New Policy: Prabowo Blak-blakan Soal Korupsi MBG: Dengan Sedih Kita Tindak!

19 hours ago  ·  2 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
dc31778b-bf4d-4bb3-a400-0afc084bc4f3-0

Prabowo Blak-blakan Soal Korupsi MBG: Dengan Sedih Kita Tindak!

Dailynesia.com – Pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026), Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan fakta mengenai korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa New Policy ini diperlukan untuk mengatasi penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG, yang sejak awal bertujuan memberikan akses makanan bergizi kepada masyarakat kurang mampu. Prabowo menjelaskan bahwa ada tindakan tidak tepat yang dilakukan oknum-oknum tertentu, yang merugikan anggaran dan tujuan program tersebut.

Komitmen Pemerintah dalam Penegakan Hukum

Prabowo menegaskan bahwa New Policy ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk bersikap tegas terhadap korupsi. Ia menjelaskan bahwa selama ini ada penyelewengan dana yang tidak terdeteksi secara baik, dan hal ini menyebabkan kekecewaan di kalangan masyarakat. Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan tegas, baik melalui investigasi internal maupun penegakan hukum yang lebih efektif. “Kita menindak dengan rasa sedih, tapi kita tidak bisa membiarkan korupsi merusak kepercayaan masyarakat,” tambah Prabowo.

Korupsi dalam MBG menjadi sorotan karena program ini dikenal sebagai inisiatif yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat. Prabowo mengungkapkan bahwa kelemahan sistem pengawasan menjadi penyebab utama penyimpangan tersebut. Ia menekankan bahwa New Policy ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik. “Kita harus melibatkan masyarakat dalam pengawasan, karena korupsi tidak bisa ditangani hanya dengan pemerintah sendiri,” katanya.

Langkah Spesifik dalam New Policy

Sebagai bagian dari New Policy, Prabowo mengatakan bahwa pemerintah akan memperkuat mekanisme audit dan memperketat penggunaan dana program MBG. Ia juga mengusulkan adanya inspeksi teknis yang rutin dilakukan untuk memastikan pengelolaan program sesuai rencana. “Kita ingin menjadikan MBG sebagai contoh keberhasilan, bukan menjadi bahan pembelajaran dari kesalahan,” ujarnya. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja program dan membangun kepercayaan publik.

Dalam sesi diskusi, Prabowo juga menyoroti pentingnya penyelewengan dana MBG yang menimbulkan dampak besar terhadap keberlanjutan program. Ia menjelaskan bahwa New Policy ini mengintegrasikan perbaikan struktur birokrasi dengan peningkatan partisipasi masyarakat. Dengan menggandeng lembaga swadiri dan media, pemerintah ingin menciptakan sistem pengawasan yang lebih melibatkan semua pihak. “Kita tidak hanya menindak, tapi juga memperbaiki sistem agar tidak ada lagi celah untuk korupsi,” lanjut Prabowo.

Reformasi ini menjadi bagian dari visi Prabowo untuk menegakkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia menekankan bahwa New Policy tidak hanya terkait dengan MBG, tetapi juga menjadi prinsip dalam semua kebijakan pemerintah. “Korupsi adalah musuh yang harus kita dekati dengan strategi yang lebih komprehensif,” jelas Prabowo. Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil setelah ada laporan-laporan yang memicu kecurigaan mengenai penggunaan dana secara tidak tepat.

MORE FROM THIS CATEGORY