Pertagas Targetkan Pertumbuhan Penyaluran Gas di 2026

3 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
salurkan-gas-hingga-pelosok-pertagas-perkuat-infrastruktur-energi-1777523128127_169-1

Pertagas Targetkan Pertumbuhan Penyaluran Gas di 2026

Dailynesia.com – Dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di sektor energi, PT Pertamina Gas (Pertagas) mempertahankan komitmen untuk mencapai pertumbuhan penyaluran gas di tahun 2026. Perusahaan ini menyadari bahwa tahun 2025 telah menjadi tahun yang penuh dengan dinamika, baik dari sisi kinerja ekonomi maupun perubahan kondisi pasar global. Dengan pendapatan mencapai US$861 juta dan EBITDA sebesar US$427,5 juta, Pertagas menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kapasitas distribusi gas dan pengangkutan minyak pada periode mendatang. Tantangan seperti volatilitas harga energi, persaingan yang ketat, dan kebutuhan infrastruktur yang semakin tinggi menjadi faktor utama yang memengaruhi strategi mereka.

Strategi Pertumbuhan dan Penyesuaian Kondisi Pasar

Menghadapi tantangan tersebut, Pertagas mengambil pendekatan yang lebih holistik dalam merancang strategi pertumbuhan. Direktur Utama Pertagas, Indra Sembiring, menyatakan bahwa kenaikan 2% pada pendapatan dan 15,9% pada EBITDA menunjukkan adanya progres yang signifikan, meskipun masih ada hambatan yang perlu diatasi. “Artinya ada pertumbuhan dibandingkan tahun lalu. EBITDA-nya adalah US$427,5 juta, meningkat 15,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini memberikan semangat dan tantangan bagi perusahaan,” tambah Indra dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Jumat (8/5/2026).

Dalam upaya menghadapi tantangan, Pertagas fokus pada peningkatan kapasitas distribusi gas hingga 1.600 juta MMSCFD pada 2026. Angka ini diperkirakan akan meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan yang ketat antarprodusen energi. Selain itu, target pengangkutan minyak juga ditingkatkan di atas 175 ribu barel per hari, sejalan dengan peningkatan permintaan domestik dan ekspor yang menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan.

Persaingan Global dan Kebutuhan Infrastruktur

Tantangan utama yang dihadapi Pertagas mencakup kenaikan harga energi global dan persaingan ketat dengan perusahaan-perusahaan energi internasional. Meski pasar minyak dan gas mengalami fluktuasi, Pertagas tetap optimistis karena berada di posisi strategis sebagai pelaku utama di Indonesia. “Kita harus beradaptasi dengan perubahan pasar, termasuk menyesuaikan penyaluran sesuai kebutuhan konsumen,” jelas Indra. Kebutuhan infrastruktur yang meningkat, terutama di daerah-daerah terpencil, menjadi faktor lain yang perlu diatasi agar pertumbuhan bisa tercapai secara berkelanjutan.

Dalam menghadapi tantangan ini, Pertagas mengalokasikan sumber daya yang lebih besar untuk memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan efisiensi operasional. Peningkatan volume penyaluran gas pada 2025 sebesar lebih dari 1.500 juta MMSCFD menunjukkan bahwa perusahaan telah mampu menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Namun, peningkatan lebih lanjut di tahun 2026 memerlukan investasi dalam teknologi dan keterlibatan pihak ketiga untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan.

Regasifikasi dan Kontribusi terhadap Ekonomi Nasional

Sektor regasifikasi juga menjadi bagian penting dari strategi Pertagas untuk menghadapi tantangan. Terminal LNG Arun mencatatkan volume penyaluran sebesar 155 BBTUD pada 2025, tumbuh 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, produksi LPG dari grup Pertagas mencapai sekitar 450 ton per hari, yang berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi nasional. “Kita harus tetap menjaga kualitas produk dan kecepatan distribusi agar dapat memenuhi target penyaluran,” ujar Indra. Hal ini menunjukkan bahwa Pertagas tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada keberlanjutan operasional dalam menghadapi tantangan.

Sebagai bagian dari menghadapi tantangan di sektor energi, Pertagas juga melakukan evaluasi terhadap efisiensi rantai pasok dan pengurangan biaya operasional. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas dan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar yang terus berubah. Meski menghadapi tantangan, perusahaan ini yakin bahwa strategi yang diterapkan akan membawa dampak positif pada ekonomi nasional serta mendukung kebutuhan energi masyarakat.

MORE FROM THIS CATEGORY