Video: Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

4 weeks ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
be93d719-3c3e-4780-b306-a958e98c67d0-0

Video: Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

Kebutuhan Penguatan Ketahanan Nasional

Dailynesia.com – Dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) terus berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. Hal ini menjadi sangat penting mengingat ancaman ketidakpastian ekonomi, krisis harga energi, serta perubahan iklim yang terus mengganggu produksi pangan. Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa peran lembaga ini berfokus pada pengelolaan risiko dan strategi jangka panjang untuk memastikan stabilitas nasional di tengah dinamika global.

Strategi Khusus untuk Kemandirian Energi dan Pangan

Sebagai lembaga yang bertugas mengkaji risiko dan mengusulkan kebijakan, Lemhannas memandang bahwa penguatan ketahanan energi dan pangan adalah bagian integral dari kebijakan nasional. Gubernur TB Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa upaya ini melibatkan kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah, swasta, dan akademisi. Pada wawancara terbaru dalam program Closing Bell, CNBC Indonesia, ia menjelaskan bahwa Lemhannas memberikan rekomendasi strategis untuk mempercepat industrialisasi serta hilirisasi sumber daya lokal, termasuk energi terbarukan dan bahan pangan utama.

“Kita harus antisipasi gejolak dunia yang memberikan banyak ketidakpastian terhadap harga dan pasokan energi, serta dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan,” ujar TB Ace Hasan Syadzily. Menurutnya, Lemhannas berperan sebagai penasihat yang menjamin kebijakan tidak hanya responsif terhadap isu saat ini, tetapi juga mampu beradaptasi dengan keadaan di masa depan.

Dalam konteks ketahanan energi, Lemhannas mendorong pengembangan energi terbarukan sebagai langkah strategis. Ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, yang merupakan ancaman utama bagi kemandirian energi nasional. Di sisi lain, dalam bidang pangan, lembaga ini menekankan pentingnya diversifikasi produksi, peningkatan produktivitas, serta perbaikan distribusi. Struktur ini diharapkan bisa mengurangi risiko kelangkaan pangan akibat faktor eksternal.

Peran Lemhannas juga melibatkan pelibatan stakeholders dari berbagai latar belakang, baik dalam pembuatan kebijakan maupun evaluasi keberhasilan program. Gubernur TB Ace Hasan Syadzily menyebutkan bahwa lembaga ini terus meninjau kebijakan energi dan pangan yang telah dijalankan pemerintahan sebelumnya, serta memberikan saran untuk kebijakan yang lebih efektif di masa depan. Dalam wawancara tersebut, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa tantangan utama, seperti ketidakmerataan akses ke sumber daya dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Sebagai contoh, Lemhannas menyoroti perlunya pengembangan infrastruktur energi terbarukan seperti solar dan hidro. Ini tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap fluktuasi harga energi internasional. Di bidang pangan, lembaga ini mendorong peningkatan lahan pertanian produktif, peningkatan teknologi pertanian, dan pengelolaan rantai pasok yang lebih efisien. Dengan demikian, negara bisa meminimalkan dampak krisis global terhadap kestabilan pangan.

Peran Lemhannas juga sangat relevan dalam konteks keamanan nasional. Kebutuhan pangan dan energi yang terpenuhi secara mandiri menjadi penyangga ekonomi bangsa. Gubernur TB Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Lemhannas berusaha memastikan bahwa semua sektor bisa saling mendukung untuk mencapai keseimbangan kebijakan. Video wawancara ini, yang tayang pada Rabu, 08/07/2026, memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana kebijakan nasional bisa dipertahankan di tengah ketidakpastian global.

Dalam kesimpulan, peran Lemhannas dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional adalah bagian dari upaya menyeluruh untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan bangsa. Dengan memperhatikan faktor eksternal, seperti krisis energi dan perubahan iklim, lembaga ini memberikan kontribusi yang signifikan. Strategi yang diusulkan dan dibahas dalam wawancara ini diharapkan bisa menjadi dasar untuk kebijakan jangka panjang yang lebih resilien. Video ini menjadi wajah dari komitmen Lemhannas untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan daya tahan nasional.

MORE FROM THIS CATEGORY