Jogja Financial Festival 2026 Dimulai, Main Agenda Jadi Fokus Utama
Dailynesia.com – Perhelatan Jogja Financial Festival (JFF) 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) pada hari pertama, Jumat 22 Mei 2026, menjadi bukti nyata keberhasilan Main Agenda dalam menarik minat publik, terutama dari kalangan muda. Ribuan peserta memadati area acara sejak pagi hari, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap festival yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan ekonomi masyarakat. Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, mengatakan Main Agenda di JFF 2026 dirancang untuk memberikan solusi praktis dalam menghadirkan pendekatan baru bagi pengelolaan keuangan secara inklusif dan inovatif.
Strategi Inklusif dalam Main Agenda
Main Agenda di JFF 2026 menggabungkan berbagai inisiatif yang menjangkau berbagai segmen masyarakat. Dalam pidatonya, Anggito menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya berfokus pada pameran, tetapi juga menyediakan ruang diskusi untuk pihak-pihak kunci seperti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung. “Main Agenda bertujuan menyelaraskan kebijakan, budaya, ilmu, dan teknologi dalam membentuk kebiasaan keuangan yang sehat bagi masyarakat,” tambahnya. Acara ini juga melibatkan perusahaan-perusahaan besar, seperti Bank Mandiri, BRI, dan BSI, yang memberikan materi edukasi finansial secara menyeluruh.
Sebagai bagian dari Main Agenda, JFF 2026 menyediakan serangkaian sesi kelas edukasi dan workshop yang dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang. Materi yang dibahas mencakup manajemen uang pribadi, investasi, serta keuangan keluarga. Keberagaman peserta yang hadir, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, menjadikan JFF 2026 sebagai pemicu kolaborasi nasional dalam membangun kesadaran keuangan yang lebih luas. Anggito menegaskan bahwa Main Agenda ini berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama melalui kegiatan yang menarik dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Festival yang Menggabungkan Edukasi dan Hiburan
Salah satu daya tarik utama JFF 2026 adalah integrasi antara edukasi finansial dan kegiatan hiburan. Peserta tidak hanya mendapat pengetahuan tentang manajemen keuangan, tetapi juga bisa menikmati pertunjukan musik dan komedi yang menemani suasana festival. Di hari pertama, konser oleh Juicy Lucy dan Ari Lasso menjadi highlight yang memperkaya pengalaman peserta. “Main Agenda tidak hanya tentang pelajaran, tetapi juga tentang pengalaman yang menyenangkan dan menginspirasi,” kata Anggito. Festival ini juga menghadirkan diskusi panel yang berfokus pada inovasi keuangan, digitalisasi, dan peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
Peserta JFF 2026 diberikan peluang untuk berinteraksi langsung dengan para pembicara dan pelaku industri. Materi yang disampaikan dirancang agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Main Agenda juga melibatkan kerja sama dengan komunitas kreatif, UMKM, dan media digital untuk memastikan pendekatan yang lebih relevan dan inklusif. Menurut Anggito, Main Agenda ini diharapkan menjadi pemicu perubahan dalam pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan keuangan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Kegiatan Lain yang Mendukung Main Agenda
Di samping edukasi dan hiburan, JFF 2026 juga menyediakan berbagai kegiatan yang mendukung Main Agenda, seperti Jogja Run D-City yang diadakan pada hari pertama. Acara ini menjadi platform untuk mengajak peserta mengapresiasi lingkungan sekaligus mempromosikan kesehatan finansial secara holistik. “Main Agenda tidak hanya mengajarkan cara berkeuangan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat secara fisik dan mental,” jelas Anggito. Selain itu, donasi yang terkumpul dari acara akan dialokasikan untuk program beasiswa, yang sejalan dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pendidikan.
Acara ini juga menampilkan pembicara internasional yang memberikan perspektif global tentang perkembangan sektor keuangan. Para ahli dari berbagai negara memberikan saran tentang teknologi finansial, kebijakan moneter, dan cara meningkatkan literasi keuangan di tengah dinamika pasar yang cepat berubah. Dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dan berbagai inisiatif yang terpadu, Main Agenda di JFF 2026 menunjukkan komitmen untuk membangun budaya keuangan yang tangguh di Indonesia. Dengan berbagai program yang disusun, festival ini diharapkan menjadi referensi bagi kegiatan serupa di masa depan.

