Warga Bekasi Bakal Punya Stasiun Ekstensi, Apa Fungsinya?

1 week ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
8e74c7e7-7704-4818-9627-f44f8db99a81-0

Stasiun Bekasi Ekstensi: Transformasi Infrastruktur untuk Warga Bekasi

Dailynesia.com – Warga Bekasi Bakal Punya Stasiun Ekstensi sebagai bagian dari program modernisasi transportasi yang sedang gencar dilakukan pemerintah. Proyek ambisius ini merupakan perluasan dari Stasiun Bekasi yang telah beroperasi selama bertahun-tahun, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kenyamanan penumpang. Pembangunan ini dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan swasta, khususnya Summarecon Bekasi yang menjadi pengembang kawasan Transit Oriented Development (TOD) di wilayah tersebut.

Proyek infrastruktur ini terdiri dari dua komponen utama yang saling melengkapi. Pertama, pembangunan station extension yang berfungsi sebagai perluasan area stasiun. Kedua, connecting skybridge yang menghubungkan stasiun ekstensi dengan stasiun eksisting. Kedua elemen ini dirancang untuk mempermudah akses keluar masuk penumpang serta mengurangi kepadatan yang sering terjadi di stasiun lama, terutama pada jam-jam sibuk.

Visi Besar Menteri AHY untuk Kota Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa pengembangan kawasan berbasis transit di Bekasi diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia. Konsep TOD yang diterapkan tidak hanya menghadirkan akses menuju kereta, tetapi juga mengintegrasikan kawasan hunian, pusat aktivitas masyarakat, dan transportasi umum dalam satu kawasan terpadu.

“TOD atau pengembangan wilayah perkotaan berbasis transit seperti yang sedang dikembangkan bisa menjadi model untuk kota-kota lainnya di Indonesia,” ujar AHY, Jumat (24/7/2026).

Pemerintah menilai integrasi tersebut dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Dengan adanya stasiun ekstensi, warga tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mengakses transportasi umum, sehingga efisiensi waktu menjadi lebih optimal.

Tantangan Regulasi dan Koordinasi Antarpihak

AHY juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah melalui regulasi dan koordinasi yang ketat antar pihak. Penentuan tata guna lahan dan tata ruang menjadi prioritas utama sebelum pembangunan dimulai. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada hambatan di kemudian hari terkait status lahan.

“Tapi saya rasa Summarecon juga membutuhkan dukungan dari pemerintah melalui regulasi, melalui koordinasi yang ketat antar pihak karena yang paling didahulukan sebetulnya adalah menentukan tata guna lahan, tata ruangnya dulu. Kemudian kita pastikan lahannya juga dalam kondisi yang baik, tidak ada permasalahan apa pun karena kalau sudah berurusan dengan status lahan, ini kalau tidak clear and clean bisa bermasalah di kemudian hari,” kata AHY.

Investasi Besar dan Target Penyelesaian

Presiden Direktur Summarecon, Adrianto P. Adhi, mengungkapkan bahwa pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan. Perseroan menyiapkan investasi sekitar Rp80 miliar untuk membangun stasiun ekstensi beserta skybridge yang menghubungkannya dengan Stasiun Bekasi. Luas lahan yang digunakan mencapai 7.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 6.000 meter persegi.

“Iya, stasiun ekstensi ini kita akan bangun dalam waktu 18 bulan dan kita akan memanfaatkan sebuah investment sekitar 80 miliar. Luas lahannya sekitar 7.000 dan luas bangunannya sekitar 6.000,” ujar Adrianto.

Fungsi dan Integrasi Masa Depan

Keberadaan stasiun ekstensi nantinya tidak menggantikan fungsi Stasiun Bekasi yang sudah ada. Penumpang tetap naik dan turun kereta melalui peron eksisting, sementara stasiun ekstensi berfungsi sebagai pintu masuk baru yang terhubung dengan skybridge. Konsep ini dipilih agar tidak perlu mengubah seluruh sistem sinyal yang sudah ada.

Kawasan ini juga dipersiapkan terintegrasi dengan angkutan umum, termasuk rencana Bus Rapid Transit (BRT), sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi. Dengan demikian, warga Bekasi Bakal Punya Stasiun yang lebih modern dan efisien untuk mobilitas sehari-hari.

“Jadi stasiun extension ini dibangun tapi tidak mengurangi fungsi stasiun yang sudah ada. Masyarakat nantinya akan berjalan kaki melalui skybridge menuju stasiun eksisting untuk naik kereta. Kalau kereta berhenti di sini, itu akan mengubah seluruh sistem sinyal. Karena itu kami memilih konsep extension agar tetap aman dan fungsinya sebagai penangkap penumpang dari kawasan Summarecon dan sekitarnya,” tutur Adrianto.

MORE FROM THIS CATEGORY