Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Selatan Jawa, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

19 hours ago  ·  2 min read
By William Moore - dailynesia.com
ilustrasi-gempa-getty-imagesistockphotopetrovich9_169

Gempa Magnitudo 5 3 Guncang Selatan Jawa: BMKG Konfirmasi Tidak Berpotensi Tsunami

Dailynesia.com – Gempa Magnitudo 5 3 Guncang Selatan Jawa pada malam hari ini telah dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah. Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa tektonik ini terletak pada koordinat 8,12 derajat lintang selatan dan 107,91 derajat bujur timur. Posisi ini menempatkan pusat gempa di laut, tepatnya 79 kilometer dari arah barat daya Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa guncangan ini terjadi pada pukul 21.55 waktu Indonesia Barat (WIB). Kekuatan gempa tercatat sebesar 5,3 pada skala Richter dengan kedalaman hiposentrum sekitar 18 kilometer dari permukaan bumi. Kedalaman ini menunjukkan bahwa gempa bersifat tektonik dangkal yang dapat dirasakan hingga ke wilayah yang cukup jauh dari episentrum.

Detail Lokasi dan Intensitas Guncangan

Wilayah yang merasakan guncangan gempa ini meliputi sebagian besar Jawa Barat dan Jawa Tengah. Masyarakat di Pangandaran, Ciamis, dan sekitarnya melaporkan adanya guncangan yang cukup kuat. Intensitas guncangan bervariasi tergantung pada jarak dari episentrum dan kondisi tanah di setiap lokasi.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini disebabkan oleh kedalaman hiposentrum dan mekanisme pergerakan lempeng yang tidak menyebabkan pergeseran vertikal signifikan di dasar laut.

Para ahli seismologi menjelaskan bahwa gempa dengan magnitudo 5,3 termasuk dalam kategori gempa menengah. Meskipun kekuatannya tidak terlalu besar, gempa jenis ini tetap dapat menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan yang tidak memenuhi standar konstruksi tahan gempa. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Rekomendasi untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari instansi terkait. Beberapa langkah keselamatan yang dapat dilakukan antara lain memastikan struktur bangunan kokoh, menyiapkan tas siaga bencana, dan mengetahui jalur evakuasi terdekat. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menghindari bangunan-bangunan tua yang berpotensi runtuh saat terjadi guncangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan gempa dan potensi gempa susulan, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau mengikuti akun media sosial resmi lembaga tersebut. Data real-time akan terus diperbarui seiring dengan pemantauan aktivitas seismik di wilayah selatan Jawa.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa magnitudo gempa yang baru saja terjadi?

Gempa yang terjadi memiliki magnitudo 5,3 pada skala Richter. Gempa ini dikategorikan sebagai gempa menengah dengan kedalaman hiposentrum sekitar 18 kilometer.

Apakah gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami?

Tidak. BMKG telah mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena mekanisme pergerakan lempeng tidak menyebabkan pergeseran vertikal signifikan di dasar laut.

Di mana lokasi episentrum gempa?

Episentrum gempa terletak pada koordinat 8,12 derajat lintang selatan dan 107,91 derajat bujur timur, tepatnya 79 kilometer dari arah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kapan gempa ini terjadi?

Gempa terjadi pada pukul 21.55 waktu Indonesia Barat (WIB) pada tanggal 5 Agustus 2026.

MORE FROM THIS CATEGORY