Video: BOM Dukung Jamu Naik Kelas & Bersaing di Industri Obat Modern

2 months ago  ·  3 min read
By James Lopez - dailynesia.com
bom-dukung-jamu-naik-kelas-bersaing-di-industri-obat-modern-1779767895020_169

Topics Covered: BOM Dorong Jamu Naik Kelas & Bersaing di Industri Obat Modern

Dailynesia.com – Adalah salah satu tema utama yang mendapat sorotan dalam acara khusus bertajuk “Dari Warisan Budaya Menjadi Industri Jamu Berkelanjutan” yang digelar oleh CNBC Indonesia di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Acara ini menjadi platform penting untuk mendiskusikan strategi transformasi jamu dari produk tradisional menjadi bagian dari industri kesehatan modern yang kompetitif secara global. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengatakan bahwa jamu memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu topics covered dalam upaya memperkuat daya saing sektor farmasi nasional. Dalam sesi diskusi, ia menekankan pentingnya pengembangan standar kualitas, penerapan teknologi, serta kebijakan yang mendukung inovasi dalam produksi jamu.

Warisan Budaya yang Menjadi Tren Global

Jamu, sebagai salah satu topics covered dalam kajian ini, tidak hanya dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, tetapi juga menjadi solusi pengobatan alternatif yang diminati di berbagai belahan dunia. Dengan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, produk ini semakin memperoleh perhatian internasional. Taruna Ikrar menegaskan bahwa transformasi jamu menjadi produk obat modern harus diiringi dengan pengembangan sertifikasi kualitas dan data penelitian yang terukur. “Kita harus memastikan jamu tidak hanya terjaga identitasnya, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pilihan obat modern yang memiliki dasar ilmiah dan daya saing tinggi,” tambahnya.

Menurut Taruna Ikrar, masuknya jamu ke industri obat modern tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi topics covered dalam meningkatkan ekspor bahan baku obat yang berasal dari Indonesia. Keterlibatan BPOM dalam penguasaan regulasi dan standar produksi menjadi kunci untuk memastikan produk jamu bisa bersaing dengan obat-obatan modern dari negara lain.

Kepemimpinan BPOM dalam Pengembangan Jamu

BPOM, sebagai topics covered dalam acara ini, berperan sentral dalam mengawal proses modernisasi jamu. Kepala BPOM menyatakan bahwa lembaga tersebut telah mengambil langkah strategis untuk mendukung produsen jamu mengakses teknologi penelitian dan pengujian klinis. Salah satu upaya utama adalah pengembangan sistem pengawasan yang lebih ketat, termasuk pemantauan efektivitas bahan baku serta keamanan produk. “Kita perlu menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi, sehingga jamu bisa diakui sebagai bagian dari solusi kesehatan modern di Indonesia dan dunia,” imbuhnya.

Dalam diskusi, juga diangkat berbagai topics covered seperti peran pemerintah dalam pengembangan kebijakan, kolaborasi antar sektor, dan pemanfaatan kekayaan alam sebagai sumber bahan baku. Taruna Ikrar menyebutkan bahwa penggunaan teknologi digital dan pengemasan modern adalah kunci untuk memperkuat jamu sebagai produk yang relevan di pasar global. Ia menambahkan bahwa BPOM akan terus berupaya menjadikan jamu sebagai salah satu topics covered dalam perjalanan menuju ekonomi kreatif dan inovasi di sektor kesehatan.

Potensi Ekspor dan Pemasaran Jamu Modern

Sebagai topics covered dalam diskusi ini, potensi ekspor jamu menjadi sorotan utama. Taruna Ikrar mengungkapkan bahwa BPOM telah memprioritaskan penguatan standar ekspor untuk memastikan produk jamu bisa mengakses pasar internasional. Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan keterlibatan produsen jamu dalam ekspor, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang memiliki inovasi obat alami. “Jamu bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikenal dan digunakan di tingkat global,” katanya.

Dalam sesi ini, para peserta diskusi menyebutkan bahwa topics covered seperti pemanfaatan teknologi dan standarisasi produk harus dipadukan dengan strategi pemasaran yang inovatif. Mereka menyoroti pentingnya promosi jamu sebagai obat alternatif yang ramah lingkungan, terjangkau, dan efektif. Taruna Ikrar juga menekankan perlunya edukasi masyarakat agar lebih mengenal manfaat jamu dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. “Transformasi ini memerlukan kolaborasi yang terus-menerus antara lembaga pemerintah, produsen, dan masyarakat untuk memastikan jamu bisa menjadi bagian dari industri obat modern yang berkualitas.”

MORE FROM THIS CATEGORY