Ukraina Ngamuk! Drone Serang Gudang-Depot Minyak Rusia – 7 Orang Tewas

3 weeks ago  ·  3 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
70ad4d59-79f1-4c55-801d-09c32ccad7a4-0

Ukraina Ngamuk! Drone Serang Gudang dan Depot Minyak Rusia, 7 Orang Tewas

Dailynesia.com – Dalam serangan terbaru yang dianggap sebagai tindakan paling signifikan dalam perang terbuka, Ukraina menggunakan drone untuk menyerang gudang dan depot minyak Rusia, mengakibatkan kematian tujuh orang. Serangan ini terjadi pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, di wilayah ibu kota Rusia yang lebih luas, memicu kebakaran besar dan menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur energi Rusia. Gubernur regional setempat mengonfirmasi bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya Ukraina untuk menghambat rantai pasokan musuh, dengan fokus khusus pada fasilitas kritis yang mendukung operasi militer Rusia.

Detail Serangan di Kotovsk

Menurut laporan resmi dari gubernur Evgeniy Pervyshov, serangan drone Ukraina menghantam gudang Wildberries, pusat logistik terbesar Rusia, di Kotovsk, wilayah Tambov. Lokasi ini berada sekitar 475 kilometer tenggara Moskow, yang menjadi target utama karena perannya dalam mendistribusikan bahan baku ke berbagai lokasi strategis. Serangan tersebut mengakibatkan 25 orang terluka, dengan tujuh korban meninggal akibat cedera parah.

“Tujuh orang yang bekerja shift malam tewas di tempat,” tulis Pervyshov di Telegram, dikutip dari CNBC International pada hari Sabtu (18/7/2026). Ia menambahkan bahwa 28 drone terbang sebelumnya juga ditembak jatuh oleh pasukan Rusia saat mencoba mendekati target. Meski begitu, dua drone berhasil mencapai lokasi gudang, menyebabkan ledakan besar dan merusak fasilitas yang menyimpan bahan bakar minyak dalam jumlah signifikan.

Sumber informasi menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi di depot minyak berdampak pada kestabilan pasokan energi Rusia, yang sebelumnya menjadi bagian dari operasi militer mereka di Ukraina. Pervyshov mengingatkan bahwa jika serangan tersebut tidak dihentikan segera, jumlah korban sipil bisa terus meningkat, terutama di daerah-daerah yang terpapar risiko serangan udara.

Strategi Kunci Ukraina dalam Perang Energi

Ini bukan pertama kalinya Ukraina Ngamuk Drone Serang Gudang menjadi bagian dari strategi penyerangan mereka terhadap infrastruktur Rusia. Sebelumnya, Kyiv telah menargetkan beberapa fasilitas energi, termasuk pabrik-pabrik bahan bakar dan stasiun pengisian bahan bakar, sebagai upaya mengganggu pasokan bahan bakar ke militer Rusia. Serangan ini menunjukkan kemampuan Ukraina untuk mengembangkan teknologi drone secara cepat, termasuk penggunaan drone yang bisa bertahan dalam kondisi cuaca buruk dan menghindari pelacakan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa serangan tersebut juga bertujuan untuk merusak rantai pasokan logistik Rusia. Menurut Zelenskyy, Kyiv telah menyerang dua fasilitas yang digunakan untuk memasok komponen drone dan peralatan navigasi, yang menjadi salah satu prioritas dalam perang militer. Ia menekankan bahwa serangan ini adalah bagian dari perang terbuka yang terus berlanjut, dan akan berlanjut hingga Rusia mengakui kalah.

Dampak Ekonomi dan Sosial Serangan Drone

Kerusakan pada gudang Wildberries dan depot minyak Rusia tidak hanya menyebabkan kematian dan cedera, tetapi juga berdampak signifikan pada ekonomi Rusia. Sebagai salah satu perusahaan e-commerce terbesar, Wildberries berperan penting dalam distribusi bahan makanan dan barang-barang konsumsi ke wilayah yang terisolasi. Serangan ini berpotensi mengganggu pasokan bahan pokok ke populasi Rusia, terutama di wilayah Timur yang terkena dampak perang.

Sementara itu, kebakaran di depot minyak menyebabkan kerugian materi yang besar, termasuk kehilangan stok bahan bakar minyak yang diperlukan untuk operasi militer dan transportasi domestik. Gubernur wilayah Moskow Andrei Vorobyov melaporkan bahwa serangan di Elektrostal, kota timur Moskow, mengakibatkan 24 orang terluka, dengan satu rumah sakit bersalin di dekatnya harus dievakuasi. Korban yang terluka didominasi oleh pekerja dan warga sekitar, yang terkena dampak langsung dari ledakan dan api.

Konfirmasi dan Penilaian dari Sumber Internasional

Sumber informasi dari CNBC mengonfirmasi bahwa serangan ini merupakan salah satu operasi terbesar yang dilakukan oleh Ukraina menggunakan drone. Banyak analis menyebutkan bahwa upaya ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam kemampuan teknik penyerangan udara oleh pasukan Ukraina. Pengecer Wildberries, Tatyana Kim, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, sambil menekankan bahwa serangan tersebut mengguncang operasional perusahaan Rusia.

Analisis dari ahli militer menunjukkan bahwa penggunaan drone oleh Ukraina adalah strategi yang terencana untuk mengurangi kerugian dalam perang. Dengan mengincar fasilitas yang berada di wilayah Rusia, Kyiv mencoba menghabiskan sumber daya musuh dan menambah tekanan pada perekonomian Rusia. Ini juga menunjukkan bahwa perang energi dan logistik menjadi bagian penting dalam perang terbuka antara Ukraina dan Rusia.

Sejumlah negara internasional mengapresiasi tindakan Ukraina dalam serangan ini. Beberapa negara anggota NATO menyebutkan bahwa penyerangan drone adalah langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Rusia pada infrastruktur energi dan transportasi. Dengan demikian, serangan ini tidak hanya berdampak langsung pada korban manusia, tetapi juga memberikan tekanan politik dan ekonomi yang signifikan terhadap Rusia.

MORE FROM THIS CATEGORY