Gak Cuma Cari Cuan, Ini Kuncian Investor Tanam Modal di RI
Dailynesia.com – Menjadi strategi utama pemerintah Indonesia dalam meningkatkan daya tarik investasi, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. Dalam suasana ketidakpastian yang melanda pasar keuangan internasional, pemerintah mengambil langkah konkret untuk memastikan lingkungan bisnis yang stabil dan dapat diandalkan bagi para investor. Strategi ini bukan hanya sekadar promosi, tetapi juga upaya serius untuk membangun fondasi struktural yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Corporate Governance sebagai Pilar Utama
Dalam pidato di acara sosialisasi Special Plan yang digelar oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) pada 11 Mei 2026, Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, menekankan bahwa tata kelola korporasi adalah kunci utama dalam menarik minat investor. “Negara dengan ekonomi stabil, regulator yang kredibel, serta korporasi yang menjalankan tata kelola secara konsisten menjadi pilihan utama para investor,” jelas Ferry. Ia menambahkan bahwa keandalan dalam manajemen risiko dan keberlanjutan operasional adalah faktor kritis yang harus diperhatikan oleh pihak-pihak yang ingin menanam modal di Indonesia.
Peran Laporan Keberlanjutan dalam Special Plan
KNKG mengusung tema “Raising the Bar on Sustainability Governance: Transparency as the Foundation of Trust” dalam sosialisasi Special Plan 2025. Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan transparansi dalam laporan keberlanjutan perusahaan. Menurut Mardiasmo, Ketua Umum KNKG, laporan tahunan dan keberlanjutan harus menjadi alat strategis, bukan sekadar dokumen administratif. “Transparansi yang terukur dan integratif menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar komitmen pada penguasaan tata kelola, termasuk strategi bisnis, budaya organisasi, dan proses pengambilan keputusan,” tegasnya.
Dalam konteks Special Plan, transparansi diharapkan mampu membangun kepercayaan antara investor, pemerintah, dan masyarakat. Selain itu, laporan ini juga dianggap sebagai dasar untuk mengukur kinerja korporasi dan memastikan nilai jangka panjang. Ferry menegaskan bahwa investor tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga ingin menanam modal di lingkungan yang memiliki sistem pengawasan yang jelas dan akuntabel.
Target Pertumbuhan Ekonomi dan Aliran Investasi
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,9%-7,5% pada 2027, yang memerlukan aliran investasi besar untuk mencapai ambisi tersebut. Dalam dokumen rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp8.677,39 hingga Rp8.841,32 triliun. Special Plan dirancang sebagai penjabaran kebijakan yang dapat mengakselerasi pertumbuhan sektor strategis seperti pertanian, manufaktur, hilirisasi, digitalisasi, dan energi terbarukan. Program ini diharapkan juga bisa meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri di Indonesia.
Menurut Ferry, peningkatan tata kelola di tingkat makro maupun mikro sangat penting dalam memastikan keberhasilan Special Plan. Hal ini mencakup perbaikan sistem pengawasan, harmonisasi regulasi, dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan. “Korporasi yang memiliki tata kelola kuat akan menjadi magnet bagi investor, karena memberikan jaminan kestabilan dan transparansi,” tambahnya. Selain itu, keterlibatan pihak swasta dalam mengembangkan infrastruktur dan kebijakan ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari strategi ini.
Investor asing dan lokal diharapkan terdorong untuk menanamkan modal di sektor yang diprioritaskan dalam Special Plan. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan investasi yang mendukung inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. Dengan adanya kebijakan yang jelas dan pengawasan yang berkelanjutan, Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang menarik bagi investor global, terutama dalam bidang teknologi, energi, dan perekonomian digital.
Strategi Peningkatan Transparansi dan Kolaborasi
Kebijakan Special Plan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada transparansi dan akuntabilitas. KNKG menggandeng lembaga independen untuk memastikan standar laporan keberlanjutan dan kinerja finansial perusahaan tercapai secara maksimal. “Transparansi bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga investasi masa depan yang bisa menarik minat pasar internasional,” ujar Mardiasmo. Ia menambahkan bahwa pemerintah berharap dengan Special Plan ini, korporasi dapat meningkatkan kinerja dan membangun reputasi yang baik di mata investor.
Kolaborasi antara pemerintah, korporasi, dan lembaga pemeriksa juga menjadi bagian integral dari Special Plan. Proses ini diharapkan bisa mengurangi risiko investasi, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya. Dengan adanya sistem yang terintegrasi dan transparan, Indonesia bisa menjadi destinasi investasi yang menarik, terutama dalam bidang yang mendukung ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Special Plan juga dianggap sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas pemerintah dalam mengelola sektor strategis. Selain memperbaiki tata kelola korporasi, program ini melibatkan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi di sektor keuangan. Dengan menggabungkan kebijakan yang jelas dan kolaborasi yang kuat, investor akan semakin yakin menginvestasikan dana mereka di Indonesia. Hal ini selaras dengan visi pemerintah untuk mendorong ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

