Penembakan di Area Gedung Putih, Tersangka Meninggal-Begini Profilnya
Dailynesia.com – Pelaku insiden penembakan yang terjadi di dekat Gedung Putih akhirnya tewas setelah dibawa ke rumah sakit. Kejadian berlangsung pada malam hari Sabtu, 23 Mei 2026, saat pihak Secret Service sedang berkelahi dengan individu tersebut.
Titik Peristiwa dan Keadaan Presiden
Insiden terjadi di pos pemeriksaan keamanan yang berada di persimpangan antara Jalan 17th Street dan Pennsylvania Avenue. Lokasi ini hanya beberapa langkah dari kawasan Gedung Putih, tempat Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang berada pada saat kejadian.
“Seorang individu mendekati pos pemeriksaan di 17th Street dan Pennsylvania Avenue dekat Gedung Putih, mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak ke arah petugas,” demikian pernyataan Secret Service.
Setelah mengalami pertukaran tembakan, petugas langsung melumpuhkan pelaku di tempat kejadian. Tersangka kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.
Korban Warga Sipil dan Penyelidikan
Dalam kejadian tersebut, seorang warga sipil juga terkena tembakan. Meski begitu, tingkat keparahan luka korban belum diketahui secara pasti. Selain itu, Secret Service menyatakan bahwa identitas pelaku yang mengenai warga tersebut masih belum jelas.
“Seorang saksi juga terkena tembakan, namun belum jelas tingkat luka yang dialaminya,” kata pernyataan dari pihak penegak hukum.
Seorang pejabat dari otoritas keamanan mengungkapkan bahwa tersangka sebelumnya sudah diidentifikasi sebagai seseorang yang memiliki gangguan emosional. Ia juga diberi perintah untuk menjaga jarak dari area tertentu sebelumnya.
Karena kejadian berlangsung sangat dekat dengan kompleks kepresidenan AS, Secret Service memastikan bahwa tidak ada personel mereka yang mengalami cedera. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan latar belakang peristiwa tersebut.

