Korut “Terpanggang”, Kim Jong Un Dorong Warga Makan Daging Anjing

3 hours ago  ·  3 min read
By William Moore - dailynesia.com
pemimpin-korea-utara-kim-jong-un-menyapa-anak-anak-saat-berkunjung-ke-daerah-yang-terkena-banjir-di-kabupaten-uiju-provinsi-py_169

Korut Hadapi Gelombang Panas Ekstrem, Kim Jong Un Dorong Konsumsi Daging Anjing

Dailynesia.com – Jakarta — Semenanjung Korea sedang mengalami gelombang panas yang luar biasa intens. Dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut, media resmi Korea Utara menggalakkan berbagai strategi bertahan hidup, mulai dari meminum kaldu ayam hingga menyantap sup daging anjing. Di tengah situasi ini, Kim Jong Un terus digambarkan sebagai pemimpin yang turut merasakan kesulitan bersama rakyatnya.

Seperti dilansir Reuters pada Jumat (7/8/2026), televisi pemerintah melaporkan bahwa suhu udara mencapai 36,7 derajat Celcius pada Kamis lalu. Angka ini merupakan rekor tertinggi yang pernah dicatat sejak sistem pencatatan cuaca pertama kali diterapkan di negara tersebut. Malam-malam tropis yang menyertai fenomena ini juga turut diperhitungkan.

Rekomendasi Kesehatan untuk Musim Panas

Media pemerintah mulai memberikan sorotan lebih pada minggu-minggu terpanas sepanjang tahun. Periode yang dikenal secara lokal sebagai sambok atau “hari-hari anjing di musim panas” kini menjadi topik utama dalam pemberitaan harian. Salah satu anjuran kesehatan paling menonjol dari otoritas adalah konsumsi sup daging anjing. Rekomendasi ini mencerminkan kepercayaan kuat masyarakat tradisional bahwa hidangan tersebut membantu menahan hawa panas musim panas.

Dalam rubrik kesehatan yang terbit pada 2 Agustus, surat kabar partai berkuasa Rodong Sinmun mengutip saran dari seorang dokter Rumah Sakit Umum Pyongyang. Sang tenaga medis menyarankan warga untuk meningkatkan asupan makanan pendingin seperti semangka, mentimun, dan kacang hijau. Selain itu, makanan bergizi seperti sup daging anjing, bubur ikan, dan bubur kacang merah juga direkomendasikan.

Surat kabar tersebut juga menyisihkan rubrik khusus untuk membahas sup daging anjing sebagai makanan tradisional musim panas. Mereka bahkan menghidupkan kembali pepatah lama untuk meyakinkan warganya:

“Bahkan jika sup daging anjing tumpah di atas punggung kaki Anda selama hari-hari anjing di musim panas, itu menjadi obat,”

Laporan dari surat kabar tersebut juga mencatat bahwa kompetisi memasak daging anjing tingkat nasional telah sukses diselenggarakan pada awal tahun ini. Sementara itu, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Rabu memuji khasiat samgyetang, yaitu sup ayam yang diisi dengan ginseng, beras ketan, dan jujube. KCNA melaporkan bahwa restoran-restoran di Pyongyang yang menyajikan menu tersebut kini berhasil menarik banyak pelanggan yang mencari kelegaan dari cuaca panas.

Televisi dan Propagasi Kepemimpinan

Televisi Pusat Korea minggu ini menayangkan berbagai segmen tentang cara menjaga kesehatan selama gelombang panas ekstrem. Tayangan tersebut merekomendasikan minuman untuk menjaga hidrasi serta menawarkan saran mengenai aktivitas berenang dan olahraga luar ruangan.

Hingga saat ini, Korea Utara sama sekali belum merilis data mengenai jumlah kematian yang berkaitan dengan cuaca panas. Sebaliknya, negara tetangga mereka, Korea Selatan, telah melaporkan lebih dari 20 kasus kematian yang terkait langsung dengan gelombang panas tersebut.

Bersamaan dengan anjuran kesehatan, media pemerintah berulang kali memunculkan kembali tema propaganda yang sudah sangat familier. Mereka terus menyoroti kesediaan Kim Jong Un untuk ikut menanggung cuaca menindas yang juga dihadapi oleh warga Korea Utara pada umumnya. Minggu ini, Rodong Sinmun kembali mengulas momen inspeksi musim panas tahun 2013 ke sebuah lokasi konstruksi. Dalam laporan tersebut, pakaian Kim digambarkan sampai basah kuyup karena keringat yang mengucur deras.

Ketika seorang pejabat mendesaknya untuk menghindari perjalanan semacam itu selama periode terpanas tahun ini, Kim langsung memberikan tanggapannya:

“Bahkan jika cuaca tak tertahankan panasnya, pekerjaan yang harus dilakukan untuk rakyat harus diselesaikan,”

Surat kabar itu juga menceritakan bagaimana Kim rela menerjang medan pegunungan yang curam dan hujan badai lebat selama perjalanannya di tahun 2018. Perjalanan penuh rintangan tersebut dilakukan semata-mata demi mencari lokasi yang cocok untuk pembangunan resor sumber air panas. Artikel lainnya juga kembali mengenang momen ketika Kim mengunjungi pabrik makanan laut acar pada saat suhu dilaporkan mencapai 39 derajat Celcius. Artikel itu menggambarkan sang pemimpin tertinggi sedang menginspeksi ruang fermentasi yang panas terik sambil terus menekankan pentingnya kualitas dan kebersihan makanan.

Meskipun media pemerintah terus memutar kembali kisah-kisah heroik masa lalu, tidak ada rincian pasti mengenai apa yang sebenarnya sedang dilakukan untuk mengatasi dampak gelombang panas saat ini.

Frequently Asked Questions

What is Korut Terpanggang Kim Jong Un Dorong?

Korut Terpanggang Kim Jong Un Dorong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Korut Terpanggang Kim Jong Un Dorong matter?

Korut Terpanggang Kim Jong Un Dorong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category