Penampakan PRJ Padat Manusia, Jastiper Borong Barang Sampai Kewalahan: Historic Moment Jakarta Fair 2026
Dailynesia.com – Kembali terjadi di Jakarta Fair 2026 saat ribuan pengunjung membanjiri pameran di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/7/2026). Acara yang berlangsung selama sepekan ini mencatat kenaikan signifikan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya, dengan penampakan keramaian yang mencolok terutama di area pameran. Jastiper, atau pemandu belanja, menjadi bagian tak terpisahkan dalam memenuhi kebutuhan pengunjung yang ingin membeli barang dalam jumlah besar. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Antusiasme Pengunjung dan Aktivitas Jastiper
Sebagai salah satu event paling dinanti tahunan, Jakarta Fair 2026 menciptakan historic moment yang memperlihatkan kegembiraan pengunjung. Pasar tradisional di dalam venue menjadi pusat perhatian, dengan antrian panjang di depan kios-kios yang menawarkan produk dari berbagai penjual lokal maupun nasional. Para jastiper, yang dikenal sebagai pelaku pelayanan belanja, bekerja ekstra untuk membantu pengunjung memilih, membawa, dan memastikan barang yang dibeli tidak terlewat. Tugas mereka tidak hanya mengumpulkan pesanan tetapi juga menyesuaikan kebutuhan pengunjung secara real-time. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Pengunjung tampak antusias memanfaatkan akhir pekan untuk membeli berbagai kebutuhan. Elektronik, fashion, makanan, dan minuman menjadi item favorit yang banyak dicari. Promo menarik dari tenant, seperti diskon besar atau hadiah gratis, mendorong konsumen untuk membeli lebih dari satu barang dalam satu transaksi. Kebutuhan belanja yang meningkat membuat jastiper terus bekerja hingga tengah malam, dengan beberapa di antaranya terpaksa mengatur barang dalam jumlah besar untuk dibawa ke rumah. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Kondisi di Area Pameran pada Malam Hari
Malam hari menjadi puncak dari historic moment ini, dengan suasana yang semakin ramai. Kios-kios mulai buka lebih awal, sementara pengunjung datang lebih banyak untuk memanfaatkan kesempatan belanja terakhir sebelum hari minggu. Di tengah kepadatan, para jastiper terlihat sibuk berkeliling mencari pesanan yang belum selesai dibawa. Beberapa di antaranya bahkan menyesuaikan rencana pengiriman barang karena kebutuhan pengunjung yang tidak terduga. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Banyak pengunjung menggunakan tas besar atau koper untuk mengangkut belanjaan, dengan desain yang menarik dan bervariasi. Harga tas tersebut bervariasi dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada ukuran dan kemampuan menampung barang. Meski terlihat sibuk, para jastiper tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan menghindari kesalahan pengiriman. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Dalam suasana yang sibuk, seorang jastiper dari Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa ia menerima pesanan hingga ratusan dalam sehari. “Kadang, barang yang dibawa terlalu banyak sampai terpaksa menumpuk di luar area pameran,” ujarnya. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Tim jastiper lainnya juga mengakui bahwa situasi di hari kedua Jakarta Fair 2026 menciptakan historic moment yang menggambarkan respons masyarakat terhadap event tahunan ini. Banyak pengunjung terlihat kewalahan karena belanjaan yang terlalu banyak, namun mereka tetap antusias dan puas dengan pengalaman yang diberikan. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Keramaian yang terjadi sepanjang hari Sabtu mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap Jakarta Fair 2026. Event ini tidak hanya menjadi tempat berbelanja tetapi juga menjadi ajang kebersamaan dan pesta rakyat. Pengunjung dari berbagai daerah terlihat saling berbagi pengalaman, sementara para jastiper tetap menjadi penunjang utama dalam memastikan kepuasan pengunjung. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Pembelian massal ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, dengan peningkatan penjualan produk di kios-kios pameran. Tidak hanya itu, historic moment ini menjadi bukti ketertarikan publik terhadap acara yang diadakan di Jakarta Fair. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

