Dua Tornado Sekaligus Porak-porandakan China – Korban Jiwa Berjatuhan

2 weeks ago  ·  2 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
tornado-menghantam-sebuah-kota-di-china-timur-akibat-kejadian-ini-5-orang-dilaporkan-tewas-4_169

Dua Tornado Porak-Porandakan Hubei, 11 Korban Jiwa Tercatat

Dailynesia.com – Satu malam Senin (6/7/2026), dua badai puting beliung menghancurkan wilayah Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, menyebabkan sedikitnya 11 warga tewas. Angin kencang dengan kecepatan hingga 149 km/jam memporak-porandakan permukiman, menggulingkan mobil, dan merobek atap gedung bertingkat. Badan penanggulangan darurat setempat mencatat peristiwa ini berlangsung selama empat jam, dengan kota Huangshi, Huanggang, Ezhou, dan Xianning menjadi korban utama.

Hingga kini, pihak berwenang mengumumkan satu orang warga masih dalam pencarian intensif. Rekaman dari stasiun TV pemerintah CCTV menunjukkan petugas penyelamat di Huanggang memeriksa kabin truk yang hancur akibat serangan atap bangunan. Video lain menampilkan mobil putih yang ringsek setelah terlempar menghantam tiang lampu jalan di tengah tumpukan puing logam yang melengkung.

“Fenomena ini sangat langka terjadi di daerah industri otomotif dan teknologi yang ada di sini,” kata Ahli meteorologi Hubei, Wang Xiaoling.

Berdasarkan catatan data cuaca, bencana angin tornado terakhir di provinsi tersebut terjadi pada Mei 2021. Selain itu, gempa tanah longsor akibat hujan deras juga melanda wilayah pegunungan Provinsi Gansu, Tiongkok barat, mengakibatkan 33 korban, termasuk 16 orang yang masih dalam pencarian.

Presiden Xi Jinping Serukan Tanggap Darurat

Merespons serangkaian bencana hidrometeorologi, Presiden Xi Jinping memberikan perintah langsung kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk melakukan upaya maksimal menyelamatkan warga terdampak. Dalam instruksi tersebut, ia menekankan perlunya respons cepat terhadap bencana banjir bandang dan longsor.

Diperkirakan kondisi darurat di Tiongkok akan semakin memburuk karena negara itu juga menghadapi ancaman Topan Super Bavi di Pasifik. Badai raksasa ini kini bergerak menuju wilayah Taiwan dan akan mendarat di pesisir timur Tiongkok akhir pekan ini.

Chang menulis melalui akun Facebook pribadinya, “Saat ini sekitar 29.000 personel militer telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan dan bantuan darurat.”

Badan meteorologi Taiwan memperkirakan kekuatan Topan Bavi akan melemah saat mendekati daerah utara pulau tersebut, namun ukurannya tetap besar dan berbahaya. Sebelum bergerak ke Tiongkok dan Taiwan, badai ini sempat menghantam wilayah Guam, Tinian, Saipan, dan Rota dengan embusan angin hingga 289 km/jam.

MORE FROM THIS CATEGORY