Ada Tiga Emiten Baru Masuk Daftar Saham HSC, Ini Daftar Lengkapnya

13 hours ago  ·  4 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
layar-menampilkan-pergerakan-indeks-harga-saham-gabungan-ihsg-di-bursa-efek-indonesia-bei-jakarta-selasa-3062026-1782797018973_169

Ada Tiga Emiten Baru Masuk Daftar Saham HSC: Update Terbaru dari BEI-KSEI

Dailynesia.com – Jakarta — Perkembangan pasar modal Indonesia terus menunjukkan dinamika positif dengan adanya penambahan emiten baru dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Ada Tiga Emiten Baru Masuk ke dalam daftar resmi saham HSC yang dikelola bersama oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).

Kehadiran ketiga emiten ini menambah jumlah total saham HSC yang pernah tercatat sejak kategori ini pertama kali diperkenalkan. Sebelumnya, daftar HSC telah memuat 51 saham. Dengan penambahan terbaru ini, jumlah keseluruhan saham HSC mencapai 54 emiten yang menunjukkan tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi dari para pemegang saham.

Analisis Konsentrasi Kepemilikan Saham Baru

Data resmi dari BEI-KSEI mengungkapkan bahwa masing-masing emiten baru memiliki karakteristik konsentrasi kepemilikan yang unik. AGAR mencatatkan pencapaian tertinggi dengan tingkat konsentrasi kepemilikan sebesar 99,32% pada 31 Juli 2026. Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh saham AGAR dimiliki oleh segelintir investor besar.

ALKA menempati posisi kedua dengan konsentrasi kepemilikan 98,21% pada periode yang sama. Sementara BKDP mencatatkan angka 95,45% per 31 Juli 2026. Ketiga emiten ini memenuhi kriteria HSC yang mensyaratkan minimal 50% saham dimiliki oleh 10 pemegang saham terbesar.

Pengumuman resmi BEI-KSEI mengonfirmasi ketiga emiten baru tersebut resmi masuk dalam daftar saham HSC terbaru per Kamis, 6 Agustus 2026. Status HSC memberikan sinyal positif bagi investor mengenai stabilitas kepemilikan saham.

Manfaat Status HSC bagi Investor

Ada Tiga Emiten Baru Masuk dengan status HSC membawa berbagai manfaat bagi para investor. Saham HSC umumnya memiliki likuiditas yang stabil karena sebagian besar sahamnya tidak beredar di pasar. Hal ini mengurangi volatilitas harga dan memberikan kepastian bagi investor jangka panjang. Selain itu, konsentrasi kepemilikan tinggi sering kali mencerminkan kepercayaan kuat dari investor institusional terhadap prospek perusahaan.

Bagi emiten yang baru masuk, status HSC juga dapat meningkatkan daya tarik di mata investor asing. Banyak fund manager internasional menggunakan kriteria HSC sebagai salah satu indikator kualitas saham dalam portofolio mereka. Dengan demikian, ketiga emiten baru ini berpotensi menarik minat investor global dalam periode mendatang.

Daftar Lengkap Saham HSC BEI

Berikut rangkuman seluruh saham yang telah masuk dalam kategori High Shareholding Concentration berdasarkan data terbaru:

BKDP — PT Bukit Darmo Property Tbk | ALKA — PT Alakasa Industrindo Tbk | AGAR — PT Asia Sejahtera Mina Tbk | BNII — PT Bank Maybank Indonesia Tbk | MCOL — PT Prima Andalan Mandiri Tbk | LIFE — PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | POLU — PT Golden Flower Tbk | ELPI — PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk | FILM — PT MD Entertainment Tbk | KING — PT Hoffmen Cleanindo Tbk | ALII — PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | FITT — PT Hotel Fitra International Tbk | YUPI — PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk | KONI — PT Perdana Bangun Pusaka Tbk | MKPI — PT Metropolitan Kentjana Tbk | CMNT — PT Cemindo Gemilang Tbk | SMAR — PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk | CMNP — PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk | PRAY — PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk | MPRO — PT Maha Properti Indonesia Tbk | BELI — PT Global Digital Niaga Tbk | MEGA — PT Bank Mega Tbk | GEMS — PT Golden Energy Mines Tbk | MLPT — PT Multipolar Technology Tbk | STTP — PT Siantar Top Tbk | BTPN — PT Bank SMBC Indonesia Tbk | BBSI — PT Krom Bank Indonesia Tbk | SILO — PT Siloam International Hospitals Tbk | FAPA — PT FAP Agri Tbk | RISE — PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk | SOHO — PT Soho Global Health Tbk | BBHI — PT Allo Bank Indonesia Tbk | PGUN — PT Pradiksi Gunatama Tbk | BINA — PT Bank Ina Perdana Tbk | BNLI — PT Bank Permata Tbk | SRAJ — PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk | MORA — PT Ekamas Mora Republik Tbk | DNET — PT Indoritel Makmur Internasional Tbk | BYAN — PT Bayan Resources Tbk | DCII — PT DCI Indonesia Tbk | HATM — PT Habco Trans Maritima Tbk | DGWG — PT Delta Giri Wacana Tbk | SATU — PT Kota Satu Properti Tbk | MGRO — PT Mahkota Group Tbk | TCPI — PT Transcoal Pacific Tbk | WBSA — PT BSA Logistics Indonesia Tbk | SOTS — PT Satria Mega Kencana Tbk | ROCK — PT Rockfields Properti Indonesia Tbk | RLCO — PT Abadi Lestari Indonesia Tbk | MGLV — PT Panca Anugrah Wisesa Tbk | IFSH — PT Ifishdeco Tbk | DSSA — PT Dian Swastatika Sentosa Tbk | BREN — PT Barito Renewables Energy Tbk | AGII — PT Samator Indo Gas Tbk

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu saham HSC? Saham HSC (High Shareholding Concentration) adalah saham yang memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi, dimana minimal 50% saham dimiliki oleh 10 pemegang saham terbesar.

Kapan pengumuman ketiga emiten baru masuk HSC? Pengumuman resmi dilakukan pada Kamis, 6 Agustus 2026 oleh BEI-KSEI.

Bagaimana cara mengecek status HSC sebuah saham? Investor dapat mengecek melalui website resmi BEI atau KSEI yang menyediakan data lengkap tentang kategori saham HSC secara real-time.

Apakah ada manfaat khusus untuk investor saham HSC? Ya, saham HSC cenderung memiliki stabilitas harga lebih baik karena sebagian besar saham tidak beredar di pasar, sehingga mengurangi volatilitas.

Berapa total saham HSC setelah penambahan terbaru? Setelah ketiga emiten baru masuk, total saham HSC mencapai 54 emiten.

MORE FROM THIS CATEGORY