Bank Mandiri Bagikan Ribuan Buku untuk Tingkatkan Akses Pendidikan
Dailynesia.com – Dalam upaya mendukung pendidikan di seluruh penjuru Indonesia, Bank Mandiri menggelar program Mandiri Peduli Sekolah yang membagikan ratusan paket buku kepada siswa. Inisiatif ini menjadi bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional yang diadakan pada 9 Mei 2026, dan telah mencapai lebih dari 2.800 anak dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat di berbagai daerah, termasuk Rantau Parapat, Palembang, Depok, Bogor, Bandung, Balikpapan, Kabupaten Keerom, dan lokasi lainnya. Program ini bertujuan memastikan kebutuhan belajar siswa terpenuhi secara lebih merata, terutama di wilayah yang masih menghadapi kesulitan akses pendidikan. Dengan menyediakan buku-buku yang relevan, Bank Mandiri ingin menjadi mitra yang berkontribusi pada penguatan literasi dan peningkatan kualitas SDM nasional.
Program Sosial yang Berfokus pada Literasi
Program Mandiri Peduli Sekolah dirancang sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam membangun masa depan Indonesia yang cerdas. Dalam keterangan resmi, Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyatakan bahwa inisiatif ini mencerminkan upaya jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kesetaraan pendidikan. “Topics Covered secara konsisten diwujudkan melalui berbagai bentuk bantuan, termasuk buku, untuk memperkuat fondasi belajar anak-anak Indonesia,” tuturnya, dikutip pada hari Sabtu (9/5/2026). Selain itu, bantuan ini juga mencakup perlengkapan pendukung seperti buku tulis dan alat tulis yang diberikan dalam setiap paket. Adhika menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk menciptakan SDM yang mampu bersaing di tingkat global.
“Melalui Topics Covered, kami berharap memberikan dampak yang berkelanjutan dan menginspirasi masyarakat lain untuk turut serta mendukung pendidikan,” tambah Adhika.
Perluasan Jangkauan dan Manfaat untuk Anak
Distribusi buku ini dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi yang telah dipilih Bank Mandiri berdasarkan kriteria tertentu. Wilayah seperti Depok dan Bogor menjadi prioritas karena memiliki jumlah siswa yang signifikan namun terbatasnya fasilitas belajar. Di sisi lain, program ini juga menyasar daerah pedesaan, seperti Kabupaten Keerom, yang terpapar keterbatasan infrastruktur pendidikan. Dengan adanya buku, siswa lebih mudah memperoleh materi pelajaran, terutama untuk mata pelajaran yang kurang tersedia di sekolah-sekolah kecil. Selain itu, bantuan ini memberikan dampak psikologis positif karena meningkatkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak-anak.
Berkaitan dengan peningkatan akses pendidikan, Bank Mandiri juga melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi pendidikan lokal, untuk memastikan keberlanjutan program ini. Dukungan dari pihak ketiga memungkinkan peningkatan kualitas bantuan, seperti pemilihan buku yang sesuai dengan kurikulum nasional dan penyesuaian jumlah paket berdasarkan kebutuhan siswa. Adhika Vista menekankan bahwa Topics Covered bukan hanya sekadar kegiatan donasi, tetapi merupakan bentuk partisipasi aktif Bank Mandiri dalam pembangunan pendidikan yang inklusif.
Investasi dalam Infrastruktur Sekolah
Di samping pembagian buku, Bank Mandiri juga merenovasi 27 sekolah di 27 kota/kabupaten yang berbeda. Renovasi ini mencakup peningkatan fasilitas dasar seperti ruang belajar, toilet, dan perpustakaan mini. Selain itu, sekolah-sekolah tersebut diberi akses ke alat pendidikan tambahan, seperti perangkat komputer dan alat-alat demonstrasi. Renovasi ini bertujuan memperbaiki kualitas pembelajaran, terutama untuk wilayah yang terisolasi. Adhika Vista menuturkan bahwa kegiatan ini berjalan bersamaan dengan pembagian buku, sehingga memperkuat peningkatan kapasitas sekolah dalam menunjang pendidikan nasional.
“Perbaikan infrastruktur sekolah dan pembagian buku harus diimbangi dengan pengembangan SDM pendidik,” tambah Adhika, menyoroti pentingnya keterlibatan guru dan tenaga pengajar dalam memastikan program ini mencapai hasil maksimal.
Program Lainnya untuk Mendukung Pendidikan
Komitmen Bank Mandiri dalam bidang pendidikan tidak terbatas pada pembagian buku. Perusahaan juga memberikan 267 beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi, terutama dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan tersebut berupa dana pendidikan untuk biaya kuliah, sehingga membantu mengurangi beban ekonomi keluarga. Selain itu, Bank Mandiri menyediakan distribusi tas sekolah di berbagai wilayah, termasuk daerah terdampak bencana di Sumatra. Adhika Vista menyatakan bahwa Topics Covered terus berlanjut melalui berbagai inisiatif, termasuk program Ramadan 2026, yang juga menyasar kebutuhan pendidikan di tengah masa puasa.
Program Mandiri Peduli Sekolah menjadi salah satu contoh nyata dari upaya Bank Mandiri dalam menjadikan pendidikan sebagai poros pembangunan nasional. Dengan menambahkan fasilitas belajar dan mengurangi beban biaya pendidikan, perusahaan ini berharap mampu meningkatkan partisipasi belajar siswa, terutama di luar kota besar. Adhika Vista menambahkan bahwa Bank Mandiri akan terus menyesuaikan strategi bantuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga bisa memberikan dampak yang lebih luas.
Sejauh ini, kegiatan pembagian buku dan perbaikan fasilitas sekolah telah memperoleh respon positif dari orang tua, guru, dan siswa. Banyak dari mereka menyatakan kebahagiaan dan harapan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan Topics Covered yang terus dijaga, Bank Mandiri yakin akan menciptakan generasi muda yang memiliki kemampuan dan wawasan untuk menghadapi tantangan masa depan. Dukungan dari masyarakat juga menjadi bentuk keberhasilan program ini, yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi pada pendidikan Indonesia.

