Krisis BBM Menggila, Kerusuhan Pecah-Warga Mogok Nasional

3 months ago  ·  2 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
558b7c65-b693-4666-b91a-e691cbab2245-0

Krisis BBM Menggila, Kerusuhan Pecah-Warga Mogok Nasional

Dailynesia.com – Menjadi sorotan utama dalam gelombang protes yang melanda Bolivia pada Mei 2026. Kebijakan bahan bakar yang memicu ketegangan antara pemerintah dan masyarakat mengarah pada kerusuhan besar-besaran, dengan warga melakukan mogok nasional dan memblokir jalan utama di berbagai wilayah. (REUTERS/Claudia Morales)

Pemicu Konflik: Kebijakan BBM dan Keterpurukan Ekonomi

Krisis bahan bakar yang meluas tidak hanya mengganggu kehidupan sehari-hari warga, tetapi juga memperparah ketidakstabilan politik di Bolivia. Special Plan, yang merupakan kebijakan pemerintah untuk mengatur harga dan pasokan BBM, telah menjadi target kritik masyarakat, terutama dari kelompok masyarakat adat dan serikat pekerja. Kebijakan ini dianggap sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi yang semakin mengkhawatirkan. (REUTERS/Claudia Morales)

Peran Evo Morales dalam Memicu Ketegangan

Mantan Presiden Evo Morales, yang sedang menghadapi tuntutan hukum terkait korupsi, dianggap sebagai penggerak utama dari aksi mogok nasional. Ia menggalang dukungan untuk menggulingkan pemerintahan Rodrigo Paz, yang dianggap gagal dalam menangani krisis ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar. Dalam pawai panjang dari Caracollo ke La Paz, Morales menyuarakan kekecewaan rakyat atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil. (REUTERS/Claudia Morales)

Kebangkitan kerusuhan dimulai sejak awal Mei 2026, ketika masyarakat adat dan kelompok buruh mulai memperketat tuntutan mereka terhadap pemerintah. Aksi protes di seluruh negeri menunjukkan solidaritas yang luar biasa, dengan 38 titik blokade jalan tercatat. (REUTERS/Claudia Morales)

Dalam laporan via Reuters, otoritas setempat mencatat bahwa kerusuhan ini tidak hanya memengaruhi jalur transportasi, tetapi juga mengganggu kegiatan ekonomi dan pendidikan. Serikat guru, masyarakat adat, dan serikat pekerja tambang bersatu dalam menuntut revisi terhadap Special Plan. (REUTERS/Claudia Morales)

“Special Plan harus diubah agar kepentingan rakyat terpenuhi. Jika pemerintah tidak segera bertindak, krisis ini akan terus berlanjut,” kata aktivis masyarakat adat dalam wawancara dengan Reuters. (REUTERS/Claudia Morales)

Krisis BBM yang menggila ini tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi juga memengaruhi perekonomian nasional. Kenaikan harga BBM memicu inflasi yang berdampak pada kehidupan warga, terutama di kawasan pedesaan yang bergantung pada transportasi murah. (REUTERS/Claudia Morales)

MORE FROM THIS CATEGORY