil Dibanding Indonesia

Dailynesia.com – Edisi Piala Dunia 2026 menyaksikan dua negara yang baru memasuki ajang sepak bola tertinggi dunia, yaitu Tanjung Verde dan Curacao. Meski berstatus sebagai tim baru, keduanya menunjukkan penampilan mengejutkan dengan berhasil mencapai babak grup. Namun, skala ekonomi mereka jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia.

Curacao, salah satu dari dua negara tersebut, menjadi wakil dari zona Amerika Utara-Tengah-Karibia atau Concacaf setelah menjadi juara Grup B Kualifikasi Piala Dunia. Menurut data FIFA, negara ini termasuk dalam kategori terkecil yang lolos ke putaran final. Populasinya hanya sekitar 150.000 orang, dengan wilayah 171 mil persegi. Selain itu, Curacao memiliki aktivitas ekonomi paling rendah di antara peserta Piala Dunia 2026, yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB).

“Nilai PDB mencerminkan besarnya aktivitas ekonomi sebuah negara, tetapi bukan ukuran kemakmuran. Kemakmuran biasanya lebih terlihat melalui PDB per kapita,”

Berdasarkan data Bank Dunia, PDB Curacao mencapai US$3,56 miliar, yang menempatkannya di peringkat kedua terendah dari segi ekonomi. Sektor ekspor memainkan peran penting dalam perekonomian negara ini, dengan kontribusi mencapai 63,25% dari total GDP. Barang ekspor utama Curacao meliputi berlian, minyak bumi olahan, mesin berfungsi terpisah, emas, dan telepon. Negara tujuan utama ekspornya adalah Armenia, Belanda, Amerika Serikat, Guyana, dan Paraguay.

Kedua negara debutan ini berada di Grup E bersama Jerman (unggulan), Pantai Gading, dan Ekuador. Pertandingan Curacao pada 15 Juni 2026 akan menghadapi Jerman, diikuti oleh pertemuan melawan Ekuador pada 21 Juni dan laga terakhir menghadapi Pantai Gading pada 25 Juni.

Cabo Verde: Negara Kecil dengan PDB Terendah di Piala Dunia 2026

Cabo Verde, yang sebelumnya dikenal sebagai Cape Verde, juga menjadi sorotan setelah mencatatkan sejarah dengan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Negara kepulauan kecil di Afrika Barat ini terletak sekitar 600 kilometer dari pantai Senegal, di Samudra Atlantik. Dengan populasi sekitar 600 ribu jiwa, Cabo Verde terdiri dari 10 pulau utama, dengan ibu kota di Praia.

PDB Cabo Verde mencapai US$2,73 miliar atau Rp 49,2 triliun, yang jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia yang memiliki PDB US$1,4 triliun. Negara ini selama ini sangat bergantung pada sektor pariwisata, terutama pulau-pulau seperti Sal dan Boa Vista, yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara karena fasilitas pantai dan resor yang berkembang.

Menyadari ketergantungan pada pariwisata, pemerintah Cabo Verde mulai mendorong diversifikasi ekonomi ke bidang teknologi, layanan digital, dan pengetahuan. Negara ini berada di grup yang tidak mudah, berhadapan dengan Spanyol (unggulan), Uruguay, dan Arab Saudi. Pertandingan pembuka Cabo Verde akan menghadapi Spanyol pada 15 Juni 2026, diikuti oleh laga melawan Uruguay pada 21 Juni dan pertemuan akhir dengan Arab Saudi pada 27 Juni.

MORE FROM THIS CATEGORY