Heboh Prabowo Berkurban Pakai Dana APBN, Ini Penjelasan Lengkap Istana

2 months ago  ·  3 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
wamensetneg-juri-ardiantoro-saat-memberikan-keterangan-pers-terkait-banpres-sapi-dok-sekretariat-negara-1779880923876_169

Key Strategy: Prabowo Kurban Pakai Dana APBN, Penjelasan Lengkap Istana

Dailynesia.com – Dalam rangka memperkuat kebijakan sosial dan menghadirkan manfaat bagi rakyat, Key Strategy menjadi strategi utama pemerintah dalam memastikan akses layanan kurban yang merata. Hal ini terwujud melalui program distribusi sapi kurban yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto menggunakan dana APBN. Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari Key Strategy pemerintah untuk menjangkau masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.

Isu seputar penggunaan dana negara dalam kurban memicu berbagai pertanyaan publik. Juri Ardiantoro menegaskan bahwa Key Strategy ini dilakukan dengan prinsip transparansi dan keadilan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh sejumlah besar warga. “Program Key Strategy ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kurang mendapat perhatian secara langsung,” kata Juri dalam wawancara yang dilakukan di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

“Dengan Key Strategy ini, pemerintah berupaya menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat, baik dari kelompok kecil maupun masyarakat luas. Tujuannya adalah agar ritual kurban tidak hanya menjadi kegiatan pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan nasional,”

Program Key Strategy distribusi sapi kurban dari APBN telah berjalan secara rutin selama beberapa tahun. Dalam 2026, total 1.098 ekor sapi telah disalurkan ke berbagai wilayah Indonesia. Juri menjelaskan bahwa ini merupakan pengulangan mekanisme yang sudah diujicobakan sebelumnya, dengan tujuan meningkatkan keterjangkauan hewan kurban bagi masyarakat yang terdampak ekonomi. “Key Strategy ini bertujuan menyatukan langkah pemerintah dalam memberikan bantuan sosial yang efektif,” tambahnya.

Penjelasan MUI tentang Key Strategy Kurban

Menjawab kekhawatiran mengenai penggunaan dana APBN untuk kurban, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penjelasan bahwa Key Strategy ini sah secara hukum Islam. Profesor KH Asrorun Niam Sholeh, Ketua MUI Bidang Fatwa, menyatakan bahwa pengadaan hewan kurban melalui Baitul Mal modern berupa APBN memiliki dasar yang kuat dalam fiqh.

“Key Strategy distribusi sapi kurban oleh pemerintah tidak bertentangan dengan prinsip keagamaan. Dalam sistem bernegara saat ini, APBN menjadi alat untuk kepentingan umum, termasuk memperkuat kebersamaan masyarakat saat Iduladha,”

MUI menegaskan bahwa Key Strategy ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah sebagai pemimpin negara, mirip dengan peran imam dalam memimpin ritual kurban. “Key Strategy ini juga sesuai dengan Hadis Riwayat Imam Bukhari, yang menyebutkan bahwa pemimpin berhak menggunakan dana negara untuk kurban,” ujar Prof Niam. Hal ini dianggap sebagai upaya memperluas kebahagiaan ritual keagamaan secara merata.

Pengembangan Key Strategy untuk Kepedulian Sosial

Key Strategy distribusi sapi kurban tidak hanya sebagai kebijakan pemerintah, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial. Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa selain bantuan sembako, program Key Strategy ini mencakup distribusi hewan kurban sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam menjangkau masyarakat. “Key Strategy ini memiliki dampak luas, karena masyarakat tidak hanya mendapatkan hewan kurban, tetapi juga kesempatan untuk merayakan Iduladha secara bersama,” katanya.

Key Strategy ini dianggap sebagai langkah inovatif dalam menghadirkan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan menyalurkan sapi kurban secara massal, pemerintah memastikan bahwa warga yang kurang mampu tetap bisa melaksanakan ibadah kurban tanpa hambatan ekonomi. “Dana APBN digunakan sebagai sarana Key Strategy untuk memperkuat keadilan sosial,” tambah Juri.

Kebijakan Key Strategy dalam kurban juga berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peran pemerintah dalam kegiatan keagamaan. Dengan menyalurkan hewan kurban secara langsung, pemerintah memperlihatkan komitmen untuk menjangkau semua lapisan masyarakat. “Key Strategy ini adalah bentuk pembuktian bahwa negara hadir dalam setiap momen kehidupan rakyat,” kata Juri dalam wawancara tersebut.

MORE FROM THIS CATEGORY