Danantara & JBS Group Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Protein

3 hours ago  ·  3 min read
By James Lopez - dailynesia.com
kantor-danantara-pusat-di-jakarta-indonesia-28-februari-2025-1741144820212_169

Kemitraan Strategis Danantara Indonesia dan JBS Group untuk Ekosistem Protein Global

Dailynesia.com – Jakarta — Danantara Indonesia melalui entitas Danantara Investment Management (DIM) resmi mengumumkan kemitraan jangka panjang dengan JBS Group, salah satu produsen protein terbesar di dunia. Kolaborasi ini secara khusus menitikberatkan pada operasional perusahaan asal Brasil tersebut di wilayah Australia dan Selandia Baru. Langkah ini sejalan dengan visi Danantara Indonesia untuk menjalin hubungan dengan operator kelas dunia serta menempatkan modal pada sektor yang memiliki relevansi global berkelanjutan dan peluang penciptaan nilai yang kuat.

Detail Investasi dan Struktur Pendanaan

Transaksi ini melibatkan komitmen investasi sebesar USD 2,5 miliar untuk memperoleh 25 persen kepemilikan dalam joint venture (JV) baru. Entitas bersama ini akan mengelola seluruh operasi JBS di kedua negara tersebut. Lebih lanjut, JV ini memiliki kapasitas untuk menarik pembiayaan investasi tambahan hingga USD 2,5 miliar secara bertahap. Dengan demikian, total modal yang tersedia untuk pengembangan bisnis akan mencapai angka USD 5 miliar.

Dana yang dihimpun akan dialokasikan untuk mendanai akuisisi serta proyek greenfield di Indonesia, kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru. Melalui investasi ini, DIM akan mendapatkan akses langsung ke ekosistem bisnis di pasar yang sudah mapan, sekaligus berkolaborasi dengan manajemen berpengalaman yang memiliki kemampuan operasional teruji.

Rekam Jejak JBS dan Komitmen Strategis

Sepanjang perjalanan bisnisnya, JBS telah membuktikan rekam jejak penciptaan nilai yang solid. Perusahaan ini menunjukkan pertumbuhan konsisten, perluasan pangsa pasar, serta kemampuan beradaptasi di tengah berbagai siklus industri yang berfluktuasi.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, menyatakan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen kuat dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi Danantara.

“Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,” jelas Pandu dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).

Ekspansi JBS di Asia Tenggara

Di sisi lain, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni, menekankan bahwa kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang di Asia Tenggara. Sebagai salah satu pilar utama platform global JBS, bisnis di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional yang unggul, standar kelas dunia, serta potensi pertumbuhan yang signifikan.

“Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia,” jelas dia.

Transaksi ini masih bergantung pada persetujuan regulator serta penyelesaian kesepakatan antar pihak. Danantara Indonesia berkomitmen penuh terhadap proses tersebut dan akan menuntaskan setiap tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Frequently Asked Questions

Apa nilai total investasi dalam kemitraan ini?

Total modal yang tersedia untuk pengembangan bisnis mencapai USD 5 miliar, terdiri dari komitmen awal USD 2,5 miliar ditambah kapasitas pembiayaan tambahan hingga USD 2,5 miliar secara bertahap.

Berapa persen kepemilikan yang diperoleh Danantara Indonesia?

Danantara Indonesia melalui DIM memperoleh 25 persen kepemilikan dalam joint venture baru yang akan mengelola seluruh operasi JBS di Australia dan Selandia Baru.

Apa saja wilayah yang akan menjadi fokus pengembangan?

Dana investasi akan dialokasikan untuk proyek di Indonesia, kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, dengan penekanan khusus pada ekspansi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kapan transaksi ini diperkirakan selesai?

Transaksi masih bergantung pada persetujuan regulator serta penyelesaian kesepakatan antar pihak. Danantara Indonesia berkomitmen untuk menuntaskan setiap tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

More from this category