Resmi! Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter Mulai 10 Juni 2026

2 months ago  ·  3 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
pertamina-tegaskan-kualitas-bbm-pertamax-ron-92-sesuai-spesifikasi-1740537693461_169

Resmi! Harga BBM Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter Mulai 10 Juni 2026

Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Berlaku Mulai 10 Juni 2026

Dailynesia.com – Dengan pengumuman resmi dari PT Pertamina Patra Niaga, harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax RON 92 dan Pertamax Green (setara RON 95) kini mengalami kenaikan signifikan. Perubahan ini diimplementasikan mulai Rabu, 10 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya menyesuaikan harga BBM dengan fluktuasi harga minyak internasional. Kenaikan harga BBM Pertamax ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam sektor energi di Indonesia, khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor yang mengandalkan bahan bakar ini.

Menurut pengumuman resmi, Pertamax RON 92 di Jakarta dan sekitarnya kini dijual dengan harga Rp 16.250 per liter, meningkat dari Rp 12.300 per liter sebelumnya. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga naik menjadi Rp 17.000 per liter, dengan peningkatan dari harga lama Rp 12.900 per liter. Perubahan ini diperkirakan akan berdampak pada pengeluaran harian konsumen, terutama mereka yang mengoperasikan mobil dengan mesin bensin. Harga BBM Pertamax yang naik berdampak langsung pada biaya operasional transportasi sehari-hari.

Konteks Global yang Memicu Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM Pertamax ini tidak terlepas dari situasi geopolitik global yang krusial sejak awal tahun 2026. Perang antara Israel dan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 memicu ketegangan di pasar minyak, memengaruhi pasokan dan permintaan global. Selain itu, fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional, terutama karena permintaan yang meningkat dan persediaan yang terbatas, juga menjadi faktor utama dalam penyesuaian harga. Kenaikan harga ini diumumkan sebagai respons terhadap tekanan tersebut.

Sebelumnya, harga BBM non subsidi lainnya sudah mengalami penyesuaian sejak 18 April 2026. Namun, Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95 masih menjadi BBM non subsidi pertama yang mengalami kenaikan pada bulan Juni 2026. Perbedaan ini mencerminkan strategi Pertamina dalam menyesuaikan harga berdasarkan permintaan dan persaingan di pasar domestik. Pertamax Turbo, yang merupakan BBM non subsidi lainnya, tetap dipertahankan dengan harga Rp 20.750 per liter, tanpa perubahan sejak 1 Juni 2026.

Pengaruh Kenaikan Harga BBM Terhadap Konsumen

Kenaikan harga BBM Pertamax naik berdampak langsung pada biaya transportasi masyarakat. Pengguna mobil dengan mesin bensin harus siap menghadapi kenaikan pengeluaran, terutama di wilayah DKI Jakarta yang menjadi pusat penggunaan BBM non subsidi. Harga Pertamax RON 92 yang meningkat Rp 3.950 per liter dan Pertamax Green 95 yang naik Rp 4.100 per liter membuat biaya bahan bakar lebih mahal, sehingga konsumen mungkin perlu mengatur penggunaan kendaraan atau mencari alternatif lain.

Sebagai perbandingan, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite (RON 90) dan Solar subsidi tetap stabil, masing-masing dijual dengan harga Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter. Perubahan ini menunjukkan bahwa Pertamina memisahkan kebijakan harga untuk BBM bersubsidi dan non subsidi, dengan fokus pada pengembangan pasar non subsidi sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi subsidi dan meningkatkan pendapatan negara.

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina

Berikut adalah harga BBM yang berlaku mulai 10 Juni 2026 di SPBU Pertamina:

  • Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter (tetap)
  • Pertalite: Rp 10.000 per liter (tetap)
  • Pertamax RON 92: Rp 16.250 per liter (naik dari Rp 12.300)
  • Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter (naik dari Rp 12.900)
  • Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter (tetap)
  • Dexlite: Rp 23.000 per liter (tetap)
  • Pertamina DEX: Rp 24.800 per liter (tetap)

Kenaikan harga Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95 menjadi fokus utama bagi pengguna mobil yang membutuhkan bahan bakar premium. Pertamina juga menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan harga minyak mentah dunia, yang berfluktuasi tinggi akibat berbagai faktor ekonomi dan politik. Penyesuaian harga ini diharapkan dapat mencerminkan kinerja perusahaan dalam mengelola subsidi dan pendapatan dari sektor BBM.

Analisis Kenaikan Harga BBM di Bulan Juni 2026

Kenaikan harga BBM Pertamax yang terjadi pada 10 Juni 2026 menunjukkan bahwa pemerintah dan Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap harga bahan bakar. Penyesuaian harga ini terjadi setelah sebelumnya ada penyesuaian untuk BBM non subsidi lainnya pada 18 April 2026. Dengan adanya perubahan harga di bulan Juni, Pertamina memperkuat upaya menyesuaikan harga BBM berdasarkan kebutuhan pasar dan ketersediaan dana subsidi.

MORE FROM THIS CATEGORY