Video: Jurus Bikin Jamu & Produk Ekstrak Herbal RI Bersaing di Global

2 months ago  ·  2 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
bpom-bedah-tantangan-industri-jamu-ekstrak-herbal-naik-kelas-1779796839464_169

Video: Strategi Meningkatkan Daya Saing Jamu dan Ekstrak Herbal Indonesia Global

Dailynesia.com – Pada Selasa, 26 Mei 2026, CNBC Indonesia mengadakan acara Health Forum 2026 dengan fokus pada “Transformasi Warisan Budaya Menjadi Industri Jamu Berkelanjutan.” Forum ini menjadi ruang untuk diskusi antara pihak pengatur dan pelaku bisnis, guna memperkuat strategi pengembangan jamu sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Diskusi bertujuan mendorong jamu lebih kompetitif dan relevan dalam industri kesehatan modern.

Tantangan dalam Penguatan Industri Jamu

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Mohamad Kashuri, mengungkapkan beberapa hambatan yang dihadapi industri jamu nasional. Salah satunya adalah masalah regulasi, yang membuat banyak produsen UMKM kesulitan dalam promosi produk. Kashuri juga menyoroti permodalan sebagai kendala utama bagi perusahaan kecil dan menengah untuk berkembang serta masalah produksi dan inovasi yang berkaitan dengan menjaga kualitas Obat Herbal Terstandar (OHT).

“Industri jamu membutuhkan penguatan ekosistem yang mendukung pengembangan ekstrak herbal, termasuk edukasi masyarakat dan pengendalian produk ilegal,” ujar Patrick Kalona, Presiden Direktur PT Phytochemindo Reksa.

Menyambut pendapat BPOM, Patrick Kalona menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha. Ia berharap dukungan ini bisa memperkuat kesadaran masyarakat tentang manfaat jamu sekaligus mendorong pertumbuhan industri bahan alam. Sementara itu, Jony Yuwono, Ketua Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu), menambahkan bahwa pengakuan UNESCO terhadap Budaya Sehat Jamu sebagai warisan budaya takbenda memberikan peluang besar bagi industri jamu.

Dalam 10 tahun terakhir, jumlah perusahaan ekstrak herbal di Indonesia meningkat dari 6 menjadi hampir 22. Angka ini menunjukkan potensi industri bahan alam untuk mengurangi ketergantungan impor obat. Namun, untuk menyaingi negara seperti Tiongkok dan India, Indonesia perlu memperkuat strategi dalam membangun daya saing produknya secara global.

Untuk mempopulerkan jamu di tingkat internasional, pelaku usaha diwajibkan mengembangkan berbagai format produk agar lebih mudah diterima oleh pasar dunia. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta tetap menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas, inovasi, serta kepercayaan konsumen terhadap industri jamu Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY