Key Strategy: Pertamina Perkuat Operasional Terminal, Dukung Distribusi BBM di Aceh

2 weeks ago  ·  3 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
pt-pertamina-patra-niaga-menegaskan-komitmennya-dalam-menjaga-keandalan-distribusi-bbm-dengan-memberikan-tindakan-tegas-kepada-1784113018582_169

Dailynesia.com –

Pertamina Perkuat Operasional Terminal sebagai Key Strategy untuk Dukung Distribusi BBM di Aceh

Dailynesia.com – Dalam upaya memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut tengah menerapkan Key Strategy yang mengarah pada penguatan operasional terminal. Strategi ini dirancang untuk menangani gangguan distribusi BBM yang sebelumnya terjadi akibat situasi tertentu, serta memastikan pasokan tetap stabil dan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan memperbaiki kapasitas terminal dan memperluas jam operasional, Pertamina berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dan cakupan distribusi energi di wilayah Aceh.

Optimasi Terminal sebagai Pilar Key Strategy Utama

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa penguatan operasional terminal merupakan bagian dari Key Strategy jangka panjang perusahaan. “Koordinasi antar terminal menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran distribusi,” tambah Fahrougi dalam siaran persnya, Minggu (19/7/2026). Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas operasional ini bertujuan agar proses distribusi BBM bisa lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan di lapangan.

Key Strategy Pertamina mencakup perpanjangan jam penyaluran BBM di Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe dan Fuel Terminal (FT) Krueng Raya. Kini, operasional terminal diperpanjang dari 8 menjadi 14 jam sehari, termasuk hari Minggu. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi, terutama di daerah-daerah yang mengalami peningkatan permintaan BBM. Dengan memperluas waktu operasional, Pertamina memastikan pasokan energi dapat disesuaikan dengan fluktuasi kebutuhan warga.

Ekspansi Pasokan dan Kolaborasi Regional

Dalam rangka memperkuat distribusi BBM, Pertamina melakukan ekspansi area pemasukan bahan bakar ke wilayah strategis seperti Langsa dan Aceh Timur. Sejak 12 Juli 2026, IT Lhokseumawe mulai memasok BBM dengan volume rata-rata 48.000 liter per hari. Sementara itu, wilayah Bireuen dan Pidie dioperasikan melalui kolaborasi antara IT Lhokseumawe dan FT Krueng Raya, sehingga penyaluran BBM bisa lebih merata dan andal. Key Strategy ini juga mencakup pengaturan pola pengiriman yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan di setiap area.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memantau kondisi stok BBM serta kelancaran penyaluran di seluruh Aceh. Perusahaan juga memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan pihak terkait lainnya. Upaya ini bertujuan agar distribusi energi tetap optimal, bahkan di tengah dinamika yang terus berubah. Dengan Key Strategy yang terintegrasi, Pertamina berupaya meminimalkan hambatan dalam proses logistik BBM, sehingga masyarakat tidak mengalami kekurangan pasokan.

Sebagai bagian dari Key Strategy, Pertamina meningkatkan frekuensi pengiriman BBM melalui mobil tangki hingga 65 persen. Penyesuaian ini mempercepat proses distribusi ke SPBU serta mitra penyalur di berbagai wilayah Aceh. Optimasi sistem juga dilakukan dengan memastikan pengelolaan terminal berjalan terpadu, baik dalam hal pengisian maupun distribusi. Dengan strategi ini, kebutuhan energi masyarakat bisa terpenuhi secara lebih cepat, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami kendala pasokan.

Key Strategy Pertamina tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas terminal, tetapi juga pada penguatan kemitraan dengan berbagai pihak. Misalnya, kerja sama dengan Hiswana Migas dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat respon terhadap gangguan distribusi BBM. Selain itu, perusahaan juga mendorong pihak-pihak terkait untuk berpartisipasi dalam sistem distribusi yang lebih efisien. Dengan pendekatan kolaboratif ini, Pertamina memastikan bahwa key strategy-nya mampu menciptakan sistem yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Key Strategy yang diterapkan Pertamina juga mencakup penggunaan teknologi dan sistem informasi yang lebih canggih. Perusahaan terus mengembangkan platform digital untuk memantau distribusi BBM secara real-time, sehingga dapat mengambil keputusan lebih cepat dalam mengatasi hambatan. Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berkomitmen untuk menjadi mitra yang andal dalam pemerataan akses energi di Aceh. Masyarakat diimbau tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan, karena Key Strategy yang dijalankan perusahaan telah mengurangi risiko kekurangan pasokan.

MORE FROM THIS CATEGORY