Video: Gali Potensi 35 Kab/Kota, Jurus Jateng Dongkrak Ekonomi Daerah

2 months ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
1d2c119d-a081-45cf-9597-cb79d1f29329-0

New Policy: Jateng Gali Potensi 35 Kabupaten/Kota untuk Dorong Ekonomi Daerah

Dailynesia.com – Provinsi Jawa Tengah meluncurkan new policy baru sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi daerah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan Pemprov Jateng, serta menggali potensi 35 kabupaten/kota secara maksimal. Dengan fokus pada pemberdayaan lokal, kebijakan ini diharapkan mampu mendorong ekonomi daerah menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan Baru dalam Pengembangan Ekonomi Daerah

Kebijakan new policy ini dirancang dengan pendekatan holistik, yaitu melibatkan seluruh elemen pemerintahan, sektor swasta, dan masyarakat. Dalam wawancara dengan Bunga Cinka di Nation Hub, CNBC Indonesia, Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa upaya ini mencakup pengembangan produk unggulan setiap daerah, penguatan infrastruktur, dan pemerataan akses ke pasar. Dengan pendekatan ini, Jateng berharap menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan beragam, yang tidak hanya memacu pertumbuhan tapi juga menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan.

Salah satu aspek penting dari new policy adalah pemanfaatan sumber daya alam dan kekayaan budaya daerah sebagai basis pertumbuhan. Gubernur Luthfi menekankan bahwa setiap kabupaten/kota memiliki keunggulan komparatif yang harus dijaga dan dikembangkan. Contohnya, kawasan industri di Batang, KEK Kendal, dan Wijayakusuma & Terboyo diperkuat dengan investasi dalam pengembangan infrastruktur pendukung seperti Giant Sea Wall. Proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mempercepat akses ke pelabuhan internasional dan membangun koneksi logistik yang lebih efisien.

Di samping itu, new policy mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan pelatihan kerja. Gubernur Jawa Tengah menyatakan bahwa dengan meningkatkan kompetensi tenaga kerja, daerah-daerah di Jateng bisa lebih mudah menyerap investasi dan menawarkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kebijakan ini juga mengintegrasikan inisiatif pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan koordinasi yang baik dalam pengembangan sektor ekonomi.

Dalam wawancara itu, Gubernur Luthfi juga mengungkapkan bahwa new policy akan berdampak pada peningkatan kapasitas SDM hingga 20% dalam lima tahun ke depan. Pemprov Jateng akan terus berupaya meningkatkan daya saing daerah melalui berbagai inisiatif, termasuk pengelolaan kawasan industri terpadu, pengembangan infrastruktur digital, dan promosi produk lokal di pasar nasional dan internasional.

Langkah pemerintah Jateng ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2029. Kebijakan new policy diharapkan menjadi bagian dari strategi nasional dalam mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Dengan menjadikan 35 kabupaten/kota sebagai pusat pengembangan, Jateng ingin menyeimbangkan pertumbuhan antar wilayah dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

MORE FROM THIS CATEGORY