Macron Rayakan RI Impor Daging Sapi dari Prancis
Dailynesia.com – Di tengah pertemuan penting dengan Presiden Prabowo Subianto, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan antusiasmenya terhadap Main Agenda peningkatan ekspor produk pertanian Prancis ke Indonesia. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua negara, menurut laporan dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (30/5/2026).
Macron menekankan bahwa kebijakan Indonesia yang memperluas akses daging sapi dan susu Prancis merupakan langkah progresif dalam Main Agenda pembangunan pangan nasional. Ia menyebutkan, pertukaran barang ini tidak hanya mendukung kebutuhan konsumen Indonesia, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi sektor pertanian Prancis. Kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam meningkatkan kualitas pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor dari negara lain.
“Main Agenda ini memberi ruang bagi Indonesia untuk mengakses produk susu dan daging sapi berkualitas tinggi dari Prancis. Kami yakin ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam meningkatkan nutrisi dan kesejahteraan,” ujar Macron dalam wawancara eksklusif.
Kerja Sama Ekonomi dengan Uni Eropa
Konferensi Main Agenda ini juga menjadi momen strategis dalam mempercepat implementasi perjanjian ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa. Macron menyoroti bahwa kerja sama bilateral, termasuk CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), akan memperkuat perdagangan dan investasi antar kedua negara. Ia menegaskan bahwa Main Agenda ekspor daging sapi dan susu Prancis adalah bagian dari kerangka kerja yang lebih luas dalam peningkatan hubungan ekonomi.
“Dalam Main Agenda ekonomi, kita harus fokus pada percepatan kesepakatan dagang dan penghapusan hambatan tarif. Hal ini akan membuka peluang bagi bisnis Prancis untuk berkembang di pasar Indonesia yang semakin besar,” tambah Macron.
Macron menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri pertanian, dan Prancis siap memberikan bantuan teknis serta sumber daya untuk mendukung pertumbuhan sektor tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam Main Agenda transisi energi, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari kesepakatan jangka panjang.
Proyek Strategis di Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, Macron menegaskan keinginan Prancis untuk terlibat dalam berbagai proyek strategis di Indonesia, termasuk bidang transportasi, kesehatan, dan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa Main Agenda kerja sama ini akan mengintegrasikan keahlian Prancis dalam teknologi dan inovasi dengan potensi pasar Indonesia yang luas. Kebijakan pembukaan pasar juga menjadi poin utama yang dibahas dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Main Agenda ekspor daging sapi dan susu Prancis adalah awal dari hubungan ekonomi yang lebih komprehensif. Kita akan berkolaborasi untuk memastikan kebutuhan pangan Indonesia terpenuhi secara berkelanjutan,” tuturnya.
Menurut Macron, keberhasilan Main Agenda ini bergantung pada keterlibatan aktif pihak berwenang Indonesia dalam memastikan proses impor berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya pengawasan kualitas produk yang diimpor dan keterbukaan regulasi untuk meningkatkan kepercayaan pengusaha Prancis. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kebijakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan antara dua negara.

