Main Agenda: Prabowo Kebut Tol Trans Sumatra Lampung Tembus Aceh, Ini Rute Tersisa

2 months ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
simpang-susun-strategis-di-ruas-jalan-tol-trans-sumatra-untuk-peningkatan-akses-dan-konektivitas-bagi-wilayah-sekitarnya-istin_169-1

Main Agenda Prabowo Percepat Pembangunan Tol Trans Sumatra Lampung Tembus Aceh

Dailynesia.com – Presiden Prabowo Subianto terus dijalankan dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur strategis, salah satunya adalah Proyek Tol Trans Sumatra. Proyek ini dianggap sebagai salah satu jalur utama untuk meningkatkan keterhubungan antar daerah di pulau Sumatera. Dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, disebutkan bahwa penanggung jawab proyek harus mempercepat pelaksanaan jika tidak selesai sesuai jadwal. Main Agenda ini bertujuan untuk mempercepat aksesibilitas, membangun ekonomi regional, dan mendukung mobilitas masyarakat sepanjang Sumatera.

Rute Tol Trans Sumatra yang Masih dalam Proses Pembangunan

Pembangunan beberapa ruas jalan tol di dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) masih memerlukan perhatian khusus. Menurut PT Hutama Karya (Persero), yang mengelola proyek ini, sekitar 1.618 km ruas jalan tol belum selesai. Main Agenda Prabowo Subianto menekankan perlunya percepatan progres, terutama untuk ruas-ruas yang tergolong kritis. Berikut rincian jalur yang masih dalam proses:

  • Jalan Tol Medan – Binjai (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Utara)
  • Jalan Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai (sebagian dari Trans Sumatra, Riau)
  • Jalan Tol Kisaran – Tebing Tinggi (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Utara)
  • Jalan Tol Sigli – Banda Aceh (sebagian dari Trans Sumatra, Aceh)
  • Jalan Tol Binjai – Langsa (sebagian dari Trans Sumatra, Aceh dan Sumatera Utara)
  • Jalan Tol Bukittinggi – Padang Panjang – Lubuk Alung – Padang (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Barat)
  • Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang – Payakumbuh – Bukittinggi (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Barat dan Riau)
  • Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar – Prapat – Tarutung – Sibolga (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Utara)
  • Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi (sebagian dari Trans Sumatra, Jambi dan Sumatera Selatan)
  • Jalan Tol Jambi – Rengat (sebagian dari Trans Sumatra, Jambi dan Riau)
  • Jalan Tol Rengat – Pekanbaru (sebagian dari Trans Sumatra, Riau)
  • Jalan Tol Simpang Indralaya – Muara Enim (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Selatan)
  • Jalan Tol Lubuk Linggau – Curup – Bengkulu (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Selatan dan Bengkulu)
  • Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (sebagian dari Trans Sumatra, Sumatera Selatan)

Rute Jalan Tol Trans Sumatra yang Sudah Beroperasi

Sementara itu, beberapa ruas jalan tol di dalam proyek ini telah rampung dan mulai berfungsi. Berikut daftar jalur yang aktif:

  • Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km)
  • Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km)
  • Tol Palembang – Indralaya (22 km)
  • Tol Indralaya – Prabumulih (64 km)
  • Tol Betung – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) (52,1 km)
  • Tol Bengkulu – Taba Penanjung (16,7 km)
  • Tol Pekanbaru – Dumai (132 km)
  • Tol Medan – Binjai (17 km)
  • Tol Binjai – Pangkalan Brandan (58 km)
  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar (55,4 km)
  • Tol Padang – Sicincin (35,4 km)
  • Tol Indrapura – Kisaran (48 km)
  • Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 km)

“Main Agenda proyek strategis nasional ini diharapkan mampu menyelesaikan jalan tol yang kritis dalam waktu singkat, sehingga kebutuhan masyarakat sepanjang Sumatera bisa terpenuhi lebih cepat,”

Pemerintahan Prabowo menekankan bahwa Main Agenda ini tidak hanya tentang selesaikan pembangunan, tetapi juga tentang optimisasi penggunaan ruas yang sudah selesai. Proyek ini dianggap sebagai salah satu tulang punggung pembangunan ekonomi dan pemerataan akses ke berbagai daerah. Sebagai contoh, Tol Bakauheni – Terbanggi Besar yang telah beroperasi menjadi bagian penting dalam menghubungkan wilayah timur dan barat Sumatera.

Tol Trans Sumatra juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui pengurangan waktu tempuh dan penghematan biaya transportasi. Dengan menyelesaikan ruas-ruas yang tersisa, pemerintah ingin menciptakan jalur penghubung yang lebih efisien, baik untuk masyarakat maupun untuk investasi. Main Agenda ini menjadi prioritas utama dalam rencana pengembangan infrastruktur nasional, terutama dalam konteks kebutuhan konektivitas wilayah.

Berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta PT Hutama Karya, terus berupaya mempercepat pelaksanaan proyek. Dalam beberapa waktu terakhir, pihak terkait melaporkan kemajuan signifikan terutama di daerah seperti Sumatera Utara dan Aceh. Main Agenda Prabowo Subianto juga mencakup kolaborasi dengan sektor swasta untuk menjamin progres pembangunan di seluruh jalur.

Dengan Main Agenda ini, harapan masyarakat Sumatera mengenai aksesibilitas dan pengembangan daerah semakin terwujud. Proyek tol trans sumatra yang selesai akan membuka banyak peluang ekonomi, termasuk mempercepat pengiriman barang, memudahkan akses layanan publik, dan meningkatkan interaksi antar wilayah. Semua ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur yang berdampak luas bagi kehidupan masyarakat.

MORE FROM THIS CATEGORY