Kepala BRIN Ungkap Permintaan Prabowo Soal BBM B100-E100 Buat RI

2 hours ago  ·  3 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
rektor-ipb-university-arif-satria-di-istana-kepresidenan-jakarta-pusat-senin-10112025-1762760175703_169

BRIN Siap Kaji Implementasi BBM B100 dan E100 Atas Instruksi Presiden Prabowo

Dailynesia.com – Jakarta — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat khusus untuk meneliti konsekuensi penerapan biodisel campuran berbasis nabati dalam rentang 60 hingga 100 persen. Selain itu, lembaga riset tersebut juga ditugasi menganalisis kemungkinan pencampuran bensin dengan etanol mencapai 30 hingga 100 persen.

Menurut Arif, instruksi ini disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri 150 peneliti BRIN bersama Presiden Prabowo pada Kamis, 6 Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa BRIN diminta melakukan kajian komprehensif mengenai kebijakan energi nasional.

“Nah kemudian juga kembali soal energi tadi, kita diminta untuk mengkaji apa implikasi kalau kita terapkan B60, apa implikasi kalau kita terapkan B100, kemudian bagaimana kalau E30 ya karena Brazil sudah sampai E100. Jadi BRIN diminta untuk mengkaji secara holistik policy terkait dengan energi ini,” kata Arif.

Status Implementasi Saat Ini

Hingga saat ini, program bensin campuran bahan nabati baru mencapai tingkat B50 untuk jenis solar. Sementara itu, untuk bahan bakar bensin, pencampuran etanol masih berada di level 5 persen.

Minat Presiden terhadap Teknologi Pengolahan Sampah

Dalam kesempatan tersebut, Arif menyebutkan bahwa Presiden Prabowo menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap berbagai inovasi yang dipamerkan, khususnya solusi penanganan limbah. Salah satunya adalah Lahsamor, sebuah alat pengolah sampah organik, serta teknologi pirolisis yang dapat menghasilkan energi bagi para nelayan.

“Teknologi ini sudah diterapkan di 80 titik. Kemudian juga ada teknologi PSEL yang skala besar 100 ton per day, ada juga yang 50 ton per day, dan ada banyak variasi teknologi sampah ini,” jelasnya.

Teknologi ANG dan Hemat Anggaran Negara

Di bidang energi, perhatian Presiden juga tertuju pada teknologi Absorbed Natural Gas (ANG). Sistem ini mampu menyimpan gas CNG dengan tekanan mencapai 30 bar dalam tabung khusus. Arif mengklaim bahwa penerapan teknologi ini berpotensi menghemat keuangan negara hingga Rp 26 triliun setiap tahunnya.

“Kalau ini diterapkan maka bisa menghemat Rp26 triliun per tahun terkait dengan energi ini. Nah ini riset terus kita lakukan, ini sedang kita uji coba, mohon doanya kalau ini bisa kita kembangkan lebih jauh ini akan menjadi revolusi energi di Indonesia,” tuturnya.

Inovasi Genteng Ramah Lingkungan dan Pesawat Amfibi

Presiden juga memperhatikan inovasi genteng yang ramah lingkungan dan diproduksi secara mandiri. Ia menawarkan produk genteng buatan BRIN yang berbahan dasar limbah kelapa sawit maupun kelapa.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti hasil pengembangan pesawat amfibi N-219 yang merupakan kolaborasi antara PTDI dan BRIN. Keunggulan pesawat ini terletak pada kemampuannya menggunakan air sebagai landasan untuk lepas landas dan mendarat, sehingga tidak memerlukan investasi besar untuk runway konvensional.

“Karena dengan pesawat amfibi maka tidak diperlukan investasi untuk runway, karena kita menggunakan air sebagai tempat pendaratan dan untuk landas terbang itu,” tuturnya.

Frequently Asked Questions

What is Kepala BRIN Ungkap Permintaan Prabowo Soal?

Kepala BRIN Ungkap Permintaan Prabowo Soal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kepala BRIN Ungkap Permintaan Prabowo Soal matter?

Kepala BRIN Ungkap Permintaan Prabowo Soal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY