10.068 Wilayah RI Ini Belum Teraliri Listrik, Ini Paling Banyak

2 months ago  ·  3 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
e09c1d16-92c6-43f6-bfe7-918a428159e4-0

10.068 Wilayah RI Ini Belum Teraliri Listrik, Ini Paling Banyak

Tantangan dalam Mencapai Elektrifikasi Nasional

Dailynesia.com – Dalam rangka mengejar target elektifikasi nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa hingga akhir tahun 2025, masih terdapat 10.068 wilayah di Indonesia yang belum teraliri listrik. Hal ini menjadi fokus utama dalam Special Plan yang dicanangkan pemerintah sebagai upaya mengatasi kesenjangan akses energi. Wilayah yang paling rentan adalah Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, dengan jumlah total 5.555 daerah yang mencapai lebih dari 55% dari total keseluruhan. Tri Winarno, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, menjelaskan bahwa tantangan utama terletak pada kondisi geografis yang kompleks, seperti kepulauan dan keterpencilan, yang memperumit distribusi listrik ke daerah-daerah terpencil.

Strategi Pemerintah dalam Implementasi Special Plan

Dalam Special Plan yang dirancang, pemerintah menargetkan pengembangan infrastruktur energi di daerah-daerah yang kurang terlayani. Pulau Jawa, sebagai daerah dengan keterjangkauan dan pengembangan yang lebih baik, tetap menyisakan 1.630 wilayah yang belum memiliki akses listrik. Sementara Kalimantan dan Sulawesi masing-masing memiliki 1.099 dan 799 wilayah yang membutuhkan perbaikan. Menurut data triwulan I 2026, rasio elektrifikasi nasional telah meningkat menjadi 99,83%, dibandingkan 91,16% pada 2016. Namun, untuk mencapai 100% elektrifikasi, Special Plan harus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.

Keberhasilan Special Plan juga tergantung pada koordinasi antarinstansi dan pemerintah daerah. Di beberapa provinsi, rasio elektrifikasi telah mencapai lebih dari 95%, sementara daerah-daerah yang masih tertinggal memerlukan peningkatan lebih besar. Kementerian ESDM menegaskan bahwa program ini mencakup berbagai inisiatif seperti pengembangan jaringan transmisi, pemasangan pembangkit listrik tenaga surya, dan kerja sama dengan swasta untuk mempercepat distribusi energi. Dengan pendekatan yang terpusat pada pengembangan wilayah terpencil, Special Plan diharapkan dapat mengurangi jumlah daerah tanpa akses listrik secara signifikan.

Perluasan akses listrik tidak hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga kebijakan yang progresif. Special Plan mencakup pendanaan khusus, sertifikasi daerah, dan pembangunan proyek energi berbasis masyarakat. Tri Winarno menambahkan bahwa program ini juga memprioritaskan keterlibatan masyarakat lokal, seperti melibatkan perangkat daerah dalam pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur. Tantangan lain yang dihadapi termasuk perubahan iklim dan kesulitan logistik di daerah terpencil, yang memerlukan solusi inovatif dalam Special Plan.

Meski telah mencapai angka yang sangat tinggi, Kementerian ESDM tetap berkomitmen untuk menyempurnakan akses listrik di seluruh Indonesia. Dalam Special Plan, beberapa daerah seperti Bali dan Jakarta telah berhasil mencapai 100% elektrifikasi, tetapi masih ada banyak wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar. Rasio elektrifikasi nasional yang terus meningkat menunjukkan kemajuan signifikan, namun Special Plan tetap menjadi alat utama untuk menjaga kecepatan dan konsistensi perbaikan. Pemerintah menargetkan bahwa dalam beberapa tahun mendatang, seluruh wilayah Indonesia dapat teraliri listrik, terutama melalui Special Plan yang mencakup strategi berbasis teknologi dan keterlibatan masyarakat.

Penerapan Special Plan juga menjadi acuan utama dalam evaluasi kinerja pemerintah di bidang energi. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti investor, komunitas lokal, dan lembaga swadaya masyarakat, program ini diharapkan bisa menghasilkan dampak yang lebih luas. Selain itu, Special Plan membantu mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial akibat akses energi yang tidak merata. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan elektrifikasi nasional, meski masih ada tantangan besar yang harus diatasi. Dengan Special Plan sebagai landasan, Indonesia semakin dekat menuju masyarakat yang terangkat dari keterbatasan akses listrik.

MORE FROM THIS CATEGORY