Pertamina Genjot Infrastruktur dan Pemerataan Akses Energi

2 months ago  ·  2 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
0b00f1bc-5862-4b18-b8cb-69eec7869184-0

Pertamina Genjot Infrastruktur dan Pemerataan Akses Energi

Peran Pertamina dalam Memastikan Stabilitas Energi Nasional

Dailynesia.com – Sebagai pelaku utama pelayanan energi di Indonesia, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memperkuat jaringan distribusi dan meningkatkan ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat. Pada tahun 2025, perusahaan berhasil menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, serta Avtur tetap aman, terutama di daerah dengan mobilitas tinggi seperti masa Ramadan dan Idulfitri, serta Natal dan Tahun Baru. Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa pencapaian ini didorong oleh komitmen kuat seluruh karyawan dalam menjaga energi yang terjangkau, berkualitas, dan dapat diakses secara merata.

Dalam menghadapi kondisi darurat maupun bencana, Pertamina Patra Niaga terus berkontribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Koordinasi intensif dengan pemerintah, TNI/Polri, serta pihak terkait lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Perusahaan juga memanfaatkan berbagai jalur distribusi, termasuk darat, laut, dan udara, untuk memperkuat ketersediaan energi di semua wilayah.

“Pertamina Patra Niaga menjalankan operasional penyediaan energi dengan mengedepankan prinsip 4A+1S, yakni Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability, dan Sustainability,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Program Pengembangan Infrastruktur Energi

Pertamina Patra Niaga terus memperluas jaringan infrastruktur energi nasional, yang saat ini mencakup lebih dari 125 terminal BBM, ribuan SPBU, 40 terminal LPG, dan 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Jaringan pipa, armada mobil tangki, kapal, serta fasilitas transportasi udara juga mendukung distribusi energi ke daerah dengan tantangan geografis kompleks. Dengan infrastruktur yang solid, perusahaan memastikan pasokan energi tetap stabil dan terjangkau.

Pada tahun 2025, Pertamina Patra Niaga fokus pada peningkatan kapasitas terminal BBM dan penyimpanan strategis, terutama di wilayah Indonesia Timur dan daerah dengan pertumbuhan konsumsi energi tinggi. Proyek TBBM Maumere yang dimulai di tengah tahun 2025 bertujuan memperkuat operasional di NTT dan NTB. Selain itu, komisioning tahap 1 TBBM Tanjung Batu juga sukses dilakukan untuk meningkatkan penyaluran energi di Kalimantan.

Upaya Pemerataan Akses Energi

Perusahaan aktif dalam mendorong akses energi yang merata, terutama melalui Program BBM Satu Harga yang telah hadir di 588 titik penyaluran di seluruh Indonesia. SPBU Nelayan yang berjumlah 421 unit menjadi bagian dari strategi mendukung sektor perikanan dan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, program Subsidi Tepat BBM dan LPG terus diperkuat dengan integrasi sistem digital, sehingga penyaluran subsidi lebih akurat dan transparan.

Kebijakan ini berdampak signifikan dalam mengoptimalkan tata kelola distribusi energi nasional. Saat ini, Program Subsidi Tepat diterapkan di 513 kabupaten/kota, memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Pertamina Patra Niaga juga melanjutkan pengembangan bioenergi, termasuk dukungan terhadap Sustainable Aviation Fuel (SAF/Bioavtur), sebagai bagian dari transisi energi nasional.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Dalam bidang sosial, Pertamina Patra Niaga berkomitmen pada berbagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program-program ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar area operasional perusahaan. Fokus pada pendidikan dan kesehatan turut menjadi bagian dari upaya menciptakan dampak positif jangka panjang.

MORE FROM THIS CATEGORY