FIFA Presiden Kirim Pesan Khusus soal Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026
Dailynesia.com – Dalam program Latest Program yang disiarkan oleh CNBC Indonesia, Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan bahwa Tim Nasional Iran akan tetap menjadi bagian dari Piala Dunia 2026, meskipun masih ada ketegangan politik antara negara tersebut dengan beberapa negara lain di Timur Tengah. Dalam wawancara terbaru, Infantino mengungkapkan antusiasme tinggi terhadap partisipasi Iran dalam turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut, menegaskan bahwa komitmen tim dari Iran tidak tergoyahkan meskipun konflik terus berlangsung.
Peserta Terakhir dari Timur Tengah yang Masih Berkomitmen
Iran menjadi satu-satunya negara dari Timur Tengah yang tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 setelah konflik dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) memaksa beberapa negara lain untuk menarik diri. Meskipun ada tekanan internasional, Infantino menyatakan bahwa Iran tetap menjadi bagian dari kompetisi ini karena mereka memenuhi syarat sebagai anggota FIFA dan komitmen terhadap olahraga tetap utama.
“Kami sangat senang bahwa Iran tetap memilih untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa dan berkontribusi pada keberagaman olahraga global,” kata Infantino dalam wawancara terkait Latest Program.
Infantino juga menyoroti bahwa keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia 2026 merupakan bentuk pernyataan keberlanjutan olahraga di tengah situasi geopolitik yang dinamis. Ia menjelaskan bahwa FIFA berkomitmen untuk menjaga netralitas olahraga sebagai platform internasional yang mampu mengatasi perbedaan politik. Kehadiran Iran di turnamen ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan kemajuan sepak bola di kawasan Timur Tengah.
Berbagai Aspek yang Membuat Partisipasi Iran Menjadi Unik
Tim nasional Iran, yang dipimpin oleh pelatih saat ini, dikenal memiliki sejarah panjang dalam sepak bola internasional. Sejak 1960-an, mereka telah menjadi bagian dari Piala Dunia dan berkontribusi pada perkembangan olahraga di kawasan tersebut. Partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 dianggap sebagai pengakuan terhadap dedikasi yang telah mereka tunjukkan, terlepas dari tekanan politik yang terjadi.
Menurut analis olahraga, keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antarnegara. Infantino menekankan bahwa FIFA akan terus mendukung Tim Iran agar bisa menampilkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi ini. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara lain yang mungkin masih ragu untuk bergabung.
Dalam konteks Latest Program, selain membahas partisipasi Iran, program ini juga menyoroti berbagai isu terkini dalam olahraga global, termasuk persiapan tuan rumah Piala Dunia 2026, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan menghadirkan tim dari berbagai belahan dunia, turnamen ini akan menjadi kesempatan besar untuk memperkuat hubungan internasional melalui olahraga.
Infantino menambahkan bahwa keberhasilan Piala Dunia 2026 akan bergantung pada partisipasi semua negara, termasuk Iran. Ia menyebut bahwa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan bagi dialog antarnegara. Dalam Latest Program, para ahli olahraga juga memprediksi bahwa Iran akan menarik perhatian karena kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan.

