Video:Utang RI Naik Rp 282 T – Utang Global Tembus Rp 6.125 Kuadriliun

3 months ago  ·  2 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
646f9fde-1f51-4285-bd10-afc98342c2eb-0

Utang RI Naik Rp 282 Triliun, New Policy Mengubah Dinamika Ekonomi Global

Domestik: Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun

Dailynesia.com – Under the new policy, pemerintah Indonesia mencatatkan kenaikan utang domestik yang signifikan. Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa utang pemerintah hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp 9.920 triliun, naik lebih dari Rp 282 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan dampak dari kebijakan fiskal yang diterapkan dalam upaya meredam tekanan inflasi dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa pertumbuhan utang terutama dipengaruhi oleh kebutuhan pengeluaran pemerintah untuk program pembangunan infrastruktur dan subsidi yang ditujukan kepada masyarakat. New Policy ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara memperluas akses ke pasar keuangan internasional dan menekan biaya bunga yang diperkirakan akan meningkat seiring perubahan kondisi moneter global.

Global: Utang Negara Tembus Rp 6.125 Kuadriliun

Di sisi internasional, utang global tercatat mencapai 353 triliun dolar AS, setara lebih dari Rp 6.125 kuadriliun, menurut laporan Global Debt Monitor dari Institute of International Finance (IIF). Angka ini mencerminkan ketergantungan negara-negara berkembang terhadap pinjaman luar negeri, termasuk Indonesia, yang terus meningkat akibat kebijakan stimulus ekonomi dan investasi infrastruktur yang dipromosikan dalam New Policy.

Peningkatan utang global juga menunjukkan tanda-tanda perubahan arah kebijakan moneter. Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, ahli ekonomi menyebutkan bahwa New Policy menjadi faktor penting dalam mengubah pola ekspor-impor serta memperkuat keterlibatan Indonesia dalam perdagangan internasional. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang tingkat risiko ketergantungan pada pinjaman asing dan dampak jangka panjang terhadap stabilitas keuangan.

Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Jumat, 08/05/2026) berikut ini.

New Policy tidak hanya mengubah cara pemerintah mengelola anggaran, tetapi juga mengarahkan perhatian ke sektor-sektor strategis seperti energi, pertanian, dan transportasi. Pemerintah mencoba memanfaatkan perjanjian kredit dengan negara-negara mitra untuk memastikan alokasi dana yang tepat, sementara upaya pengurangan defisit anggaran masih menjadi tantangan utama. Dengan angka utang yang terus menguat, kebijakan ini diharapkan bisa menjadi titik balik dalam menstabilkan perekonomian.

Berdasarkan proyeksi IIF, utang global pada akhir 2026 akan mencapai rekor baru, dengan Indonesia tetap menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat utang terbesar. Kenaikan utang domestik mencapai Rp 282 triliun selama kuartal pertama 2026, seiring penerapan New Policy yang menekankan integrasi ekonomi dan kebijakan moneter yang lebih fleksibel. Pihak berwenang menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

MORE FROM THIS CATEGORY