Key Strategy: Perkuat Ekosistem Digital, Bank Aladin Syariah Cetak Kinerja Positif

12 hours ago  ·  2 min read
By Elizabeth Lopez
3befcb6a-d44c-4d6f-bc12-d0869ad1af73-0

Bank Aladin Syariah Berhasil Perkuat Ekosistem Digital untuk Kinerja Positif

Key Strategy – Dalam tahun 2025, Bank Aladin Syariah terus menerapkan Key Strategy utama, yaitu memperkuat ekosistem digital sebagai pilar pengembangan bisnis. Hasil ini tercermin dari pertumbuhan signifikan yang dicapai, termasuk peningkatan total aset hingga Rp14,4 triliun, naik 53,89% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi keuangan, perseroan berhasil mengumpulkan laba mencapai Rp150,7 miliar, tumbuh 304,48% secara tahunan.

Strategi Digital yang Mendukung Pertumbuhan

Penurunan segmen Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp10,4 triliun, naik 92,18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan keberhasilan strategi digital dalam menjangkau pasar. Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,2 triliun, tumbuh 9,58% secara tahunan, dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap stabil di 49,3%. Key Strategy ini mengedepankan inovasi teknologi dan keterlibatan ekosistem untuk meningkatkan akses layanan perbankan syariah.

“Kinerja positif Bank Aladin Syariah di tahun 2025 didorong oleh Key Strategy dalam penguatan layanan digital, variasi produk, serta ekosistem strategis yang terus berkembang,” jelas Koko Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026). Strategi ini bertujuan mengoptimalkan keberadaan bank digital dalam mendukung inklusi keuangan syariah.

Dalam mencapai pertumbuhan yang signifikan, Bank Aladin Syariah tidak hanya fokus pada layanan online, tetapi juga memperkuat integrasi dengan jaringan offline. Kolaborasi strategis dengan Alfa Group, yang memiliki lebih dari 23.000 toko minimarket, menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kehadiran fisik bank tersebut. Key Strategy ini memastikan layanan syariah dapat diakses secara mudah oleh berbagai kalangan, termasuk masyarakat pedesaan.

Kemitraan untuk Memperluas Jangkauan

Kemitraan dengan berbagai pihak seperti Flip (Superflip), Mekari, dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah, BAZNAS, serta MUI menjadi bagian integral dari Key Strategy Bank Aladin Syariah. Kemitraan ini memberdayakan layanan digital yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah. Selain itu, Bank Aladin Syariah ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) oleh BPKH, yang memperkuat posisinya dalam sistem keuangan syariah nasional.

Sebagai bagian dari Key Strategy, perusahaan juga menekankan penguatan ekosistem digital melalui akuisisi pendanaan organik dan kerja sama dengan berbagai platform. Ini tidak hanya meningkatkan jumlah Nasabah Aladin Premier tetapi juga memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh segmen kelas menengah atas. Dengan pendekatan Offline-to-Online (O2O), Bank Aladin Syariah berupaya memperluas pangsa pasar sekaligus menjaga kualitas pembiayaan yang sehat.

Dalam tahun 2026, Bank Aladin Syariah terus mempertahankan momentum positif dengan membukukan laba bersih Rp23,3 miliar hingga Kuartal I. Key Strategy yang diterapkan sebelumnya berdampak pada peningkatan fondasi perusahaan, termasuk infrastruktur teknologi dan tata kelola yang lebih modern. Strategi ini bertujuan menjaga konsistensi pertumbuhan bisnis, sekaligus menyiapkan langkah-langkah untuk ekspansi lebih besar.

MORE FROM THIS CATEGORY