Didorong Danantara Untuk IPO, Ini Kata Bos Pegadaian

2 hours ago  ·  3 min read
By James Lopez - dailynesia.com
pegadaian-1756789199443_169

Pegadaian Siap Melantai di BEI, Waktu IPO Tergantung Kondisi Pasar

Dailynesia.com – PT Pegadaian tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini sejalan dengan arahan dari Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) yang menjadi pengendali perusahaan tersebut.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan terus menunjukkan kinerja positif dan siap menjalankan setiap arahan yang diberikan oleh Danantara.

Alhamdulillah kinerja Pegadaian tumbuh terus dan bagus. Kami selalu siap menjalankan arahan dari Danantara.

Meskipun demikian, Damar belum memberikan kepastian mengenai jadwal pasti pelaksanaan IPO. Ia hanya menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti seluruh proses yang sedang berjalan.

Analisis Pasar: Prospek Positif dengan Pertimbangan Timing

Para pengamat pasar modal memberikan respons positif terhadap wacana IPO Pegadaian. Namun, mereka sepakat bahwa perusahaan tidak bisa segera melantai di BEI mengingat kondisi pasar yang belum sepenuhnya kondusif.

Elandry Pratama, seorang pengamat pasar modal, menilai bahwa wacana IPO Pegadaian cukup menarik. Secara fundamental, perusahaan memiliki bisnis yang kuat dan defensif dengan merek yang dikenal luas di masyarakat. Selain itu, jaringan distribusi yang luas serta basis nasabah yang besar menjadi nilai tambah penting.

Selain itu, investor nantinya perlu melihat kewajaran valuasi dibandingkan prospek pertumbuhan dan emiten sektor keuangan lainnya.

Elandry menambahkan bahwa timing ideal untuk IPO adalah ketika kondisi pasar lebih stabil, likuiditas meningkat, dan risk appetite investor kembali membaik. Dengan sentimen pasar yang positif, peluang mendapatkan valuasi optimal akan lebih besar.

Kinerja Keuangan dan Bisnis Bullion Mendukung

Ekky Topan dari Infovesta Kapital Advisori juga memberikan pandangan positif terhadap prospek IPO Pegadaian. Ia menyoroti model bisnis yang relatif defensif karena sebagian besar pembiayaan dijamin oleh agunan likuid, terutama emas.

Posisi kompetitif Pegadaian juga sangat kuat dengan pangsa pasar sekitar 80 persen dan basis nasabah mencapai 19 juta orang. Sinergi dengan BRI dan PNM dalam Holding Ultra Mikro dinilai dapat memperluas basis nasabah serta meningkatkan efisiensi pendanaan.

Kinerja keuangan Pegadaian hingga April 2026 menunjukkan pertumbuhan signifikan. Aset perusahaan mencapai Rp183,8 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 56 persen. Outstanding loan naik 58,8 persen menjadi Rp153,6 triliun, sementara laba bersih tumbuh 87,2 persen menjadi Rp4,38 triliun.

Ekky juga menyoroti potensi bisnis bullion sebagai sumber pertumbuhan baru. Pegadaian telah memiliki basis nasabah, jaringan penyimpanan emas, pengalaman penaksiran, serta aliran emas dari bisnis gadai. Bisnis ini berpotensi dikembangkan melalui tabungan emas, deposito emas, perdagangan emas, penitipan, dan pembiayaan berbasis emas.

Valuasi dan Struktur Penawaran Menjadi Kunci

Keberhasilan IPO Pegadaian tidak hanya bergantung pada kondisi pasar, tetapi juga pada valuasi dan struktur penawaran. Investor akan memperhatikan apakah dana IPO digunakan untuk memperkuat modal dan mendanai ekspansi, atau sebagian besar berupa pelepasan saham pemegang saham lama.

Porsi free float, kebijakan dividen, hubungan dengan BRI sebagai induk, serta perlindungan terhadap pemegang saham minoritas juga menjadi perhatian utama investor.

Untuk waktu pelaksanaan, Ekky berpendapat bahwa IPO Pegadaian tidak perlu dipaksakan pada tahun 2026. Kondisi pasar yang masih menantang dan kecenderungan investor asing mengurangi eksposur terhadap saham Indonesia membuat tahun 2027 menjadi waktu yang lebih ideal. Hal ini memungkinkan pasar untuk melihat laporan keuangan penuh 2026 serta keberlanjutan pertumbuhan pembiayaan, kualitas aset, dan kontribusi bisnis bullion.

Sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, telah menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan didorong untuk menjadi perusahaan publik dalam waktu dekat. PT Pegadaian termasuk dalam daftar perusahaan tersebut.

Frequently Asked Questions

What is Didorong Danantara Untuk IPO Ini Kata?

Didorong Danantara Untuk IPO Ini Kata is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Didorong Danantara Untuk IPO Ini Kata matter?

Didorong Danantara Untuk IPO Ini Kata matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY