SpaceX Mau IPO Rp1.325 T, Elon MuskMau BikinRekor Dunia

3 months ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
da3bdeee-a044-4ef4-b5a2-66c82d596909-0

Elon Musk’s SpaceX Target IPO Rp1.325 Triliun, Ambisi Membuat Rekor Dunia

Dailynesia.com – Dalam New Policy yang baru diterapkan, perusahaan roket dan satelit SpaceX, yang dipimpin oleh Elon Musk, menargetkan melakukan IPO (Initial Public Offering) dengan nilai hingga Rp1.325 triliun. Ini menjadi rencana strategis yang mengusung konsep inovatif dalam menghadapi persaingan ketat di pasar keuangan global. Rencana ini diharapkan menciptakan rekor IPO terbesar sepanjang sejarah Wall Street, sekaligus memberikan dampak signifikan pada struktur keuangan industri teknologi dan luar angkasa.

New Policy ini juga mencakup keputusan untuk menerapkan struktur saham dual-class yang memberikan kekuatan dominan kepada Elon Musk. Dengan memegang 42% dari total saham, Musk tetap memiliki hak suara sekitar 79% dalam pengambilan keputusan kritis, termasuk strategi bisnis dan arah pengembangan teknologi. Struktur ini dianggap memperkuat kontrol pendiri tetapi juga menimbulkan tantangan bagi investor, karena kebijakan perusahaan lebih terpusat pada visi Musk.

Starlink dan Teknologi AI Menjadi Motor Utama

Starlink, layanan internet satelit yang dioperasikan oleh SpaceX, menjadi sumber pendapatan utama perusahaan. Pendapatan dari bisnis ini mencapai US$11,4 miliar pada tahun lalu, meningkat hampir 50% dibandingkan 2024. Sementara itu, sektor teknologi AI yang dikembangkan SpaceX, termasuk xAI dan platform media sosial X, berkontribusi US$3,2 miliar pada pendapatan tahunan 2025. Namun, kerugian operasional dalam bidang ini mencapai US$6,4 miliar, menunjukkan tantangan besar dalam mengembangkan inovasi canggih.

New Policy SpaceX tidak hanya fokus pada pertumbuhan pendapatan, tetapi juga pada pengembangan infrastruktur. Dalam laporan keuangan S-1 yang diajukan ke U.S. Securities and Exchange Commission, perusahaan menunjukkan pendapatan US$18,7 miliar pada 2025. Meski mengalami rugi operasional US$2,6 miliar, IPO ini diharapkan memberikan momentum keuangan untuk ekspansi ke berbagai sektor. Dengan target nilai hingga US$1,75 triliun, ini menjadi bukti komitmen untuk memperkuat posisi di pasar global.

Kemunduran Hukum dan Peluang Baru

IPO SpaceX terjadi setelah Musk menghadapi kemunduran hukum dalam sengketa dengan OpenAI, salah satu pesaing utama dalam bidang AI. Konflik ini mengakibatkan penurunan kepercayaan investor dan tekanan pada reputasi perusahaan. Namun, New Policy ini dianggap sebagai langkah penting untuk mereformasi struktur bisnis dan meningkatkan transparansi. Musk berharap dengan mendirikan pasar saham baru, perusahaan dapat memperkuat visinya dalam menyediakan layanan teknologi masa depan.

Salah satu elemen kunci dalam New Policy adalah pengaturan kontrak penyewaan kapasitas pusat data COLOSSUS dan COLOSSUS II ke Anthropic selama lima tahun hingga Mei 2029. Kontrak ini memberikan nilai sewa US$1,25 miliar per bulan, menunjukkan kepercayaan industri terhadap potensi teknologi AI SpaceX. Kebijakan ini juga mencerminkan strategi untuk menarik investor yang tertarik pada pertumbuhan jangka panjang, meski masih ada risiko dalam investasi awal.

Menurut laporan, New Policy SpaceX mencakup proyeksi pembangunan pusat data AI di orbit. Musk menyebutkan bahwa energi surya yang ditangkap di luar angkasa akan menjadi solusi terbaik untuk kebutuhan listrik AI yang meningkat. Target pengoperasian satelit komputer AI diharapkan dimulai pada 2028, dengan kapasitas komputasi mencapai 100 gigawatt per tahun. Hal ini menunjukkan ambisi besar untuk mengubah cara dunia menggunakan teknologi AI.

IPO SpaceX direncanakan dilakukan di Nasdaq dengan kode saham SPCX pada bulan Juni mendatang. Dengan New Policy yang mengatur langkah strategis ini, perusahaan menunjukkan komitmen untuk menjawab tantangan bisnis di era digital. Keberhasilan IPO akan menjadi bukti bahwa SpaceX mampu mengatasi hambatan keuangan dan hukum, sambil tetap fokus pada visi inovasi di luar angkasa. Rencana ini juga diharapkan menjadi penggerak utama dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

MORE FROM THIS CATEGORY