Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40% Kebutuhan LPG Nasional

2 days ago  ·  2 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
5f15a4dd-b6d3-49ed-a75b-d203b43c5224-0

Terminal LPG Tanjung Sekong: Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Dailynesia.com – Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga pasokan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu fasilitas strategis milik Pertamina, terminal ini memiliki tanggung jawab besar dalam mendistribusikan LPG ke berbagai wilayah di Indonesia. Dengan kemampuan memenuhi sekitar 40 persen dari total kebutuhan LPG nasional, terminal ini menjadi tulang punggung distribusi energi bagi jutaan rumah tangga dan pelaku usaha di seluruh negeri.

Peran Strategis dalam Distribusi Nasional

Fasilitas berstatus Objek Vital Nasional ini melayani distribusi ke 63 wilayah kabupaten dan kota. Jangkauan distribusi mencakup wilayah yang sangat luas, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera Selatan. Setiap hari, terminal ini mengoperasikan sistem distribusi yang memastikan ketersediaan LPG di pasaran tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Kapasitas penyimpanan LPG di terminal ini mencapai 98.000 metrik ton, yang memungkinkan terminal untuk menampung stok dalam jumlah besar. Dengan throughput lebih dari 200 ribu metrik ton setiap bulannya, terminal ini mampu menangani volume distribusi yang signifikan. Tiga dermaga yang tersedia mampu menampung kapal dengan kapasitas antara 3.500 hingga 65.000 DWT, sehingga proses bongkar muat dapat berjalan efisien.

Modernisasi dan Peningkatan Kapasitas

Terminal ini pertama kali beroperasi pada tahun 2012 dan terus mengalami pengembangan untuk meningkatkan kinerjanya. Pada tahun 2020, terminal mengalami modernisasi menjadi Terminal LPG Refrigerated yang memiliki teknologi penyimpanan lebih canggih. Dengan luas area mencapai 12,9 hektare, terminal ini dilengkapi dengan infrastruktur yang mendukung operasional 24 jam nonstop.

LPG bukan sekadar komoditas energi, tetapi kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, keandalan pasokannya harus terus dijaga agar rumah tangga, UMKM, hingga industri dapat beraktivitas tanpa hambatan. Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

— Mochamad Iriawan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Jumat (31/7/2026)

Inovasi dan Keberlanjutan Operasional

Selama peninjauan langsung pada Jumat (31/7/2026), Mochamad Iriawan memeriksa berbagai aspek operasional terminal. Ia menyoroti penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi budaya keselamatan yang kuat. Pertamina juga terus melakukan digitalisasi rantai pasok untuk meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pemantauan stok secara real-time dan optimalisasi waktu sandar kapal.

Terminal ini juga aktif mengembangkan program dekarbonisasi sebagai bagian dari transformasi menuju operasi yang lebih ramah lingkungan. Upaya ini mencakup penjajakan pemanfaatan energi rendah emisi untuk mendukung seluruh kegiatan operasional harian. Muhammad Baron, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menjelaskan bahwa keberhasilan operasional tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kedisiplinan tim dan kesiapan seluruh pekerja.

Operational excellence terminal ini tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh disiplin operasional, penerapan HSSE, serta kesiapan seluruh pekerja dalam menjaga setiap tahapan distribusi LPG. Dari sinilah pasokan energi untuk masyarakat dapat terus terjaga.

— Muhammad Baron, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero)

Melalui sinergi antara teknologi modern, SDM yang kompeten, dan infrastruktur yang handal, Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga pasokan LPG untuk memenuhi kebutuhan nasional. Komitmen ini memastikan bahwa masyarakat Indonesia tetap memiliki akses terhadap energi yang andal dan berkelanjutan di masa depan.

MORE FROM THIS CATEGORY