Area CFD Jakarta Diperluas hingga Rasuna Said, Mulai Jam 05.30 WIB

3 months ago  ·  3 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
suasana-bundaran-hi-saat-cfd-1761725481978_169

New Policy: CFD Jakarta Diperluas hingga Rasuna Said, Mulai Jam 05.30 WIB

Dailynesia.com – Sebagai bagian dari New Policy terbaru, Pemerintah DKI Jakarta mengumumkan perluasan area Car Free Day (CFD) yang sekarang mencakup Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan. Perubahan ini dilakukan untuk memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat beraktivitas sehat di pagi hari. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga dan mengurangi kemacetan di kawasan pusat kota. CFD akan dimulai pukul 05.30 WIB, lebih awal dibandingkan sebelumnya, dan berlaku mulai 1 Juni 2026.

“Kami merancang New Policy ini agar warga Jakarta bisa menikmati udara segar dan ruang terbuka untuk olahraga sejak pagi hari,” ungkap Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Perluasan area CFD menjadi fokus utama dalam New Policy, yang menunjukkan komitmen Pemprov DKI untuk memperbaiki sistem transportasi dan kehidupan berkelanjutan. Selain memberikan ruang lebih bagi masyarakat, kebijakan ini juga bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di kawasan inti kota. Gubernur menekankan bahwa New Policy ini akan berdampak signifikan pada pola lalu lintas dan ekosistem kota yang lebih hijau.

“Dengan New Policy ini, CFD Sudirman-Thamrin juga akan dimulai pukul 05.30 pagi. Kami ingin menjamin aksesibilitas bagi seluruh warga Jakarta,” terang Pramono.

Rekayasa Lalu Lintas

Pelaksanaan New Policy diiringi dengan penyesuaian rencana jalan alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor. Dishub DKI Jakarta telah merancang enam jalur terpadu yang berlaku mulai 1 Juni 2026. Berikut penjelasan rincinya:

– Arus dari timur (Manggarai) ke barat (Tanah Abang/Karet) dialihkan melalui Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, dan seterusnya.

– Arus dari timur (Kampung Melayu) ke barat (Tanah Abang/Karet) menggunakan rute Jalan Raya Casablanca-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan KH Mas Mansyur, dan seterusnya.

– Arus dari barat (Tanah Abang/Karet) ke timur (Manggarai) dialihkan melalui Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Sultan Agung, dan seterusnya.

– Arus dari barat (Tanah Abang/Karet) ke timur (Kampung Melayu) menggunakan rute Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan Raya Casablanca, dan seterusnya.

– Arus dari utara (Menteng) ke selatan (Kuningan) diarahkan melalui Jalan Galunggung-Jalan Gembira-Jalan Kuningan Persada-Jalan Kuningan Mulya-Jalan Achmad Bakrie Barat-Jalan Casablanca, dan seterusnya.

– Arus dari selatan (Kuningan) ke utara (Menteng) dialihkan melalui Jalan Prof Dr Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setiabudi-Jalan Setiabudi Utara Raya-Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung, dan seterusnya.

Kapasitas Parkir

Sebagai bagian dari New Policy, Pemprov DKI Jakarta juga meningkatkan fasilitas parkir di sekitar lokasi CFD. Total kapasitas parkir mencapai 3.687 Satuan Ruang Parkir (SRP) yang terbagi di empat titik utama:

– Pasar Festival dan GOR Soemantri memiliki kapasitas 305 mobil serta 437 motor.

– Kawasan Rasuna Epicentrum menyediakan 850 mobil dan 685 motor.

– Setiabudi One memiliki kapasitas 310 mobil serta 450 motor.

– Gedung Nyi Ageng Serang menyediakan 215 mobil dan 435 motor.

Dengan New Policy ini, pemerintah berharap pengguna jalan dapat lebih mudah menemukan tempat parkir yang nyaman. Sementara itu, fasilitas tersebut juga dirancang untuk mendukung kegiatan ekonomi lokal dan aksesibilitas bagi pengunjung acara CFD.

MORE FROM THIS CATEGORY