Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa Pulang-Dihabiskan di Sekolah, Kenapa?

2 hours ago  ·  3 min read
By William Moore - dailynesia.com
sudaryono-saat-dilantik-sebagai-kepala-badan-gizi-nasional-bgn-oleh-presiden-prabowo-subianto-di-istana-merdeka-jakarta-rabu-2-1784713821615_169

BGN Larang Siswa Membawa Pulang Makanan MBG, Ini Alasannya

Dailynesia.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengimbau seluruh peserta didik untuk tidak membawa pulang makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diambil setelah adanya temuan sejumlah kasus keracunan yang diduga terkait dengan konsumsi makanan yang sudah lama dibagikan.

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa investigasi awal mengungkap bahwa sebagian besar kejadian keracunan terjadi karena siswa tidak langsung menghabiskan makanan di lingkungan sekolah. Beberapa anak membawa pulang porsi makan mereka, kemudian mengonsumsinya beberapa jam kemudian dalam kondisi yang sudah tidak layak lagi.

Beberapa laporan yang kami terima, dan kami sudah konfirmasi serta validasi lagi, ada anak yang membawa pulang MBG-nya, kata Sudaryono saat ditemui usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurut Sudaryono, makanan seharusnya dikonsumsi pada pukul 11 siang saat masih segar. Namun, jika dibawa pulang dan dimakan pada pukul 3 atau 4 sore, makanan tersebut sudah rusak. Yang menarik, korban keracunan tidak hanya siswa, tetapi juga orang tua atau saudara yang ikut memakan sisa makanan tersebut.

Standar Keamanan Pangan Diperketat

Sudaryono menambahkan bahwa makanan MBG tidak mengandung bahan pengawet, sehingga harus segera dikonsumsi sesuai standar keamanan pangan. BGN akan memperketat prosedur distribusi untuk memastikan makanan tidak dikonsumsi melewati batas waktu yang telah ditetapkan.

Ini tentu saja menjadi catatan. Intinya tidak boleh ada lagi (yang keracunan), termasuk kami ingin memastikan semua pengiriman itu kapan matang sampai dengan dikonsumsi itu sesuai standar, tidak boleh lebih dari 4 jam. Kalau nggak salah, itu ada best before atau kalau di makanan itu kan ada sebaiknya dikonsumsi sebelum, jelas dia.

Edukasi Guru dan Siswa Diperkuat

Selain memperketat standar operasional, BGN juga akan memperkuat edukasi kepada siswa dan guru di sekolah. Guru diharapkan ikut mendampingi siswa saat menyantap MBG sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya menghabiskan makanan di sekolah.

Kami ingin dari sisi edukasinya diperkuat, bagaimana guru yang mengajar di kelas itu kan juga mendapatkan MBG.. guru itu kemudian ikut makan bareng dengan siswanya, untuk fungsi edukasi. Mengedukasi, barang ini jangan kamu bawa pulang, kata Sudaryono.

Menurut Sudaryono, hal ini sangat penting karena MBG tidak mengandung pengawet, sehingga makanan akan cepat rusak atau basi jika tidak dikonsumsi sesuai waktu yang tepat. Terlebih lagi di daerah dengan suhu panas yang memicu perkembangbiakan bakteri.

Ia menegaskan bahwa BGN terus berupaya memastikan tidak ada lagi kasus keracunan dalam pelaksanaan program MBG, baik melalui perbaikan standar operasional dapur, maupun peningkatan edukasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Frequently Asked Questions

What is Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa?

Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa matter?

Bos BGN Minta MBG Jangan Dibawa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY