Tech

Warga Ogah Beli HP Baru, Nasib Pedagang Memprihatinkan

jasa-service-hp-cnbc-indonesianovina-1759823129171_169

Warga Ogah Beli HP Baru, Pengiriman Smartphone Global Merosot

Dailynesia.com – Warga ogah beli HP baru ketika harga perangkat meningkat dan pilihan ponsel bekas semakin menarik. Kondisi tersebut turut tercermin dalam pasar global: pengiriman smartphone dunia turun tajam 20% secara tahunan pada kuartal III-2026. Menurut Counterpoint Research, capaian itu menjadi level terendah untuk kuartal ketiga sejak 2012.

Tekanan industri terutama berasal dari kenaikan biaya chip memori dan kelangkaan pasokan komponen. Permintaan besar dari proyek infrastruktur kecerdasan buatan atau AI menyerap banyak pasokan chip di pasar global. Akibatnya, biaya produksi ponsel meningkat dan produsen harus menyesuaikan strategi mereka.

Sejumlah perusahaan memilih menaikkan harga jual, mengurangi jumlah pengiriman, hingga lebih menekankan keuntungan ketimbang mengejar volume penjualan. Situasi ini membuat konsumen semakin berhitung sebelum mengganti perangkat lama dengan ponsel baru.

“Konsumen kini menahan diri dan memakai perangkat mereka lebih lama dari perkiraan. Banyak yang mulai melirik ponsel bekas atau sekalian memilih perangkat kelas atas,” ujar Analis Senior Counterpoint Shilpi Jain, dikutip dari Reuters, Selasa (13/10/2026).

Samsung Memimpin, Apple Menguntit di Tengah Penurunan Pasar

Di tengah perlambatan tersebut, Samsung masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar smartphone global dengan pangsa pasar 23%. Permintaan terhadap seri lipat flagship Galaxy Z Fold8 serta pasokan komponen yang relatif stabil di segmen menengah membantu perusahaan asal Korea Selatan itu menjaga posisinya.

Namun, kepemimpinan Samsung tidak berarti kebal terhadap pelemahan pasar. Volume pengiriman perusahaan tetap turun 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa warga ogah beli HP baru bukan hanya persoalan pada satu merek atau satu kategori harga.

Apple berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 22%. Angka tersebut menjadi kali pertama Apple mencatatkan pangsa pasar di atas 20% pada kuartal ketiga, walaupun total volume pengirimannya juga menurun. Counterpoint menilai pasokan awal pada bulan peluncuran lebih terbatas karena tidak adanya iPhone 18 varian standar di pasar, berbeda dengan jajaran iPhone 17 yang lebih lengkap pada tahun sebelumnya.

Produsen China Hadapi Tekanan Lebih Besar

Produsen smartphone asal China juga menghadapi tantangan berat. OPPO dan vivo mencatat penurunan pengiriman lebih dari 20%. Xiaomi mengalami tekanan yang lebih dalam, dengan pengiriman turun lebih dari 30% dan pangsa pasarnya menyusut menjadi 10%.

Penurunan Xiaomi berkaitan dengan keputusan perusahaan mengurangi produksi ponsel murah atau entry-level. Perusahaan juga memangkas ekspansi di sejumlah pasar luar negeri untuk menjaga marjin keuntungan. Langkah ini memperlihatkan bagaimana tekanan harga komponen mendorong produsen mengubah prioritas bisnis mereka.

Bagi calon pembeli, tren warga ogah beli HP baru bisa dipahami karena perangkat lama kini mampu digunakan lebih lama. Ponsel bekas atau refurbished pun menjadi alternatif bagi konsumen yang membutuhkan perangkat baru tanpa harus membayar harga penuh. Di sisi lain, sebagian pembeli memilih langsung membeli perangkat kelas atas agar dapat digunakan dalam jangka waktu lebih panjang.

Prospek Industri Smartphone hingga Akhir 2026

Counterpoint memperkirakan tekanan pada industri smartphone belum segera mereda hingga akhir 2026. Pemangkasan volume produksi, penyederhanaan portofolio produk, dan perhatian yang lebih besar pada perangkat premium diperkirakan akan terus berlanjut.

Segmen pembeli yang sensitif terhadap harga berpotensi menghadapi kondisi paling sulit karena harga perangkat meningkat sementara pasokan komponen tetap terbatas. Jika biaya produksi belum turun, pilihan ponsel baru dengan harga terjangkau bisa semakin sedikit.

FAQ: Warga Ogah Beli HP Baru

Mengapa warga ogah beli HP baru?

Kenaikan harga perangkat, usia pakai ponsel yang semakin panjang, serta tersedianya pilihan ponsel bekas dan refurbished membuat banyak konsumen menunda pembelian smartphone baru.

Apakah harga HP baru akan terus naik?

Harga dipengaruhi biaya komponen, terutama chip memori, serta ketersediaan pasokan. Counterpoint melihat tekanan industri masih berlanjut hingga akhir 2026, sehingga segmen perangkat yang sensitif terhadap harga berpotensi tetap tertekan.

Apakah membeli HP bekas bisa menjadi pilihan?

Ponsel bekas atau refurbished dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin menghemat anggaran. Sebelum membeli, periksa kondisi perangkat, kesehatan baterai, riwayat perbaikan, kelengkapan dokumen, dan dukungan pembaruan perangkat lunak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *