Bupati Blora Sidak Pasar Pon Jelang Idul Adha

3 months ago  ·  3 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
76d700e8-3555-433f-b9e8-80ee39ffc895-0

Bupati Blora Sidak Pasar Pon Jelang Idul Adha

Dailynesia.com – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, melakukan important visit ke Pasar Pon Blora pada Sabtu (16/5) untuk meninjau kesiapan pasar menjelang perayaan Idul Adha 1447 H. Bersama tim dari Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, serta petugas kesehatan hewan, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Important visit ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan kualitas hewan qurban yang tersedia di Pasar Pon, yang merupakan pusat perdagangan ternak utama di wilayah tersebut. Aktivitas jual beli hewan kurban saat ini semakin intens, dengan transaksi sapi dan kerbau mencapai puluhan miliar rupiah per hari. Pasar Pon menjadi sentral ekonomi lokal, menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar seiring peningkatan permintaan untuk hewan qurban menjelang hari raya.

Proses Pemeriksaan dan Peningkatan Kualitas Pasar

Dalam important visitnya, Bupati Arief memastikan bahwa lantai pasar telah diperbaiki untuk mencegah kecelakaan akibat licin. Usulan memaving lantai pasar yang diajukan oleh para pedagang turut diperhatikan, sebab kondisi fisik pasar sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan hewan ternak. Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengelolaan pasar yang terstruktur untuk mengoptimalkan kapasitas tempat.

“Selama important visit ini, kami fokus pada peningkatan kualitas layanan pasar dan pemeriksaan hewan. Pasar Pon akan menjadi lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli, serta menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit menular,” jelas Arief Rohman saat melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengecek ketersediaan air, tempat sampah, dan fasilitas umum. Bupati juga menyoroti kebutuhan pengawasan terhadap harga yang kompetitif agar masyarakat tidak dirugikan. “Kami ingin pasar tetap jadi tempat yang transparan, jadi important visit ini juga untuk memastikan tidak ada praktik monopoli atau penipuan,” tambahnya.

Deteksi PMK dan Penyemprotan Disinfektan

Selama important visit, petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan fisik terhadap setiap hewan yang diperdagangkan. Setiap sapi dan kerbau mendapatkan penyemprotan disinfektan, serta pengecekan kondisi mata, mulut, dan kulit. Langkah ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini masih menjadi ancaman bagi ternak.

“Dengan pemeriksaan rutin dan penyemprotan disinfektan, kita bisa memastikan hewan kurban yang dijual layak dikurbankan. Important visit ini juga memberi ruang bagi pedagang untuk berkoordinasi langsung dengan tim kesehatan,” ujar Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora, Rasmiyana, yang turut hadir.

Pemeriksaan dilakukan secara intensif karena peningkatan volume hewan yang masuk ke Pasar Pon. Selain itu, ada kewajiban pembelian surat keterangan kesehatan dari petugas resmi. Bupati menekankan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk qurban yang dijual di pasar tersebut.

Kepala Dinas DP4 Blora, Lilik Setyawan, SP, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan hewan kurban yang berkualitas. “Pasar Pon harus tetap menjadi tempat yang terpercaya, jadi important visit ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terus-menerus,” katanya. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang menyusun skema peningkatan fasilitas pasar untuk menghadapi lonjakan pembelian menjelang Idul Adha.

Pembelian hewan kurban di Pasar Pon juga mendapat dukungan dari masyarakat lokal. Pedagang menyambut baik kehadiran Bupati dan tim kesehatan hewan, karena langkah ini meningkatkan kredibilitas pasar. Sejumlah warga menyatakan bahwa keberadaan important visit memberi rasa aman dan memperkuat kepercayaan terhadap kebersihan dan kualitas hewan yang dijual.

MORE FROM THIS CATEGORY