Prabowo & Diaspora RI Salat Iduladha di KBRI Paris
Dailynesia.com – Pada hari Rabu, 27 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto menghadiri dan memimpin Salat Iduladha tahunan 1447 H di Wisma KBRI Paris, Prancis. (Dok. Tim Media Presiden) Acara yang dihadiri oleh ratusan warga negara Indonesia (WNI) dan komunitas diaspora ini menjadi momen penting untuk memperkuat persatuan dalam merayakan hari raya besar Islam. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Dalam suasana yang hangat, Prabowo berbagi semangat dengan para jemaah yang berkumpul sejak pagi di KBRI Paris untuk mengikuti ibadah ini. (Dok. Tim Media Presiden)
Ibadah yang Membangun Kekompakan
What Happened During – Salat Iduladha yang dipimpin Prabowo berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan rasa hormat, diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. (Dok. Tim Media Presiden) Acara ini tidak hanya menjadi pengingat makna Iduladha, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara Kepala Negara dengan masyarakat Indonesia di luar negeri. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Dalam unggahan Instagramnya, Prabowo menyampaikan bahwa momen tersebut mengingatkan tentang nilai-nilai keikhlasan dan persaudaraan yang mendasari kehidupan beragama. (Dok. Tim Media Presiden)
“Momentum hangat ini menjadi pengingat akan makna keberkahan Iduladha sebagai hari raya yang memperkuat nilai keikhlasan, persaudaraan, dan solidaritas,” tulis Prabowo dalam unggahan Instagramnya.
Momen Iduladha Sebagai Simbol Persatuan
What Happened During – Salat Iduladha di KBRI Paris tidak hanya menjadi perayaan agama, tetapi juga menjadi titik temu antara Prabowo dan masyarakat diaspora Indonesia. (Dok. Tim Media Presiden) Acara ini menunjukkan komitmen Kepala Negara untuk menjaga keakraban dengan warga negara yang tinggal di luar negeri. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Selain itu, momen ini menegaskan peran penting diaspora dalam memperkuat identitas kebangsaan dan keagamaan di tengah tantangan global.
What Happened During – Sebelum ibadah dimulai, Prabowo berinteraksi langsung dengan para jemaah, menyapa, dan berdiskusi tentang kehidupan mereka di Prancis. (Dok. Tim Media Presiden) Beberapa peserta mengungkapkan kebahagiaan mengikuti salat yang dipimpin oleh Presiden. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Ibadah tersebut juga diakhiri dengan makan bersama, di mana Prabowo memberikan sambutan yang penuh semangat untuk menyemangati komunitas Indonesia di luar negeri.
What Happened During – Momen Iduladha di KBRI Paris menjadi simbol kepedulian Prabowo terhadap masyarakat Indonesia yang tinggal di tanah rantau. (Dok. Tim Media Presiden) Ia mengatakan bahwa rasa persatuan yang terbangun dalam acara ini menjadi fondasi untuk menjaga keharmonisan antar komunitas di berbagai negara. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Selain itu, salat ini dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada para jemaah yang merayakan Iduladha di tengah jadwal sibuk.
Reaksi Komunitas Diaspora
What Happened During – Respons positif dari masyarakat diaspora Indonesia terlihat saat acara berlangsung. (Dok. Tim Media Presiden) Banyak peserta menyampaikan apresiasi atas perhatian Prabowo dalam merayakan Iduladha bersama mereka. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Seorang WNI bernama Dian mengatakan, “Iduladha ini memberi kami rasa hangat dan kebanggaan sebagai bagian dari komunitas Indonesia.” (Dok. Tim Media Presiden)
What Happened During – Acara ini juga menjadi ajang promosi budaya Indonesia di Prancis, dengan para jemaah menampilkan pakaian adat dan makanan khas. (Dok. Tim Media Presiden) Dengan kehadiran Prabowo, suasana KBRI Paris semakin dinamis dan penuh makna. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Momen Iduladha ini menegaskan bahwa kebersamaan dalam merayakan hari raya agama adalah bagian penting dari kemitraan antara pemerintah dan masyarakat Indonesia di luar negeri.
What Happened During – Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah era globalisasi. (Dok. Tim Media Presiden) Ia berharap momen Iduladha di KBRI Paris dapat menjadi inspirasi bagi komunitas diaspora lainnya untuk tetap memperkuat ikatan kekeluargaan. (BPMI Setpres/Laily Rachev) Pemimpin negara tersebut menekankan bahwa kebersamaan dalam ibadah seperti ini adalah bentuk kekhidmatan yang tak tergantikan.

