Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat Jadi Gubernur BI

3 hours ago  ·  4 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
coffe-morning-cnbc-indonesia-berjudul-kupas-tuntas-aturan-penyeragaman-kemasan-produk-tembakau-1783565508758_169

Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat untuk Kepemimpinan Bank Indonesia

Dailynesia.com – Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, baru-baru ini mengungkapkan pandangan mendalam mengenai profil ideal calon Gubernur Bank Indonesia. Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat untuk mengisi posisi strategis tersebut yang kini sedang kosong. Jabatan ini menjadi terbuka setelah Perry Warjiyo secara resmi mengundurkan diri pada 25 Juli 2026 lalu, meninggalkan kekosongan yang perlu segera diisi oleh sosok kompeten.

Menurut anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini, kriteria utama bagi calon gubernur BI adalah kemampuan mengimplementasikan seluruh amanat yang tertuang dalam Undang-Undang BI serta UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau yang lebih dikenal sebagai UU P2SK. Kedua regulasi ini menjadi fondasi penting bagi operasional bank sentral di era baru.

“Mandat itu jelas disebutkan, contoh mandat terbaru adalah di mana bank sentral itu mempunyai tanggung jawab dalam rangka menjaga stabilisasi sistem keuangan. Dia juga mempunyai tanggung jawab untuk melakukan upaya peningkatan pertumbuhan, menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Misbakhun dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (6/8/2026).

Sinergi Fiskal-Moneter Menuju Pertumbuhan 8 Persen

Misbakhun menekankan bahwa pemahaman mendalam terhadap kedua undang-undang tersebut sangat krusial bagi pimpinan BI. Hal ini diperlukan agar sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat terus berjalan optimal bersama pemerintah. Koordinasi kedua kebijakan tersebut berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi Indonesia menuju visi pertumbuhan sebesar delapan persen.

Koordinator Komisi XI DPR RI ini menjelaskan bahwa kebijakan fiskal dan moneter harus bergerak dalam satu arah yang sama. Tanpa keselarasan ini, target pertumbuhan ekonomi nasional bisa terhambat. Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat dengan menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menjembatani kedua kebijakan tersebut.

“Jadi engine fiscal policy dan monetary policy itu berada dalam satu trajektori yang sama untuk menuju ke pertumbuhan 8% ini,” ucap Misbakhun.

Kolaborasi dengan KSSK dan Operasi Moneter Modern

Selain berkoordinasi dengan pemerintah, sinergi juga harus diperkuat dengan Komite Stabilisasi Sistem Keuangan (KSSK). Keanggotaan KSSK meliputi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Lembaga Penjamin Simpanan. Harapannya, kolaborasi antarlembaga ini dapat mewujudkan tujuan konstitusi negara, yaitu tercapainya kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Misbakhun juga menyoroti pentingnya operasi moneter yang mampu menstimulasi ekonomi. Langkah tersebut mencakup penyediaan likuiditas yang dapat diserap oleh perekonomian, mendorong investasi, serta membuka peluang kerja baru. Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat dengan menekankan bahwa operasi moneter harus memberikan dampak langsung terhadap sektor riil.

“Tujuannya semua lembaga negara yang ada itu adalah konstitusi, mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat bisa dicapai dengan apa? Ya salah satunya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.”

Lebih lanjut, anggota DPR RI ini menjelaskan bahwa perbankan harus merasa dibantu oleh bank sentral, bukan sebaliknya. Perbankan tidak boleh merasa bahwa dananya diambil di GWM, kemudian dari GWM itu dikelola oleh bank sentral untuk kemudian dijadikan instrumen kebijakan moneter. Pendekatan yang lebih kolaboratif diperlukan untuk menciptakan ekosistem perbankan yang sehat.

“Operasi-operasi moneter kita adalah operasi moneter yang bagaimana memberikan dampak penguatan terhadap sektor riil. Perbankan merasa dibantu, bukan perbankan yang merasa bahwa dananya diambil di GWM, kemudian dari GWM itu dikelola oleh bank sentral untuk kemudian dijadikan instrumen kebijakan moneter,” tegas Misbakhun.

Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan

Sebagai penutup, Misbakhun menambahkan bahwa diperlukan kebijakan-kebijakan baru yang lebih modern untuk menjawab tantangan ekonomi ke depan. Era digital dan transformasi ekonomi global menuntut bank sentral untuk beradaptasi dengan cepat. Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat dengan menekankan pentingnya inovasi dalam setiap kebijakan yang diambil.

“Nah, kebijakan-kebijakan yang lebih baru, lebih modern itu harus dibuat,” lanjutnya.

Dengan demikian, proses pencarian gubernur BI baru tidak hanya melihat dari segi pengalaman, tetapi juga kemampuan untuk mengimplementasikan visi dan misi bank sentral di era modern. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan lebih lanjut melalui CNBC Indonesia untuk informasi terkini seputar kepemimpinan bank sentral Indonesia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Calon Gubernur BI

Kapan Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri? Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026.

Apa saja kriteria utama yang disebutkan Misbakhun? Kriteria utama meliputi kemampuan mengimplementasikan UU BI dan UU P2SK, serta kemampuan membangun sinergi fiskal-moneter untuk pertumbuhan ekonomi.

Siapa saja anggota KSSK? Anggota KSSK meliputi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Berapa target pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai? Target pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai Indonesia adalah sebesar delapan persen.

Bagaimana peran operasi moneter dalam ekonomi? Operasi moneter berfungsi untuk menyediakan likuiditas, mendorong investasi, dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

MORE FROM THIS CATEGORY