Proyek IKN Gas Terus! Detik-Detik Groundbreaking Smart City Rp115 M

2 months ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
d82e10aa-1095-42b9-8759-3dce42fc2fff-0

Proyek IKN Gas Terus! Detik-Detik Groundbreaking Smart City Rp115 M

Dailynesia.com – Pada hari Kamis (18/6/2026), Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Pemerintah Korea Selatan meluncurkan pembangunan Smart City Cooperation Center (SCCC) di Sub Wilayah Perencanaan Permukiman Barat 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Proyek ini, yang merupakan bagian dari Proyek IKN Gas Terus Detik, mendapat dana hibah senilai 9,9 miliar KRW atau setara Rp115,94 miliar. Momen groundbreaking ini menandai langkah penting dalam pengembangan kota pintar di Indonesia, yang bertujuan mengintegrasikan teknologi modern dalam pengelolaan infrastruktur dan layanan publik.

Detail Proyek IKN Gas Terus Detik dan Kolaborasi Teknis

Proyek IKN Gas Terus Detik melibatkan partisipasi dari berbagai lembaga Korea Selatan, termasuk Ministry of Land, Infrastructure and Transport (MoLIT), International Contractors Association of Korea (ICAK), CJ OliveNetworks/CJ Consortium, Korea Institute of Civil Engineering and Building Technology (KICT), serta tim perencanaan lokasi. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Korea Selatan dalam mendukung inisiatif teknologi kota cerdas yang menjadi prioritas pemerintah Indonesia. Kegiatan groundbreaking ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama teknis yang lebih luas, mencakup transfer pengetahuan dan inovasi dalam berbagai bidang seperti energi, transportasi, dan lingkungan.

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, menyatakan bahwa lokasi SCCC merupakan titik awal bagi pengembangan kota pintar yang berkelanjutan. “Proyek IKN Gas Terus Detik ini akan mendorong implementasi solusi digital yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Nusantara,” tambahnya. Ia menekankan bahwa SCCC akan menjadi pusat pengembangan teknologi yang fokus pada keberlanjutan lingkungan dan efisiensi sumber daya.

Gedung SCCC yang dirancang seluas 1.098 meter persegi ini dibangun dalam waktu sepuluh bulan dan selesai pada akhir tahun 2027. Proyek IKN Gas Terus Detik ini mencakup dua lantai yang masing-masing memiliki fungsi khusus. Lantai pertama akan berisi control room dan ruang pertemuan untuk koordinasi dan pengambilan keputusan. Sementara lantai kedua didedikasikan untuk area pameran teknologi, laboratorium AI & Robotics, serta ruang penelitian yang mendukung pengembangan inovasi. Selain itu, area di luar gedung akan menjadi tempat demonstrasi urban farming sebagai bagian dari penggunaan teknologi digital dalam pertanian berkelanjutan.

Proyek IKN Gas Terus Detik tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga menyasar aspek manajemen digital dan ekosistem kota cerdas. Hibah kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan mencakup penyusunan Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol yang dipercayakan kepada KICT. Inisiatif ini bertujuan menstandarkan protokol pembangunan kota pintar, sehingga memudahkan integrasi teknologi di berbagai wilayah. Selain itu, University of Seoul akan bertugas menyelenggarakan Nusantara Smart City Forum, serta program pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga ahli. Dengan adanya forum tersebut, diharapkan muncul pertukaran ide antar akademisi dan praktisi kota cerdas dari kedua negara.

Choi Jung-won, Direktur MoLIT, menegaskan bahwa SCCC akan menjadi pusat kolaborasi jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan. “Proyek IKN Gas Terus Detik ini memperkuat hubungan bilateral dan mempercepat pengembangan kota pintar di Nusantara,” katanya. Menurut Choi, SCCC akan berperan sebagai wadah untuk menguji coba teknologi yang dapat diadopsi di berbagai daerah, serta menjembatani kebutuhan Indonesia dalam menghadapi tantangan perkembangan urbanisasi yang cepat.

Pembangunan SCCC menjadi bagian dari Proyek IKN Gas Terus Detik yang bertujuan membangun infrastruktur berkelanjutan sekaligus mempercepat adopsi teknologi digital di Indonesia. Gedung ini akan berfungsi sebagai pusat integrasi inovasi, tempat uji coba solusi kota cerdas, dan wadah untuk berbagai proyek pemerintah. Proyek IKN Gas Terus Detik juga diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama internasional dapat mendukung pembangunan nasional melalui penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, pihak Otorita IKN menyatakan bahwa proyek ini akan menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekosistem kota pintar yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY