Bukan Batu Bara, Bahlil Ungkap Penyebab Padam Listrik Beberapa Daerah

2 months ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
menteri-esdm-bahlil-lahadalia-menyampaikan-keterangan-di-istana-kepresidenan-jakarta-kamis-1162026-cnbc-indonesiaemir-yanwardh-1781184676146_169-1

Bahlil Lahadalia Klarifikasi Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah

Dailynesia.com – Menjadi topik utama dalam penyelidikan penyebab pemadaman listrik yang mengganggu beberapa daerah di Pulau Jawa, terutama Jawa Barat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membantah bahwa kelangkaan batu bara menjadi penyebab langsung dari gangguan tersebut. Dalam sebuah wawancara resmi pada Kamis, 11 Juni 2026, ia menjelaskan bahwa masalah utama berasal dari gangguan teknis pada beberapa mesin pembangkit listrik, bukan dari pasokan batu bara yang menipis. “Key Discussion ini penting untuk menyelaraskan informasi antara pemerintah dan PLN, sehingga masyarakat bisa memahami penyebab yang sebenarnya,” tegas Bahlil, seperti dikutip Jumat (12/6/2026).

Rapat Teknis dengan PLN dan Pemadaman Listrik yang Terjadi

Dalam Key Discussion yang diadakan pada hari itu, Bahlil bersama tim teknis menghadiri rapat bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk meninjau penanganan pemadaman listrik. Ia menegaskan bahwa pasokan batu bara telah mencapai 170 juta ton, sehingga tidak ada indikasi kelangkaan. “Meski pemadaman listrik terjadi, ini bukan karena pasokan batu bara yang tidak memadai, tapi karena adanya trouble teknis pada mesin-mesin tertentu,” tambah Bahlil. Ia juga menyoroti bahwa PLN telah memperbaiki beberapa unit mesin yang bermasalah, tetapi ada beberapa area yang masih mengalami gangguan akibat kelemahan sistem.

Key Discussion ini dianggap penting untuk memperjelas penyebab pemadaman listrik dan menghindari kesalahpahaman masyarakat. Menurut Bahlil, pemadaman terjadi karena faktor internal seperti kegagalan mesin pembangkit, bukan karena faktor eksternal seperti permintaan energi yang melebihi pasokan. “Kita sudah berkomunikasi dengan PLN, dan mereka menegaskan bahwa gangguan teknis dapat diperbaiki dalam waktu singkat,” ujarnya. Meski demikian, ia menyadari bahwa keterlibatan batu bara dalam skenario pemadaman listrik tetap menjadi sorotan publik, sehingga penjelasan ini perlu disampaikan secara jelas.

Peran Batu Bara dalam Sistem Energi Nasional

Batu bara tetap menjadi salah satu sumber energi utama dalam sistem listrik Indonesia, termasuk dalam Key Discussion yang dilakukan Bahlil. Meski tidak menjadi penyebab langsung pemadaman, pasokan batu bara memainkan peran kritis dalam menjaga stabilitas pasokan energi. Menurut data dari Kementerian ESDM, pasokan batu bara yang terdistribusi ke berbagai pembangkit di Jawa Barat dan sekitarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama musim kemarau. Namun, pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa faktor lain, seperti perawatan mesin atau kelebihan beban, bisa memicu gangguan sistem.

Bahlil Lahadalia juga menjelaskan bahwa pemadaman listrik merupakan hasil dari kombinasi faktor, termasuk kegagalan teknis dan penggunaan energi yang tidak merata. “Key Discussion ini membantu menegaskan bahwa batu bara tidak menjadi musuh utama, tetapi merupakan komponen penting dalam menjaga ketersediaan listrik,” katanya. Ia menambahkan bahwa pemerintah sedang melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan energi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kita ingin memastikan bahwa semua faktor penyebab pemadaman listrik dijelaskan secara akurat,” jelasnya.

“Tidak ada pasokan batu bara yang menipis secara pasti. Memang ada gangguan teknis, tapi kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” kata Dwi Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM, di Kementerian ESDM, Kamis (11/6/2026).

Dalam Key Discussion yang dilanjutkan, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah dan PLN telah sepakat untuk memperbaiki sistem pembangkit listrik secara bertahap. Ia juga menyebutkan bahwa pemadaman listrik terjadi di 14 daerah di Jawa Barat, yang melibatkan sekitar 20 juta penduduk. “Kita sedang percepatan upaya pemulihan, dan akan mengadakan inspeksi lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber gangguan,” ujarnya. Ia berharap dengan Key Discussion ini, masyarakat bisa memahami bahwa pemadaman listrik tidak sepenuhnya disebabkan oleh kelangkaan batu bara, tetapi oleh faktor-faktor lain yang perlu diperbaiki.

MORE FROM THIS CATEGORY