Bodong! Ada 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Sudaryono Bakal Bertindak

3 hours ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
makan-bergizi-gratis-mbg-cnbc-indonesiafiasal-rahman-1775372467831_169

Verifikasi Data MBG Ungkap Enam Juta Catatan Ganda, Sudaryono Siap Tindak Lanjuti

Dailynesia.com – Temuan mengejutkan muncul dalam pemutakhiran data penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bodong Ada 6 Juta Data yang tercatat ganda dalam sistem nasional. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah melakukan verifikasi intensif untuk memastikan akurasi data sebelum program dimulai tahun depan. Estimasi sementara menunjukkan jumlah penerima manfaat akan berada di kisaran 63 juta orang setelah proses penyaringan selesai.

Penurunan jumlah penerima dari angka awal bukan berarti adanya pemotongan program. Sudaryono menekankan bahwa hal ini justru mencerminkan keberhasilan upaya penyaringan data yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Proses ini bertujuan menghilangkan duplikasi identitas yang selama ini terjadi dalam sistem pendataan nasional.

Misalnya, ada anak didata di MTS (Madrasah Tsanawiyah) tapi dia juga adalah santri pondok pesantren, atau dia SMP di dalam pondok, dihitung di data Kemendikdasmen sebagai siswa, kemudian dia juga tercatat sebagai santri di pondok pesantren. Nah itu ada yang ganda, kita rapikan itu semua,

Ungkapan tersebut disampaikan Sudaryono saat ditemui usai Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Bidang Pangan pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas strategi koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan masalah duplikasi data yang menghambat efektivitas program MBG.

Strategi Koordinasi Lintas Kementerian dalam Verifikasi

Sudaryono menegaskan bahwa verifikasi data tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Pihaknya bekerja sama erat dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau BKKBN, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Agama. Kolaborasi ini memastikan setiap calon penerima manfaat diverifikasi dari berbagai perspektif untuk menghilangkan kasus penerima manfaat ganda.

Rapat hari ini memastikan semua sistem data dari banyak kementerian, ini kita datanya saling ngobrol gitu, sehingga kita betul-betul menemukan sebetulnya tuh tidak ada double identitas gitu,

Mengenai jumlah data ganda yang teridentifikasi, Sudaryono menyebutkan angka tersebut mencapai sekitar enam juta catatan yang masih dalam tahap verifikasi intensif. Proses penyisiran ini memerlukan waktu hingga dua bulan untuk memastikan tidak ada lagi duplikasi yang terlewatkan.

Jumlahnya ada sekitar 6 juta, kita sisir,

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang dikenal sebagai Zulhas, menyampaikan bahwa target sementara penerima manfaat MBG untuk tahun depan diperkirakan mencapai 63 juta orang. Angka ini masih bersifat provisional karena proses pemadanan data belum sepenuhnya rampung. Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan verifikasi sebelum program benar-benar dimulai.

Penerima manfaat kira-kira 63 juta orang ya. Itu setelah refocusing… Iya, setelah refocusing.. tapi ini masih sementara ya, karena data final itu kan kita perlu waktu sampai 2 bulan ya. Tapi hari ini sudah dapat angka kira-kira 63 juta orang, tapi masih plus minus,

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Verifikasi Data MBG

Berapa lama proses verifikasi data MBG berlangsung?

Proses verifikasi data diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk memastikan tidak ada duplikasi identitas yang terlewatkan dalam sistem pendataan nasional.

Apa yang menyebabkan munculnya data ganda dalam sistem MBG?

Data ganda muncul karena adanya individu yang tercatat di berbagai sistem secara bersamaan, seperti siswa yang juga tercatat sebagai santri pondok pesantren dalam sistem yang berbeda.

Apakah jumlah penerima MBG akan berkurang setelah verifikasi?

Ya, jumlah penerima akan berkurang dari estimasi awal karena adanya penyaringan data yang menghilangkan duplikasi identitas dalam sistem pendataan.

Kementerian apa saja yang terlibat dalam verifikasi data MBG?

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, BKKBN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama merupakan kementerian utama yang terlibat dalam proses verifikasi data MBG.

Pemerintah menjamin bahwa proses pemadanan data calon penerima manfaat dilakukan dengan cermat agar program MBG benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi duplikasi identitas dalam pendataan. Dengan adanya upaya ini, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjangkau penerima yang tepat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

MORE FROM THIS CATEGORY