Sah! RUPS Rombak Direksi PLN, Ini Susunan Terbarunya

2 months ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
dd786fa7-494f-404f-b632-d41914817522-0

Sah! RUPS Rombak Direksi PLN, Ini Susunan Terbarunya

Dailynesia.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan 2026 PT PLN (Persero) telah resmi disahkan pada Kamis (18/6/2026) sore di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta. Acara tersebut menandai penyelesaian proses perubahan struktur jajaran direksi yang menjadi fokus utama. Dengan meeting results ini, PLN berupaya memperkuat kekuatan manajerial untuk mendukung transformasi sektor energi yang dinamis dan meningkatkan efisiensi operasional. Perubahan susunan direksi dianggap penting dalam menghadapi tantangan pasar serta menjawab kebutuhan pertumbuhan bisnis yang terus meningkat.

RUPS tahunan yang dihadiri oleh pemegang saham dan para pemangku kepentingan ini menetapkan keputusan strategis terkait penambahan posisi baru dalam direksi PLN. Meskipun Direktur Utama tetap diisi oleh Darmawan Prasodjo, perubahan ini mencakup penugasan Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama. Perubahan tersebut dirasa perlu untuk memperbaiki distribusi tugas dan memperkuat kompetensi dalam segala aspek manajemen perusahaan. Meeting Results ini juga mencakup persetujuan terhadap perubahan kebijakan strategis yang akan diterapkan dalam jangka menengah, termasuk peningkatan investasi dalam energi terbarukan dan digitalisasi layanan.

“Kami sangat berharap dukungan dari seluruh pemegang saham dan masyarakat, agar meeting results ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan energi listrik dan menyesuaikan dengan tuntutan pasar modern,” ujar Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, dalam keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa kepemimpinan baru akan fokus pada inovasi dan efisiensi, serta mempercepat penyelesaian proyek-proyek prioritas yang sudah direncanakan sebelumnya.”

Susunan Direksi PLN Periode Baru

  • Darmawan Prasodjo: Direktur Utama
  • Yusuf Didi Setiarto: Wakil Direktur Utama
  • Nurlely Aman: Direktur Legal dan Manajemen Human Capital
  • Sulistyo Biantoro: Direktur Keuangan
  • Rakhmad Dewanto Haris J.: Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis
  • Suroso Isnandar: Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan
  • Edwin Nugraha Putra: Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan
  • M. Fahrur Rozy: Direktur Retail dan Niaga
  • Denny Triyanto: Direktur Manajemen Risiko
  • Daniel Karmel Fernando Tampubolon: Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem
  • Rizal Calvary Marimbo: Direktur Manajemen Pembangkitan
  • Arsyadany G. Akmalaputri: Direktur Distribusi

Ke-12 nama direksi yang ditetapkan dalam meeting results RUPS 2026 menunjukkan penyeimbangan antara pengalaman lama dan kemandirian inovatif. Yusuf Didi Setiarto, yang baru saja dilantik sebagai Wakil Direktur Utama, akan bertugas sebagai penasihat strategis dalam pengembangan bisnis dan ekspansi jaringan. Di sisi lain, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan, Edwin Nugraha Putra, diharapkan dapat mempercepat implementasi sistem digital yang menjadi salah satu prioritas PLN. Susunan ini juga mencakup penambahan posisi untuk mengakomodir kebutuhan pengelolaan risiko yang lebih ketat di tengah fluktuasi harga energi global.

Strategi Kinerja dan Dampak Perubahan Direksi

Perubahan susunan direksi yang ditetapkan dalam meeting results ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efektif. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital, Nurlely Aman, akan memastikan pengelolaan karyawan dan kebijakan hukum yang berkelanjutan, sementara Direktur Keuangan, Sulistyobiantoro, fokus pada perencanaan anggaran dan pengelolaan dana. Selain itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Suroso Isnandar, akan memimpin implementasi proyek pembangunan infrastruktur energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya dan angin, yang merupakan bagian dari strategi transisi energi nasional.

Dengan meeting results yang telah disahkan, PLN menunjukkan komitmen untuk memenuhi target produksi energi terbarukan sebesar 35% pada 2027. Kebijakan ini juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan, termasuk pengembangan layanan digital dan pengurangan birokrasi. Meeting Results RUPS 2026 menjadi titik balik penting dalam menjaga konsistensi pengelolaan perusahaan, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan energi yang semakin ketat.

Perubahan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk mitra strategis dalam produksi dan distribusi energi. Pemimpin baru akan fokus pada penguatan sistem manajemen proyek, peningkatan kemampuan teknis, serta integrasi teknologi terkini dalam seluruh operasional PLN. Meeting Results RUPS 2026 menandai awal dari implementasi perubahan yang akan berdampak signifikan dalam efisiensi bisnis dan kepuasan pelanggan. Dengan susunan direksi yang lebih lengkap dan terstruktur, PLN siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan yang semakin kompleks.

MORE FROM THIS CATEGORY