Sidak Bulog di Ritel Modern: Pastikan Beras Premium Tetap Tersedia
Dailynesia.com – Perum Bulog memastikan pasokan beras premium pemerintah tidak akan mengalami kekosongan di toko-toko modern. Langkah ini diambil setelah sekitar 40 merek beras fortifikasi ditarik dari pasaran karena tidak memenuhi komposisi yang ditetapkan berdasarkan hasil pengujian laboratorium. Heboh Beras Fortifikasi Abal abal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk menjaga ketersediaan produk sekaligus menjamin masyarakat mendapatkan beras premium sesuai harga yang diatur.
Aksi Sidak Serentak di Kota-Kota Besar
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa seluruh jajarannya telah diperintahkan untuk memastikan beras premium tersedia di ritel modern. Ia menambahkan bahwa inspeksi mendadak dilakukan sejak pagi hingga malam hari di berbagai lokasi strategis.
Ya kami sudah perintahkan seluruh jajaran di kota-kota besar khususnya, hari ini dari tadi pagi sampai malam ini untuk melaksanakan sidak ke berbagai ritel-ritel modern, untuk memastikan supaya produk beras Bulog itu ada di ritel-ritel modern. Kami khawatir dampak dari penarikan 40 merek produk beras fortifikasi. Ini akan kami antisipasi, jangan sampai kosong di pasaran.
Inspeksi tersebut dilakukan secara serentak di sejumlah kota besar, meliputi Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, hingga Bali. Tujuannya adalah meyakinkan publik nasional bahwa beras premium pemerintah hadir baik di ritel modern maupun pasar tradisional.
Hasil Sidak dan Perbandingan Harga
Saat melakukan sidak di salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026) malam, Rizal menemukan bahwa stok beras premium Bulog masih mencukupi. Ia menyampaikan rasa syukur karena produk tersebut masih tersedia dalam jumlah banyak.
Dalam kesempatan yang sama, Rizal membandingkan harga beras premium Bulog dengan beberapa merek lain yang dijual di ritel modern. Beras premium Bulog merek Punokawan maupun Befood Sentra Ramos dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp74.500 per kemasan 5 kilogram (kg).
Kalau ini bisa dilihat, ini beras kita, beras Bulog harganya Rp74.500 per 5 kg, baik Befood Sentra Ramos maupun Punokawan Rp74.500. Nah contoh nih beras Anak Raja Rp94.500, Topi Koki ini yang 5 kg Rp126.900. Jadi harganya cukup jauh, ini dengan Anak Raja saja bedanya Rp20.000 apalagi dengan Topi Koki, Topi Koki bedanya hampir sekitar Rp50.000 lebih.
Rizal menilai kehadiran beras premium Bulog merupakan bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap memperoleh beras berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Ia menekankan bahwa kehadiran negara memberikan harga-harga terendah kepada masyarakat, terutama di situasi saat ini yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk memberikan harga terbaik bagi konsumen.
Langkah Antisipasi Jangka Panjang
Bulog juga telah menginstruksikan seluruh wilayah untuk menggelontorkan stok beras premium yang tersedia di gudang sebagai langkah antisipasi setelah penarikan produk beras fortifikasi. Melalui rapat virtual yang melibatkan seluruh Indonesia, Bulog memastikan beras premium akan didistribusikan untuk keperluan masyarakat.
Ya kita dorong terus, kami sudah sampaikan melalui zoom meeting seluruh Indonesia untuk menggelontorkan beras-beras premium yang dimiliki di gudang, untuk keperluan masyarakat, antisipasi terkait dengan nanti akan dilaksanakan penarikan beras-beras yang fortifikasi yang tidak sesuai dengan komposisinya demikian.
Frequently Asked Questions
Berapa banyak merek beras fortifikasi yang ditarik dari pasaran?
Sejumlah 40 merek beras fortifikasi telah ditarik dari pasaran karena tidak memenuhi komposisi yang ditetapkan berdasarkan hasil pengujian laboratorium.
Apa harga beras premium Bulog saat ini?
Beras premium Bulog dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp74.500 per kemasan 5 kilogram (kg).
Kota mana saja yang disidak oleh Bulog?
Inspeksi dilakukan secara serentak di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, dan Bali.
Bagaimana Bulog mengantisipasi kekosongan stok?
Bulog telah menginstruksikan seluruh wilayah untuk menggelontorkan stok beras premium yang tersedia di gudang sebagai langkah antisipasi.

