Ini Cara RI Jaga Inflasi di Bawah 3,5% Sampai 2027 Saat Dunia Kacau

3 months ago  ·  2 min read
By David Williams - dailynesia.com
27908b7d-b303-44fb-8903-7e92ee27f8a7_169

Special Plan: Cara Indonesia Kendalikan Inflasi di Bawah 3,5% Hingga 2027 Saat Dunia Kacau

Dailynesia.com – Dalam rangka memastikan stabilitas ekonomi, Pemerintah Indonesia mengumumkan penerapan Special Plan sebagai strategi utama untuk menjaga inflasi tetap di bawah 3,5% hingga 2027. Hal ini dilakukan di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang memberi tekanan terhadap harga energi dan komoditas utama.

“Kebijakan moneter tahun 2027 diarahkan untuk menjaga inflasi dalam rentang sasaran 2,5±1,0 persen,” diungkapkan dalam dokumen Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang dikeluarkan oleh Kementerian PPN/Bappenas, Jumat (8/5/2026). Special Plan ini mencakup berbagai instrumen kebijakan yang disusun secara terpadu untuk mengurangi dampak inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat.

Empat Strategi Utama dalam Special Plan

Untuk mencapai target inflasi yang dibakukan, Special Plan menyasar empat agenda kunci. Pertama, pemerintah fokus pada pengaturan pasokan dan harga dengan program bantuan pangan, gerakan akses harga murah, serta evaluasi terhadap komoditas pangan yang harganya tertinggi. Agenda ini bertujuan mengurangi tekanan harga di pasar lokal.

Kedua, peningkatan produksi dalam negeri menjadi prioritas melalui pengembangan kawasan pertanian, dukungan infrastruktur produksi, dan penguatan cadangan pangan di tingkat provinsi serta daerah. Dengan meningkatkan kapasitas produksi, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat ketahanan ekonomi.

Ketiga, Special Plan menekankan kelancaran distribusi melalui penguatan konektivitas antar wilayah serta ekspansi kerja sama lintas daerah. Ini memastikan aliran barang yang stabil, mengurangi risiko peningkatan harga akibat gangguan rantai pasok.

Keempat, pengembangan kualitas data pangan dan integrasi informasi akan menjadi pilar penting dalam Special Plan. Dengan memperbaiki sistem pemantauan harga dan koordinasi kebijakan, pemerintah dapat merespons perubahan dinamis secara cepat dan efektif.

Pengaruh Geopolitik Global terhadap Harga

Konflik di Timur Tengah, khususnya antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, telah berdampak signifikan pada pasar global. Pada pertengahan April 2026, harga minyak mentah mencapai US$100 per barel, naik 76,43% secara tahunan. Special Plan dirancang untuk mengurangi risiko peningkatan inflasi akibat fluktuasi harga energi ini.

Dalam konteks Special Plan, dua komoditas utama ekspor Indonesia—batubara dan crude palm oil (CPO)—mengalami kenaikan harga masing-masing 23,95% dan 12,98% sepanjang tahun 2026. Kenaikan ini memperkuat kebutuhan pemerintah untuk memperketat pengawasan harga impor dan memastikan ketersediaan pasokan domestik.

Tujuan inflasi di bawah 3,5% hingga 2027 menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi berkisar antara 5,9% hingga 7,5% sesuai RKP 2027. Special Plan diharapkan bisa mengimbangi tekanan dari ketidakstabilan eksternal, sambil tetap memberi ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter yang tepat.

MORE FROM THIS CATEGORY