Prabowo Buka Suara Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

2 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
38e55113-1381-4f80-9131-b668b9a1cf40-0

Special Plan: Prabowo Buka Suara Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Dailynesia.com – Dalam konteks Special Plan yang menjadi prioritas pemerintah, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan terkait penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepalanya, Sony Sonjaya serta Lodewyk Pusung. Penetapan mereka sebagai tersangka korupsi dalam program Special Plan memicu reaksi langsung dari Prabowo, yang menjelaskan langkah penggantian pimpinan BGN sebagai tindakan yang wajib dilakukan demi keberlanjutan kebijakan tersebut.

Langkah Penggantian Pemimpin BGN dalam Kerangka Special Plan

Penangkapan Dadan Hindayana cs terjadi setelah Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor BGN. Sebelumnya, pada Selasa malam (3/6/2026), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan pencopotan tiga orang tersebut dan menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN baru. Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa Special Plan adalah program strategis yang harus dijaga integritasnya, meskipun penggantian jabatan menimbulkan rasa sedih karena mereka adalah orang yang dipercaya.

“Saya sebetulnya, hari ini, saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Prabowo menyatakan bahwa Special Plan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berjalan, dan penangkapan ini merupakan bagian dari proses evaluasi internal. Ia mengungkapkan bahwa laporan indikasi korupsi telah diterimanya beberapa waktu terakhir, sehingga memicu tindakan cepat untuk mengganti tim pengelola program. “Dalam setiap organisasi, pengaruh pimpinan sangat besar. Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik,” tegasnya.

Analisis Korupsi dalam Implementasi Special Plan

Kasus korupsi yang menimpa BGN menjadi sorotan karena terkait langsung dengan Special Plan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anak-anak sekolah melalui distribusi makanan bergizi. Prabowo menjelaskan bahwa tindakan penyelidikan hukum saat ini tidak bisa dihindari, terutama dalam upaya memastikan keberlanjutan kebijakan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan Special Plan bergantung pada kejujuran dan kompetensi para pelaksana.

“Saya tidak mau banyak komentar. Karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, seolah saya memengaruhi,” tambah Prabowo, menegaskan bahwa keputusan penggantian pimpinan adalah untuk menjaga kredibilitas Special Plan.

Dalam Special Plan, BGN memiliki peran sentral sebagai penyalur bantuan pangan. Korupsi dalam pengelolaan program ini bisa merusak tujuan utama, yaitu mengurangi kemiskinan, memperbaiki fisik, dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Prabowo menyatakan bahwa setiap indikasi kejanggalan harus ditindaklanjuti, dan Special Plan harus menjadi contoh transparansi dalam sistem pemerintahan.

Prabowo juga menyinggung nasihat ayahandanya, Profesor Sumitro Djojohadikusumo, yang mengingatkannya untuk tetap berpihak pada rakyat dalam kondisi sulit. Ia menegaskan bahwa Special Plan harus dijalankan secara konsisten, bahkan jika ada tekanan dari dalam atau luar organisasi. “Kalau berhasil, program ini akan menimbulkan kemajuan besar bagi negara kita,” pungkas Prabowo, menunjukkan komitmen terhadap Special Plan meski menghadapi tantangan korupsi.

Penyelidikan terhadap BGN di bawah Special Plan diharapkan menjadi pembelajaran bagi pemerintah. Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara institusi terkait, seperti BPKP dan PPATK, serta pengawasan ketat. Ia juga menyebut bahwa Special Plan harus menjadi prioritas nasional, karena keberlanjutan makanan bergizi bagi anak-anak adalah kunci untuk pembangunan jangka panjang.

Dengan adanya perubahan pimpinan BGN, Prabowo berharap Special Plan dapat terus berjalan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Meski penangkapan Dadan Hindayana cs menjadi sorotan, Prabowo yakin Special Plan tetap mampu mencapai tujuannya, asalkan ada komitmen bersama untuk menjaga kejujuran dan transparansi dalam pelaksanaannya.

MORE FROM THIS CATEGORY