Perusahaan Tiongkok Raih Untung di Tengah Krisis RAM 2026
Dailynesia.com – Jakarta — Masalah kekurangan memori RAM belum juga mereda hingga saat ini. Namun, situasi tersebut justru membuka peluang bagi produsen chip asal Tiongkok. ChangXin Memory Technologies (CXMT) mencatatkan penjualan yang meningkat tajam untuk produknya. Menurut laporan Nikkei Asia, komponen buatan perusahaan tersebut kini terpasang pada perangkat dari berbagai merek ternama seperti HP, Asus, hingga Acer.
Strategi Pengadaan yang Hati-hati
Meskipun volume dan jumlah model masih tergolong minim, ada catatan menarik mengenai distribusi produk. Tech Radar mengungkap bahwa notebook dengan chip CXMT tidak dipasarkan di Amerika Serikat. Hal ini dilakukan pada Jumat (7/8/2026) untuk menjaga stabilitas hubungan dagang. Langkah ini diambil agar Gedung Putih tidak merasa terganggu oleh kehadiran teknologi Tiongkok.
Amerika Serikat memang dikenal konsisten menerapkan pembatasan terhadap produk dari Tiongkok. Selain itu, Washington juga terus mendorong penggunaan teknologi domestik dalam sektor manufaktur. Di sisi lain, produsen PC juga berhati-hati dalam melakukan pembelian. Mereka tidak ingin merusak kesepakatan yang telah dibangun dengan pemain besar lainnya.
“Kami tidak berani melakukan pengadaan terlalu banyak dari CXMT,” ungkap seorang eksekutif dari salah satu perusahaan PC.
CXMT Sebagai Opsi Tambahan
Ketiga perusahaan raksasa—Samsung, SK Hynix, dan Micron—saat ini menguasai lebih dari 90% pasar global. Penggunaan chip CXMT dinilai tidak memberikan perubahan yang terlalu signifikan bagi industri. Hal ini karena komponen tersebut bukan menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Harga DRAM dari CXMT bahkan tidak lebih murah dibandingkan Samsung.
Keterbatasan lain juga terlihat dari sistem pemesanan. Produsen hanya dapat memesan dalam jumlah terbatas hingga kuartal berjalan. Oleh karena itu, strategi yang dipilih oleh banyak produsen PC adalah memanfaatkan CXMT sebagai opsi tambahan. Pendekatan ini memungkinkan mereka tetap menjaga keseimbangan tanpa mengabaikan potensi pasar yang berkembang.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Krisis 2026 Menggila Perusahaan China Justru?
Krisis 2026 Menggila Perusahaan China Justru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Krisis 2026 Menggila Perusahaan China Justru matter?
Krisis 2026 Menggila Perusahaan China Justru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

