News

Tak Diduga, RI Ada Cadangan Emas Baru-Lebih Besar dari Punya Freeport!

Temuan Emas Baru di Indonesia Melampaui Cadangan Freeport

Dailynesia.com – Indonesian Mining Institute (IMI) mengungkap bahwa potensi cadangan emas di tanah air masih sangat besar dan tersebar luas di berbagai daerah. Salah satu perusahaan tambang yang masih dalam fase eksplorasi diyakini memiliki cadangan emas melebihi milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah.

Chairman IMI, Irwandy Arif, menyatakan bahwa temuan ini menunjukkan Indonesia masih memiliki banyak wilayah tambang emas yang dapat dikembangkan melalui kegiatan eksplorasi. Perusahaan yang memiliki cadangan emas besar tersebut adalah Sumbawa Timur Mining (STM) yang mengelola Proyek Hu’u di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Potensinya masih banyak sekali. Di Nusa Tenggara Barat. Yang kita kenal dengan Sumbawa Timur Mining. Bisa-bisa cadangannya melebihi cadangan Freeport. Dan di jalur itu juga sama. Kita sudah bisa mengidentifikasi padahal dulu itu, jalurnya sudah ketahuan.

Ungkapan tersebut disampaikan Irwandy dalam acara Mindialogue 2026 di Jakarta pada Rabu (12/8/2026).

Sejarah Eksplorasi dan Kepemilikan Saham

PT Sumbawa Timur Mining (PT STM) sebagai pemegang Kontrak Karya (KK) generasi ke-7 sejak tahun 1998 hingga kini memang masih melakukan pencarian cadangan emas di tambang Onto, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Dengan Kontrak Karya (KK) sudah dipegang oleh Sumbawa Timur Mining sejak tahun 1998, itu artinya perusahaan sudah 28 tahun melakukan kegiatan eksplorasi mencari ‘harta karun’ emas tersebut.

Sebelumnya, Presiden Direktur STM Bede Evans beberapa waktu lalu sempat menjelaskan bahwa potensi sumber daya mineral Onto merupakan bagian dari Proyek Hu’u milik PT STM yang merupakan pemegang Kontrak Karya generasi ke-7. Terutama yang ditandatangani Pemerintah Indonesia pada 19 Februari 1998. Saham STM sendiri secara mayoritas dimiliki oleh Vale S.A. (80%), melalui Eastern Star Resources Pty Ltd, dan sisanya dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (20%).

Saat ini tim engineering kami terus mengembangkan berbagai opsi bagaimana Proyek Hu’u ke depannya dapat dikembangkan menjadi sebuah proyek penambangan.

Ungkapan tersebut disampaikan Bede Evans kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Data Sumber Daya Mineral dan Investasi

Berdasarkan data perusahaan, per pengumuman publik terakhir pada 2022 terkait deposit Onto, sumber daya mineral tertunjuk tercatat mencapai 1,1 miliar ton, di mana setiap tonnya mengandung 0,93% tembaga (Cu) dan 0,56 gram emas (Au). Sementara sumber daya mineral tereka tercatat sebesar 0,96 miliar ton, di mana setiap tonnya mengandung 0,87% tembaga (Cu) dan 0,44 gram emas (Au).

Sejak eksplorasi dimulai pada tahun 2010, proyek ini setidaknya telah menelan biaya mencapai US$ 200 juta hingga 2021.

Frequently Asked Questions

What is Tak Diduga RI Ada Cadangan Emas?

Tak Diduga RI Ada Cadangan Emas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Tak Diduga RI Ada Cadangan Emas matter?

Tak Diduga RI Ada Cadangan Emas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *